Home
/
Digilife

15 Layanan AI Terpopuler di Dunia: ChatGPT Masih yang Paling Digemari

ChatGPT mendominasi pasar AI global dengan 5,32 miliar kunjungan web pada Juni 2026, melampaui gabungan 14 kompetitor lainnya.

15 Layanan AI Terpopuler di Dunia: ChatGPT Masih yang Paling Digemari

Bagikan :

Highlight Artikel

  • ChatGPT tetap menjadi platform AI paling populer di dunia dengan 5,32 miliar kunjungan web pada Juni 2026.
  • Jumlah kunjungan ChatGPT sendirian mengalahkan total kunjungan gabungan 14 tools AI terpopuler lainnya.
  • Google Gemini dan Anthropic Claude menempati posisi kedua dan ketiga, namun dengan selisih yang sangat jauh dari ChatGPT.
  • AI berbasis karakter seperti JanitorAI dan Character AI menunjukkan popularitas signifikan, bahkan mengungguli Perplexity dan Microsoft Copilot.

Uzone.id - Persaingan di industri kecerdasan buatan (AI) saat ini berlangsung makin ketat. Meski belakangan ini ada sekitar 15 layanan AI ternama yang makin dikenal publik, ChatGPT terbukti masih memegang tahta sebagai platform paling populer di antara semuanya.

Hampir semua raksasa teknologi sekarang sudah meluncurkan chatbot dan alat AI andalannya sendiri. Sebut saja OpenAI dengan ChatGPT, Google yang mengandalkan Gemini, Anthropic lewat Claude, sampai xAI milik Elon Musk dengan Grok-nya.

Dominasi Tak Terbantahkan ChatGPT di Pasar AI Global

Namun, dari sudut pandang popularitas di web, belum ada yang sanggup mengejar angka lalu lintas ChatGPT. Fakta ini terlihat jelas dalam laporan terbaru dirilis oleh Visual Capitalist.

Laporan tersebut merangkum daftar 15 tools AI terpopuler secara global berdasarkan riset data dari AITools.xyz per Juni 2026. Tingkat popularitas dalam daftar ini diukur langsung berdasarkan total kunjungan ke situs web masing-masing platform.



Hasilnya sangat dramatis, ChatGPT bertengger santai di urutan teratas dengan selisih angka yang luar biasa jauh dari para rivalnya. Chatbot yang pertama kali dirilis OpenAI pada 30 November 2022 tersebut berhasil mengantongi sekitar 5,32 miliar kunjungan web cuma selama bulan Juni 2026 saja.

Padahal kalau semua trafik dari 14 tools AI lainnya dalam daftar itu digabungkan, totalnya hanya berkisar 4,70 miliar kunjungan. Artinya, jumlah pengakses domain chatgpt.com sendirian sukses mengalahkan gabungan 14 platform AI terpopuler lainnya!

Bila ditotal secara keseluruhan, 15 tools AI di dalam peringkat ini mencetak sekitar 10,02 miliar kunjungan sepanjang Juni. Dari porsi sebesar itu, ChatGPT sendiri berhasil menguasai porsi sekitar 53 persen.



Pencapaian angka ini mempertegas seberapa kuat dominasi ChatGPT di tengah persaingan AI yang kian panas, bahkan ketika harus bertarung menghadapi kompetitor sekelas raksasa teknologi Google.

Sebagai catatan, data statistik di atas murni merekam kunjungan via browser situs web. Aktivitas pengguna via aplikasi mobile maupun integrasi API tidak masuk dalam hitungan laporan ini.

Perbandingan dengan Kompetitor Utama dan Performa Lainnya

Mengekor di peringkat kedua, ada Gemini garapan Google yang memperoleh sekitar 1,14 miliar kunjungan selama Juni 2026. Sementara itu, tempat ketiga diisi oleh Claude buatan Anthropic dengan raihan sekitar 967,9 juta kunjungan.

Kendati berhasil mengamankan posisi teratas tepat di belakang ChatGPT, jurang perbedaan lalu lintas web keduanya masih sangat lebar. Angka trafik web milik ChatGPT bahkan tercatat lebih dari empat kali lipat dari hasil yang dicapai Gemini.





Untuk posisi selanjutnya, platform desain grafis Canva menduduki urutan keempat lewat 759,8 juta kunjungan, yang kemudian disusul oleh Google Translate pada tempat kelima dengan perolehan 343 juta kunjungan.

Di sisi lain, DeepSeek mencatatkan diri sebagai platform AI asal China dengan capaian posisi tertinggi di dalam daftar.

