Home
/
Headline

7 Alasan Galaxy Z Fold8 Jadi Alat Produktif

Samsung Galaxy Z Fold8 bukan pengganti laptop sepenuhnya. Tapi untuk kerja ringan, layar besar, DeX dan multitasking membuatnya cukup masuk akal.

7 Alasan Galaxy Z Fold8 Jadi Alat Produktif

Samsung Galaxy Z Fold8 (Foto: Rangga/Uzone)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Layar utama 7,6 inci yang lega mendukung pekerjaan seperti membaca dokumen dan multitasking.
  • Fitur Multi Window dan Taskbar memungkinkan penggunaan beberapa aplikasi secara bersamaan, mirip komputer.
  • Samsung DeX dapat mengubah Fold8 menjadi workstation dengan monitor, keyboard, dan mouse.
  • Bobotnya yang ringan (201 gram) membuatnya ideal untuk mobilitas tanpa harus membawa laptop.

Uzone.id - Terkadang laptop sering dibawa bukan karena pasti akan digunakan, tetapi karena kita tidak pernah tahu kapan membutuhkannya.

Mungkin cuma untuk membalas email, membuka dokumen, mengikuti meeting online, mengecek spreadsheet atau menyunting tulisan. Pekerjaan ringan seperti ini sebenarnya tidak selalu membutuhkan laptop.

Masalahnya, mengerjakannya lewat smartphone biasa juga tidak selalu nyaman. Layar terlalu kecil, berpindah aplikasi terasa merepotkan, dan mengetik panjang bukan sebuah hal yang menyenangkan untuk dilakukan melalui ponsel.

Samsung Galaxy Z Fold8 mencoba berada di antara keduanya.

Saat dilipat, perangkat ini masih bisa digunakan seperti smartphone biasa. Ketika dibuka, layar utamanya berubah menjadi 7,6 inci. Ditambah kemampuan multitasking dan Samsung DeX, Fold8 punya sejumlah kemampuan yang membuatnya bisa mengambil alih sebagian pekerjaan laptop.

Tapi bukan berarti laptop sudah tidak diperlukan. Untuk aktivitas ringan, mungkin laptop tidak perlu selalu ikut masuk ke dalam tas.

1. Layar 7,6 inci membuat pekerjaan lebih nyaman

Perbedaan paling terasa tentu datang dari layar.

Samsung Galaxy Z Fold8 memiliki layar utama 7,6 inci. Ketika membutuhkan ruang lebih luas, perangkat tinggal dibuka dan bisa digunakan untuk membaca dokumen, membuka halaman web atau mengerjakan tulisan.

Ukuran tersebut memang belum bisa menyamai laptop. Tetapi dibandingkan smartphone biasa, ruang kerja yang tersedia jauh lebih lega.


Posisi Samsung Galaxy Z Fold8 saat dipakai mengetik (Foto: Rangga/Uzone)

Buat pekerjaan yang banyak membaca dan mengolah informasi, perbedaan ini cukup terasa.

Misalnya ketika sedang mencari bahan tulisan. Browser bisa dibuka bersamaan dengan aplikasi catatan atau dokumen. Kalian tidak perlu terus berpindah aplikasi hanya untuk melihat informasi yang berbeda.

2. Multitasking membuatnya lebih dekat dengan laptop

Layar besar akan kurang berguna kalau hanya bisa digunakan untuk satu aplikasi.

Galaxy Z Fold8 mendukung Multi Window dan Taskbar yang memungkinkan beberapa aplikasi digunakan bersamaan.

Kalian bisa membuka browser dan Google Docs, email dan kalender, atau aplikasi pesan dan catatan dalam satu layar.

Cara kerja seperti ini lebih mendekati komputer dibandingkan smartphone biasa.

Terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan banyak referensi, kemampuan tersebut bisa mengurangi kebiasaan bolak-balik antar aplikasi.

3. Samsung DeX bisa mengubah Fold8 menjadi workstation

Kalau ada satu fitur yang membuat Galaxy Z Fold8 layak disebut sebagai alternatif laptop, Samsung DeX mungkin yang paling menarik.

Dengan DeX, Fold8 bisa disambungkan ke monitor, keyboard dan mouse untuk menghadirkan pengalaman desktop.


Samsung DeX di Fold8 (Foto: Tom Guide)

Misalnya sedang bepergian dan hanya membawa Galaxy Fold8. Ketika sampai di kantor atau ruang kerja yang memiliki monitor, perangkat bisa disambungkan dan digunakan untuk menulis, membalas email, mengelola dokumen atau browsing.

Tentu saja DeX bukan sulap.

Samsung Galaxy Fold8 tidak otomatis memiliki semua kemampuan software desktop seperti laptop. Editing video berat, desain grafis profesional, coding dengan lingkungan kerja kompleks atau aplikasi khusus masih lebih cocok dikerjakan menggunakan laptop atau PC.

Jadi, DeX lebih tepat dilihat sebagai cara memperluas kemampuan Fold8.

4. Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy cukup bertenaga

Samsung Galaxy Z Fold8 menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, chipset kelas flagship yang juga digunakan Galaxy Z Fold8 Ultra.

Dalam penggunaan sehari-hari, kemampuan tersebut terasa ketika harus berpindah-pindah aplikasi atau menjalankan beberapa pekerjaan secara bersamaan.

