home ×
Technology

Rudiantara dan Zuckerberg Jadi Nama Jalan di Kampung Cyber Yogyakarta

11 September 2017 By
Rudiantara dan Zuckerberg Jadi Nama Jalan di Kampung Cyber Yogyakarta
Share
Share
Share
Share

Ada sebuah kampung di Yogyakarta yang diberi nama Kampung Cyber. Warga di sini terkenal melek Internet. Sejak lama mereka memanfaatkan Internet untuk membantu kehidupan sehari-hari.

Nama unik dari kampung ini membuat sejumlah orang tertarik untuk mengunjunginya. Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, tercatat sudah berkali-kali berkunjung ke sana, untuk memberi pesan agar warga meneruskan tradisi memanfaatkan Internet guna meningkatkan kehidupannya sehari-hari.

Pendiri media sosial Facebook, Mark Zuckerberg, juga pernah datang ke sana pada 10 Oktober 2014, sebelum ia bertandang ke Candi Borobudur.

Kehadiran dua orang beken ini ternyata begitu membekas manis di hati para warga di sana yang kemudian mengambil langkah mengabadikan nama mereka menjadi nama jalan, atau lebih tepatnya nama gang.

Menkominfo Rudiantara, pada Sabtu, 9 September 2017, datang langsung untuk meresmikan keberadaan nama jalan "Rudiantara St" di salah satu gang. Dia merasa tersanjung dan mengucapkan terima kasih kepada warga di sana atas penghargaan ini.

Kampung Cyber Yogyakarta sendiri sama seperti pemukiman padat penduduk pada umumnya. Yang membuatnya istimewa, warga di sana sangat aktif memanfaatkan teknologi informasi untuk selalu berkembang, dan mereka juga memiliki situs web mandiri: http://www.rt36kampoengcyber.com sebagai media komunikasi. 

Kampung ini tepatnya terletak di Taman KT I/434, RT 36 - RW 09, Patehan, Kraton Yogyakarta.

Selain Rudiantara St, di sana juga ada nama jalan "Zuckerberg St." Tampaknya, pertimbangan warga setempat memberikan nama gang kepada Zuckerberg didasarkan pada alasan tokoh yang sudah pernah mengunjungi kampung itu.

Sejumlah netizen kemudian mempertanyakan kontribusi seorang Zuckerberg untuk pemukiman di sana. Akun Twitter @kampoengcyber36 yang dikelola oleh warga Kampung Cyber Yogyakarta, kemudian meminta netizen untuk membaca sejumlah artikel yang menjelaskan soal kunjungan Zuckerberg ke sana.

Ada pula yang berpendapat penamaan Zuckerberg terlalu berlebihan dan tidak didasarkan pada alasan yang kuat, mengingat waktu itu Zuckerberg berada di sana cuma sekitar 30 menit.

Kalau menurut kamu sendiri bagaimana? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar!

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id