Home
/
Automotive

170 Juta Mobil dan Motor Bensin di Indonesia Mau Diganti Listrik

Pemerintah Indonesia menargetkan transisi 170 juta kendaraan BBM ke listrik hingga 2060, dengan motor diprioritaskan 2027-2030 melalui manufaktur lokal.

170 Juta Mobil dan Motor Bensin di Indonesia Mau Diganti Listrik

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Pemerintah menyiapkan roadmap ambisius untuk mengalihkan sekitar 170 juta unit motor dan mobil berbasis BBM ke kendaraan listrik hingga tahun 2060.
  • Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengkonfirmasi bahwa seluruh tahapan elektrifikasi armada transportasi sudah disusun secara terstruktur.
  • Proses transformasi energi akan diprioritaskan pada sektor kendaraan roda dua (motor) dari tahun 2027 hingga 2030, menyasar armada perusahaan, kurir, ojek daring, dan masyarakat perkotaan.
  • Elektrifikasi juga mencakup mobil penumpang, bus, angkutan umum, serta kendaraan niaga untuk on-road maupun off-road, dengan fokus perluasan kapasitas manufaktur lokal.

Uzone.id - Langkah cukup ambisius tengah disiapkan pemerintah untuk mengalihkan sekitar 170 juta unit motor dan mobil berbasis bahan bakar minyak ke kendaraan listrik. Penyusunan peta jalan transisi besar-besaran ini dilaporkan sedang berjalan dan diproyeksikan bakal bergulir secara bertahap hingga kurun waktu 2060 mendatang.

Rencana matang ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza. Beliau menyampaikan bahwa seluruh tahapan elektrifikasi armada transportasi di Indonesia—mulai dari sepeda motor, mobil penumpang, bus, sampai lini kendaraan niaga—sudah disusun secara terstruktur.

"Ada roadmap untuk kendaraan listrik yang sedang kami siapkan hingga tahun 2060, di mana kita pelan-pelan akan mengganti semua kendaraan (ICE) yang jumlahnya 170 juta lebih itu dengan kendaraan listrik yang diproduksi di Tanah Air kita," kata Faisol dalam acara Periklindo Electric Vehicle Conference 2026 di Jakarta, Rabu (28/10).

Proses transformasi energi ini akan digenjot pada sektor kendaraan roda dua terlebih dahulu karena dinilai menjadi moda harian terbanyak diandalkan masyarakat.



Sepanjang periode 2027 hingga 2030, prioritas pendorongan motor listrik diarahkan bagi kebutuhan armada perusahaan, kurir, pengemudi ojek daring, operasional kendaraan dinas, serta penggunaan harian masyarakat di area perkotaan besar.

Melalui skema bertahap tersebut, penetrasi motor ramah lingkungan diharapkan bisa makin merata dan meluas ke berbagai penjuru kawasan lain, tidak cuma berpusat di kota-kota metropolitan saja.

Sementara pada segmen mobil penumpang, pemerintah berfokus memperluas kapasitas manufaktur lokal guna menghadirkan ragam pilihan kendaraan listrik yang ramah lingkungan dan pas buat kebutuhan harian keluarga Indonesia.



"Kita juga akan menyiapkan agar pada tahun 2027 hingga 2030 memperluas model yang diproduksi di dalam negeri terutama untuk mobil atau kendaraan keluarga dan kendaraan kompak yang sesuai untuk kebutuhan di Indonesia," kata Faisol.

Bukan cuma kendaraan pribadi, armada logistik dan angkutan umum juga ikut dibenahi. Pada rentang waktu 2027-2030, kota-kota yang sudah mengoperasikan jalur atau koridor siap elektrifikasi bakal didorong mulai beralih menggunakan armada bus serta angkutan umum bertenaga listrik.

Program elektrifikasi ini mencakup pula lini kendaraan niaga dan truk untuk keperluan on-road maupun off-road. Pemerintah terus mengimbau pelaku usaha dan perusahaan pemilik kendaraan operasional agar segera menyiapkan peralihan armada angkutan mereka ke berbasis listrik.

FAQ Artikel

Apa tujuan utama roadmap kendaraan listrik pemerintah?
Tujuan utamanya adalah mengalihkan sekitar 170 juta unit motor dan mobil berbasis bahan bakar minyak ke kendaraan listrik secara bertahap hingga tahun 2060.
Siapa yang mengkonfirmasi penyusunan roadmap ini?
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza yang mengkonfirmasi bahwa seluruh tahapan elektrifikasi armada transportasi di Indonesia sudah disusun secara terstruktur.
Jenis kendaraan apa yang menjadi prioritas awal elektrifikasi?
Kendaraan roda dua (motor) menjadi prioritas awal elektrifikasi sepanjang periode 2027 hingga 2030, yang ditujukan untuk armada perusahaan, kurir, ojek daring, kendaraan dinas, dan penggunaan harian di perkotaan besar.
Apakah program elektrifikasi ini hanya untuk kendaraan pribadi?
Tidak, program ini juga mencakup mobil penumpang, bus, angkutan umum, serta lini kendaraan niaga dan truk, baik untuk keperluan on-road maupun off-road.
Brian Priambudi

Brian Priambudi

Jurnalis

Berpengalaman dalam review mobil dan motor.  Pengalaman menjadi jurnalis otomotif sejak 2018.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article