Galaxy Z Fold8 tersedia dengan RAM 12 GB untuk penyimpanan 256 GB dan 512 GB. Sementara varian 1 TB mendapatkan RAM 16 GB.

Kapasitas 1 TB mungkin tidak diperlukan semua orang. Tetapi bagi pengguna yang menyimpan banyak foto, video dan dokumen kerja, pilihan tersebut membuat Fold8 semakin mungkin digunakan sebagai perangkat utama.

5. Galaxy AI bisa mengurus pekerjaan-pekerjaan kecil

AI tidak harus selalu digunakan untuk pekerjaan rumit.

Merangkum informasi, menerjemahkan teks, membantu menyusun tulisan atau memahami isi sebuah halaman adalah contoh pekerjaan kecil yang bisa muncul kapan saja.

Galaxy Z Fold8 membawa berbagai fitur Galaxy AI yang bisa digunakan untuk kebutuhan tersebut.

Ilustrasi (Foto: Rangga/Uzone)
Keuntungannya bukan karena laptop tidak bisa melakukan hal yang sama. Justru sebaliknya, laptop sekarang juga bisa mengakses berbagai layanan AI.

Bedanya, di Fold8 semuanya berada di perangkat yang sama dengan alat komunikasi, kamera dan aplikasi kerja.

Kalian bisa menerima pesan, membuka dokumen, mencari informasi, lalu menggunakan AI untuk membantu mengolahnya tanpa harus berpindah perangkat.

6. Bobot 201 gram membuat laptop tidak selalu perlu ikut

Ada alasan lain yang lebih sederhana, Samsung Galaxy Fold8 itu ringan.

Galaxy Z Fold8 memiliki bobot 201 gram dan ketebalan sekitar 4,5 mm ketika dibuka.

Laptop tentu punya kemampuan yang lebih luas, tetapi konsekuensinya juga lebih besar. Perangkat harus masuk tas dan baru bisa digunakan setelah dikeluarkan.

Untuk meeting di luar kantor, perjalanan singkat atau bekerja dari coffee shop, perbedaannya cukup terasa.

Kalau aktivitas hari itu hanya terdiri dari membalas email, membaca dokumen, meeting atau menyunting tulisan, membawa laptop mungkin bukan lagi sebuah keharusan.

7. Selesai bekerja, Fold8 kembali menjadi smartphone

Laptop punya fungsi yang cukup spesifik. Setelah pekerjaan selesai, biasanya ia kembali masuk tas. Galaxy Fold8 berbeda.

Setelah bekerja, perangkat tinggal dilipat dan kembali digunakan sebagai smartphone.

Kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50 MP dan ultrawide 50 MP. Ada konektivitas 5G dan layar cover untuk kebutuhan sehari-hari tanpa harus selalu membuka perangkat.



Satu perangkat bisa mengambil beberapa peran sekaligus. Smartphone untuk komunikasi, tablet kecil untuk membaca dan multitasking, serta workstation sederhana ketika disambungkan ke monitor.

Jadi, apakah Fold8 benar-benar bisa menggantikan laptop?

Jawabannya kembali ke jenis pekerjaan.

Untuk email, browsing, dokumen, spreadsheet ringan, meeting online, membaca dan menulis, Samsung Galaxy Z Fold8 bisa mengambil alih cukup banyak pekerjaan yang biasanya dilakukan menggunakan laptop.

Apalagi jika pekerjaan tersebut dilakukan sambil berpindah tempat. Membawa perangkat 201 gram tentu berbeda dengan membawa laptop hanya karena ada kemungkinan membutuhkannya.

Tetapi untuk editing video serius, desain grafis, pengolahan data kompleks atau pekerjaan yang membutuhkan software desktop tertentu, laptop masih menjadi pilihan yang lebih masuk akal.

Jadi, Galaxy Z Fold8 bukan laptop yang dilipat menjadi smartphone.

Justru sebaliknya. Galaxy Fold8 adalah smartphone yang kemampuannya semakin mendekati perangkat kerja.

Dan buat sebagian orang, itu mungkin cukup untuk membuat laptop lebih sering ditinggal di rumah.


FAQ Artikel

Apakah Samsung Galaxy Z Fold8 bisa sepenuhnya menggantikan laptop?

Tidak sepenuhnya. Galaxy Z Fold8 sangat efektif untuk pekerjaan ringan seperti membalas email, membuka dokumen, mengikuti meeting online, atau menyunting tulisan. Namun, untuk tugas berat seperti editing video profesional, desain grafis, atau software desktop khusus, laptop masih menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Fitur apa saja di Galaxy Z Fold8 yang membuatnya mirip laptop?

Fitur-fitur utamanya meliputi layar utama 7,6 inci yang luas, kemampuan multitasking dengan Multi Window dan Taskbar untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, serta Samsung DeX yang memungkinkan perangkat dihubungkan ke monitor eksternal, keyboard, dan mouse untuk pengalaman desktop.

Apa keunggulan Galaxy Z Fold8 dibandingkan laptop untuk mobilitas?

Galaxy Z Fold8 memiliki bobot yang sangat ringan, hanya 201 gram, dan ketebalan sekitar 4,5 mm saat dibuka. Ini membuatnya sangat portabel dan nyaman dibawa bepergian untuk aktivitas ringan, mengurangi kebutuhan membawa laptop yang lebih besar dan berat.

populerRelated Article