DeepSeek, yang belakangan menyita perhatian karena sanggup merancang model kecerdasan buatan super kompetitif dengan biaya jauh lebih murah ketimbang pemain besar Amerika Serikat, mantap mengisi urutan keenam lewat catatan 318,8 juta kunjungan.



Melesatnya Popularitas AI Berbasis Karakter

Bukan cuma chatbot serbaguna layaknya ChatGPT, Gemini, atau Claude saja yang banjir peminat, data riset tersebut juga menangkap melesatnya minat publik terhadap AI berbasis karakter (character AI).

Layanan AI kategori ini membebaskan pengguna untuk menciptakan serta mengobrol dengan karakter-karakter virtual yang punya kepribadian unik.

Pengguna umumnya memanfaatkan fitur ini buat sekadar bermain peran (roleplay), menyusun alur cerita interaktif, berburu hiburan, hingga mencari inspirasi penulisan kreatif.

Merujuk pada tabel terbitan Visual Capitalist, JanitorAI nangkring di posisi kedelapan dengan capaian 173,2 juta kunjungan, disusul ketat oleh Character AI pada urutan kesembilan lewat 165,5 juta kunjungan.



Jika kedua platform karakter tersebut digabungkan, total kunjungan bulanan mereka menyentuh 338,6 juta kali. Angka ini luar biasanya sukses melampaui jumlah gabungan trafik milik Perplexity dan Microsoft Copilot yang berada di angka 233,4 juta kunjungan.

Kenyataan ini menjadi bukti nyata bahwa pengalaman interaksi dan obrolan bersama karakter virtual telah bertransformasi menjadi salah satu kategori AI terfavorit di kalangan netizen saat ini.

Namun yang perlu diingat, tingginya trafik web tidak secara otomatis menggambarkan bahwa model AI tersebut adalah yang paling pintar atau paling canggih secara teknis.

Para pengembang seperti OpenAI, Google, Anthropic, xAI, hingga DeepSeek bakal terus beradu inovasi guna meningkatkan kecerdasan model masing-masing. Alhasil, peta posisi mereka di berbagai benchmark uji AI bisa berubah sewaktu-waktu tiap kali versi terbaru dirilis ke publik.

Daftar Lengkap 15 Tools AI Terpopuler di Dunia

Berikut urutan lengkap 15 tools AI terpopuler di dunia berdasarkan volume trafik situs web sepanjang Juni 2026, seperti yang dirangkum dari data Visual Capitalist:

  • ChatGPT: 5,32 miliar kunjungan
  • Gemini: 1,14 miliar kunjungan
  • Claude: 967,9 juta kunjungan
  • Canva: 759,8 juta kunjungan
  • Google Translate: 343 juta kunjungan
  • DeepSeek: 318,8 juta kunjungan
  • Grok: 189,9 juta kunjungan
  • JanitorAI: 173,2 juta kunjungan
  • Character AI: 165,5 juta kunjungan
  • Perplexity: 140,7 juta kunjungan
  • Magnific: 116,8 juta kunjungan
  • Notion: 110,6 juta kunjungan
  • Zoom: 96,2 juta kunjungan
  • Microsoft Copilot: 92,7 juta kunjungan
  • Suno: 81,8 juta kunjungan

FAQ Artikel

Siapa platform AI paling populer saat ini?

Menurut laporan Visual Capitalist per Juni 2026, ChatGPT dari OpenAI masih menjadi platform AI paling populer di dunia dengan 5,32 miliar kunjungan web.

Bagaimana popularitas tools AI diukur dalam laporan ini?

Popularitas tools AI diukur berdasarkan total kunjungan ke situs web masing-masing platform. Kunjungan via aplikasi mobile dan integrasi API tidak termasuk dalam hitungan.

Apakah ada kompetitor yang mendekati popularitas ChatGPT?

Tidak, kunjungan web ChatGPT (5,32 miliar) sendirian mengalahkan total gabungan 14 tools AI terpopuler lainnya (4,70 miliar). Gemini dari Google berada di posisi kedua, namun dengan selisih lebih dari empat kali lipat dari ChatGPT.

Apa itu AI berbasis karakter dan mengapa populer?

AI berbasis karakter memungkinkan pengguna membuat dan mengobrol dengan karakter virtual berkepribadian unik. Popularitasnya melesat karena digunakan untuk bermain peran, menyusun cerita interaktif, hiburan, dan inspirasi penulisan kreatif.

Apakah popularitas web menjamin kecanggihan teknis suatu AI?

Tidak, tingginya trafik web tidak secara otomatis menggambarkan bahwa model AI tersebut paling pintar atau canggih secara teknis. Para pengembang terus berinovasi, sehingga peta posisi di berbagai benchmark uji AI bisa berubah sewaktu-waktu.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article