icon-category Telco

53 Persen Warga Indonesia Ingin Hijrah ke 5G Tahun Depan

  • 27 Oct 2022 WIB
Bagikan :
Ilustrasi foto: James Yarema - jamesyarema/Unsplash

Uzone.id - Ketersediaan jaringan 5G di Indonesia masih terbatas hanya di beberapa wilayah. Walau begitu, pemerintah serta pihak lainnya terus mempersiapkan berbagai infrastruktur agar jaringan ini segera tersedia secara meluas dalam waktu yang secepatnya.

Warga Indonesia pun sangat bersemangat dalam menyambut jaringan generasi ke-5 tersebut. Laporan terbaru Ericsson ConsumerLab membahas dampak teknologi 5G hingga mengukur niat pelanggan dalam penggunaan 5G dan ekspektasinya.

Dalam laporan ini, sebanyak 53 persen persen konsumen Indonesia berniat untuk mulai berlangganan 5G pada tahun 2023. 

Bahkan, setengah dari warga Indonesia sudah punya perangkat dengan dukungan 5G, dan diperkirakan 32 juta diantaranya akan berlangganan 5G tahun depan.

Adapun ekspektasi dari 53 persen konsumen tersebut terhadap teknologi 5G, yaitu mereka menganggap aplikasi dan layanan inovatif menjadi alasan utama mereka untuk berlangganan 5G. Selain itu, calon pengguna 5G berpendapat bahwa jangkauan jaringan lebih penting daripada kecepatan.

Baca juga: Rencana Indosat Ooredoo Hutchison Meratakan 5G di 2024

Sementara itu, tren perilaku pengguna awal 5G di Indonesia menunjukkan kalau 2 kali lipat pengguna menggunakan lebih dari 3 layanan digital setiap hari, beberapa diantaranya adalah streaming video dan audio dalam format High-Definition (HD), bermain game multi-player online, dan menonton siaran multi-view atau mengunduh konten video dalam HD/4K.

Selain itu, keinginan pengguna Indonesia juga menunjukkan kalau mereka ingin mengakses layanan dan aplikasi seperti Metaverse.

“Sangat mengesankan melihat kuatnya alasan konsumen untuk menggunakan 5G di Indonesia. Sebanyak 53 persen masyarakat Indonesia berniat untuk berlangganan 5G di 2023, agar mereka dapat mengakses aplikasi dan layanan inovatif seperti metaverse.

Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia mengatakan, “Sangat mengesankan melihat kuatnya alasan konsumen untuk menggunakan 5G di Indonesia. Sebanyak 53 persen masyarakat Indonesia berniat untuk berlangganan 5G di 2023, agar mereka dapat mengakses aplikasi dan layanan inovatif seperti metaverse.”

Baca juga: Kerja Sama Ericsson-IOH Percepat implementasi 4G dan 5G

Ia menambahkan, “Ericsson bekerja sama dengan penyedia layanan komunikasi di Indonesia dalam penerapan 5G dan membangun ekosistem 5G sehingga konsumen Indonesia dapat menikmati peningkatan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi yang dapat ditawarkan oleh teknologi canggih seperti AR dan XR.”

Konsumen 5G juga cenderung akan banyak menggunakan extended reality (XR) untuk perangkat masa depan (re: metaverse) mereka lebih yakin terhadap potensi kacamata mixed-reality (MR).

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini