icon-category Gadget

5 Fitur Paling Oke di Samsung Galaxy Watch6 dan Watch6 Classic

Bagikan :

Uzone.id - Jangan lupakan smartwatch Samsung Galaxy Watch6 Series yang juga diluncurkan di ajang Galaxy Unpacked 2023. Ada dua varian yang diperkenalkan, dan Classic is back!

Ya, ada Samsung Galaxy Watch6 dan Galaxy Watch6 Classic. Varian Classic dihadirkan untuk menggantikan model Pro yang jadi varian dengan fitur paling lengkap dan dijual dengan harga lebih tinggi.

Masing-masing varian punya dua ukuran. Samsung Galaxy Watch6 mengusung ukuran frame 40 mm dan 44 mm, sedangkan Samsung Galaxy Watch6 Classic berukuran lebih besar dengan frame 43 mm dan 47 mm.

Berikut tim Uzone.id telah merangkum rangkaian fitur terbaik yang diusung oleh duo Samsung Galaxy Watch6 dan Galaxy Watch6 Classic yang resmi di Indonesia. Oiya, sebelum masuk ke topik utama, nih rincian harga dari keduanya.

Samsung Galaxy Watch6

- 40mm dijual Rp3.999.000

- 44 mm dijual Rp4.499.000

Samsung Galaxy Watch6 Classic

- 43 mm dijual Rp5.499.000

- 47 mm dijual Rp5.999.000

1. Rotating bezel ada lagi!

alt-img

Di seri sebelumnya, Samsung Galaxy Watch5 dan Galaxy Watch5 Pro, Samsung menghilangkan rotating bezel fisik dan menggantikannya dengan input sentuhan sepenuhnya. Tapi sekarang, kontrol ikonik ini kembali hadir pada varian Classic.

Rotating bezel di Samsung Galaxy Watch6 Classic ini ukurannya agak tipis, tapi terasa pas dengan layar jumbo yang diusung smartwatch ini. Experience pengguna pun jauh lebih baik untuk mengontrol smartwatch ini.

Selain adanya rotating bezel, secara build quality memang sama tangguhnya. Jam tangan ini mengantongi rating IP68 tahan air dan debu dan sertifikasi militer dengan kode MIL-STD-810H

2. Layar lebih besar

alt-img

Samsung Galaxy Watch6 dan Galaxy Watch6 Classic punya dua ukuran lingkaran. Varian standar mengusung ukuran frame 40 mm dan 44 mm, sedangkan model Classic berukuran lebih besar dengan frame 43 mm dan 47 mm.

Nah, model lingkaran 44 mm dan 47 mm, ukuran layarnya sedikit lebih besar dari sebelumnya, tepatnya 1,5 inci berbanding 1,4 inci. Sementara untuk lingkaran yang lebih kecil (40 mm dan 43 mm), ukuran layarnya seluas 1,3 inci dengan resolusi 432 x 432 piksel. 

Jenis panelnya sudah AMOLED yang lebih terang dari sebelumnya, bahkan punya intensitas cahaya dua kali lipat lebih baik. Jika Galaxy Watch5 cuma 1.000 nits, seri sekarang mencapai 2.000 nits (peak).

Gak usah khawatir soal ketangguhan layarnya, lantaran Samsung sudah menggunakan kaca sapphire crystal yang kuat dan tahan goresan halus.

3. Prosesor baru, RAM lebih besar

alt-img

Samsung Galaxy Watch6 dan Galaxy Watch6 Classic sudah ditenagai prosesor yang lebih baru. Smartwatch tersebut ditunjang oleh chipset Exynos W930 dengan clock-speed lebih cepat, tapi efisiensi daya baterainya lebih baik.

Apalagi, RAM kedua smartwatch ini sudah mencapai 2 GB dengan ruang penyimpanan 16 GB. 

Chipset lebih baru, didukung pula dengan baterai yang lumayan besar dengan daya tahan yang cukup lama. Untuk Galaxy Watch6 dan Galaxy Watch6 Classic dengan lingkaran 40 mm dan 43 mm, baterainya berkapasitas 300 mAh.

Sedangkan untuk versi 44 mm dan 47 mm, baterainya berkapasitas 425 mAh. Diklaim, sekali pengisian daya, jam tangan pintar ini bisa bertahan hingga 40 jam pemakaian normal.

4. One UI Watch 5 dengan segudang fitur baru

alt-img

Sistem operasinya juga lebih baru, dimana Samsung Galaxy Watch6 dan Galaxy Watch6 Classic sudah menggunakan OS One UI Watch 5 dengan basis Wear OS 4.

Sejumlah fitur baru dihadirkan, tentu saja segudang watch face yang baru. Pun demikian dengan fitur kebugaran, terutama pelacakan tidur yang kian komprehensif dari sebelumnya.

Salah satu fitur unggulan adalah Sleep Coaching. Fitur ini gak sekadar memantau durasi dan kualitas tidur penggunanya saja, tapi dapat membantu pengguna untuk meningkatkan kebiasaan tidur mereka menjadi lebih baik lagi.

Sleep Coaching terus memantau kebiasaan tidur pengguna selama 7 hari tanpa henti. Berbagai variabel dilihat jam tangan ini, seperti konsistensi waktu tidur, nyenyak atau tidak, hingga kualitas tidurnya.

Di saat yang sama, Samsung Galaxy Watch6 dan Galaxy Watch6 Classic akan memberikan beberapa saran agar pengguna dapat meningkatkan kualitas tidur mereka jadi lebih baik lagi. 

Kemudian, ada juga fitur Personalized Heart Rate yang dapat menganalisis kemampuan fisik pengguna saat berolahraga. Sistem pemantauan detak jantung juga ditingkatkan kemampuannya, dimana fitur ini akan mengingatkan pengguna jika terjadi anomali pada denyut jantung mereka.

Fitur ini otomatis akan mengaktifkan EKG dan tekanan darah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Fitur lainnya, ada sensor suhu kulit, Fall Detection atau deteksi jatuh, Camera Controller, Find My Phone, dan lain sebagainya.

5. Bisa buka aplikasi third-party

alt-img

Masih terkait sistem operasi yang baru, One UI Watch 5 juga mengizinkan pengguna untuk membuka aplikasi di luar software bawaan Samsung.

Pengguna bisa browsing di Google, buka Google Maps, mengakses Gmail, dan sebagainya. Yang baru, aplikasi-aplikasi lainnya bisa dibuka dengan mengunduh aplikasi di Google Play Store. 

Mana fitur favorit kalian, Uzoners?

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini