icon-category Technology

YouTube Kena Omel Netizen Gara-gara Pakai Video Tanpa Izin

  • 01 Jan 2019 WIB
Bagikan :

Beberapa waktu lalu, YouTube mengeluarkan aturan yang berisi tentang penghapusan konten duplikat atau konten re-upload. Tentunya, aturan tersebut juga berlaku untuk video yang berisikan cuplikan yang diambil dari video milik orang lain tanpa izin.

Dalam aturan tersebut, maksud dari konten duplikat atau re-upload ialah video ciptaan orang yang diunggah kembali oleh pengguna lainnya. Di sini, jenis video reaction yang menayangkan aktivitas seseorang saat menonton seluruh video yang pernah diunggah atau video kompilasi juga bisa masuk ke kategori konten duplikat.

Sayangnya, ternyata aturan tersebut tidak benar-benar tegas dilakukan oleh pihak YouTube. Bukan karena mereka tidak menghapus konten video duplikat dan re-upload, melainkan karena mereka menjadi salah satu pihak yang melakukan pencurian konten tersebut.

Beberapa waktu lalu, YouTube diketahui mengunggah sebuah konten video tentang Natal melalui akun Twitter resminya. Ternyata, dalam video tersebut terdapat potongan video yang merupakan hasil karya seorang YouTuber bernama Hevesh.

Yang disayangkan ialah YouTube tidak menyebutkan nama Hevesh atau memasukkannya ke dalam kredit video yang diunggah YouTube. Gara-gara kejadian tersebut, sejumlah netizen pun merasa kesal dan mengomeli YouTube di media sosial.

“Sangat senang melihat domino e-card natal saya digunakan dengan baik. Namun, saya sedikit kecewa karena YouTube mengambil video saya dan mengunggahnya kembali tanpa menyertakan kredit apapun,” tulis Hevesh.

“Saya tidak paham. YouTube menciptakan Content ID untuk melindungi para kreator dari pencuri konten yang akan menggunakan video mereka secara bebas, tapi justru mereka sendiri ternyata menggunakan karya orang lain untuk tujuan promosi tanpa kredit apapun,” tambahnya.

Melihat keluhan Hevesh dan omelan netizen, YouTube menyadari kesalahannya lalu meminta maaf karena lupa mencantumkan nama Hevesh. Untungnya, Hevesh dengan kerendahan hatinya menerima permintaan maaf YouTube tersebut.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini