
Uzone.id — YouTube resmi menjadi partner FIFA World Cup 2026 untuk menayangkan konten-konten eksklusif dari pertandingan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Diumumkan pada 17 Maret 2025 lalu, YouTube ditunjuk FIFA sebagai ‘Platform Pilihan’ untuk pertandingan World Cup nanti.“FIFA dengan senang hati menyambut YouTube sebagai ‘Platform Pilihan’ untuk FIFA World Cup 2026. Dengan menampilkan konten premium FIFA dan membuka peluang baru bagi mitra media serta kreator, kesepakatan ini akan melibatkan penggemar global dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya,” ujar Mattias Grafström, Sekretaris Jenderal FIFA.
Dengan adanya kerjasama ini, YouTube pun bisa menayangkan momen-momen selama pertandingan dan bahkan bisa menayangkan beberapa pertandingan secara penuh.
Kesepakatan antara FIFA dan YouTube ini bukan hadir tanpa alasan, selain ingin memperluas jangkauan penonton Piala Dunia di seluruh lapisan masyarakat, kerjasama ini juga dilakukan untuk memerangi pelanggaran hak cipta yang seringkali terjadi selama kompetisi berlangsung.
Ada beberapa keuntungan bagi YouTube dan pengguna terkait kesepakatan ini. Salah satunya akses yang mudah untuk menonton konten hasil pertandingan.
Selain itu, mitra media yang sudah memegang hak tayang juga bisa menampilkan highlight, cuplikan di balik layar, Shorts dan konten video-on-demand untuk memperluas jangkauan dan juga engagement.
Lalu, apakah nantinya bisa menonton pertandingan Piala Dunia 2026 di YouTube secara gratis?
Jawabannya, ya dan tidak.
Menurut poin kesepakatan YouTube dan FIFA, penonton bisa menyaksikan kick-off setiap pertandingan secara gratis di YouTube dengan catatan hanya 10 menit pertama saja.
Itu artinya, penonton hanya bisa menyaksikan secara gratis 10 menit pertama setiap pertandingan di Piala Dunia 2026.
Jangan berkecil hati dulu, sebab sejumlah pertandingan tertentu bisa saja ditayangkan secara penuh alias 90 menit full di YouTube untuk menjangkau audiens global. Tapi dengan catatan, dimana pertandingan dan kebijakan ini disesuaikan kembali ke negara dan juga hak siar tiap-tiap negara.
Di Indonesia sendiri biasanya hak siar bisa dipegang TV atau platform streaming tertentu, jadi untuk kebijakan soal beberapa pertandingan yang ditayangkan penuh dan gratis di YouTube masih harus nunggu pengumuman resmi.