
Uzone.id - Yamaha baru saja resmi mengumumkan bahwa motor listrik terbaru mereka, Yamaha JOG E, yang akan mulai dipasarkan secara nasional di Jepang pada 17 Juli 2026.
Yang menarik perhatian publik adalah spesifikasi "jeroan" motor ini. Ternyata, Yamaha JOG E menggunakan baterai Honda Mobile Power Pack e.Fakta ini membuat banyak pihak menilai bahwa teknologi yang diusung sangat mirip, bahkan diduga sama dengan Honda EM1 e: yang sudah lebih dulu hadir di pasar Indonesia.
Menurut situs resmi Yamaha Jepang (6/7), JOG E adalah motor listrik pertama dari Yamaha di kategori skuter yang penjualannya dilakukan secara nasional di Jepang.
Sebelumnya, kehadiran JOG E memang sudah terdeteksi, namun distribusinya masih sangat terbatas di area Tokyo dan Osaka saja sejak Desember 2025.
Kunci utama dari Yamaha JOG E adalah adopsi teknologi baterai swap (bisa ditukar) milik Honda.
Kehadiran teknologi ini memberikan dua pilihan fleksibel bagi calon pembeli yakni mebeli paket lengkap termasuk baterai dan pengisi daya atau membeli motor saja, lalu menggunakan layanan tukar baterai di jaringan Gachaco.
Meskipun detail teknis lengkap Yamaha JOG E belum sepenuhnya dibuka, penggunaan baterai yang identik serta desain skuter yang kompak untuk perkotaan membuat motor ini diprediksi memiliki platform serupa dengan Honda EM1 e:.
Sebagai acuan, Honda EM1 e: sendiri dibekali in-wheel brushless motor dengan tenaga puncak 1,7 kW (2,2 Tk) dan torsi 90 Nm, serta ditenagai baterai lithium-ion berkapasitas 50,26 V 29,4 Ah.
Yamaha JOG E sendiri ditujukan sebagai skuter listrik harian yang ringan dan praktis. Desainnya tetap mempertahankan siluet sporty khas keluarga JOG namun tampil lebih modern.
Performanya difokuskan untuk kebutuhan mobilitas stop-and-go dengan biaya operasional yang lebih efisien.
Di Jepang, Yamaha mematok harga 323.400 yen (sekitar Rp 35 jutaan) untuk paket lengkap. Sedangkan jika hanya membeli unit motornya tanpa baterai, harganya adalah 159.500 yen (sekitar Rp 17 jutaan).
Langkah Yamaha ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan untuk mencapai netral karbon pada 2050.
Perlu diingat, kolaborasi Yamaha dan Honda terkait motor listrik ini sebenarnya sudah terendus sejak 2024. Saat itu, Yamaha dikabarkan akan memasarkan motor listrik hasil rebadge dari Honda.
Kesepakatan ini menjadikan Honda sebagai penyuplai produk OEM untuk Yamaha di pasar Jepang. Melalui kerja sama ini, Yamaha bisa melakukan rebadge pada dua motor listrik Honda, yakni EM1 e: dan Benly E: I.
Bagi masyarakat Indonesia, kehadiran Yamaha JOG E ini pastinya terasa familier karena desain, sistem baterai, hingga kegunaannya yang sangat identik dengan “saudara dekatnya”, Honda EM1 e:.