
Uzone.id - Pasar mobil listrik (EV) Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik pada Maret 2026. Perang Timur Tengah yang menaikkan harga BBM tidak membuat penjualan EV melesat, tapi justru malah kembali turun.
Berdasarkan data wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatatkan sedikit penurunan volume penjualan.Distribusi mobil listrik pada bulan Maret mencapai 10.572 unit, menurun sebesar 14,15 persen dibandingkan capaian Februari 2026 yang sempat menyentuh 12.314 unit.
Ketua I Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, menyebut penurunan ini sebagai faktor musiman yang kuat, terutama karena adanya periode libur Hari Raya Idul Fitri dan cuti bersama yang membatasi waktu operasional dan pengiriman unit ke diler.
Terlepas dari penurunan bulanan tersebut, persaingan di antara para produsen mobil listrik justru kian sengit.
SUV listrik Jaecoo J5 berhasil mempertahankan dominasinya di puncak daftar mobil listrik terlaris di Indonesia dengan distribusi sebanyak 2.959 unit.
Sementara itu, pabrikan asal China, BYD, tetap mendominasi daftar 10 mboil listrik terlaris. Dari 10 besar tersebut, BYD menyumbang setidaknya 4 model termasuk Denza.
BYD Sealion 07, sukses tampil sebagai primadona dengan langsung menduduki posisi kedua melalui distribusi 1.236 unit.
Di sisi lain, BYD Atto 1, yang sebelumnya kerap mendominasi penjualan, mengalami kemerosotan signifikan ke angka 672 unit.
Untungnya, BYD mendapat dorongan dari segmen MPV mereka, BYD M6, mobil 7-seater, yang penjualannya melonjak menjadi 976 unit dari 523 unit pada bulan sebelumnya. Model flagship Denza D9 juga menunjukkan peningkatan menjadi 455 unit.
Selain Jaecoo dan BYD, Geely turut dipertimbangkan. Model compact EV mereka, Geely EX2, diam-diam menempati posisi keempat dengan distribusi 949 unit, menempel ketat di bawah tiga besar.
Tren Jangka Panjang Tetap Positif
Meskipun Maret mengalami kelesuan sesaat, performa kumulatif pasar mobil listrik di kuartal pertama (Januari hingga Maret) 2026 menunjukkan tren yang sangat menjanjikan.
Total distribusi sepanjang periode tersebut mencapai 33.150 unit, yang berarti terjadi peningkatan tajam sebesar 95,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Angka ini membuktikan bahwa antusiasme masyarakat Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan berada dalam lintasan pertumbuhan yang positif dan kuat.
10 mobil listrik terlaris Maret 2026