Home
/
Games

900 Karyawan Sony PlayStation Kena PHK, Gegara PS5 Kurang Laku?

900 Karyawan Sony PlayStation Kena PHK, Gegara PS5 Kurang Laku?
Vina Insyani28 February 2024
Bagikan :

Uzone.id – PHK terus berlanjut hingga akhir Februari ini. Terbaru, Sony disebut telah merumahkan ratusan karyawannya dari divisi PlayStation.

Mengutip dari The Verge, Rabu, (28/02), Sony akan memberhentikan 900 karyawan mereka dari divisi PlayStation atau sekitar 8 persen dari keseluruhan karyawan global.

PHK ini setidaknya akan berdampak pada berbagai studio PlayStation, termasuk Insomniac Games, Naughty Dog, Guerrilla Games, dan Firesprite.

Keputusan PHK ini diambil setelah Sony gagal memenuhi target penjualan PS5, yang menyebabkan harga saham Sony anjlok sebesar USD10 miliar.

Dalam sebuah memo yang dibagikan kepada para karyawan, CEO PlayStation Jim Ryan mengatakan kalau PHK ini berdampak ke karyawan di seluruh dunia.

Secara keseluruhan, karyawan di seluruh Amerika, Jepang, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia Pasifik akan terkena dampaknya.

“Kami telah mengambil keputusan yang sangat sulit dan mengumumkan pengurangan jumlah karyawan kami secara global sekitar 8 persen atau sekitar 900 orang, sesuai dengan hukum setempat dan proses konsultasi,” ujarnya.

Tak hanya itu, beberapa studio PlayStation juga terkena dampaknya, dimana Sony menutup Studio London di Inggris yang mengembangkan game PlayStation VR.

Ada juga Studio Firesprite Sony yang ikut terkena dampak dimana studio ini menjadi rumah bagi game Horizon Call of the Mountain PlayStation VR.

Ryan menambahkan kalau keputusan ini diambil untuk mengembangkan bisnis dan mengembangkan perusahaan untuk bergerak maju dengan fokus pada keberlanjutan jangka panjang.

Sony bukan satu-satunya perusahaan game yang harus memangkas karyawan di tahun 2024 ini.

Sebelumnya, Microsoft memberhentikan 1.900 karyawan Activision Blizzard dan Xbox bulan lalu, atau sekitar 8 persen dari keseluruhan divisi Microsoft Gaming. Unity dan Discord juga ikut memangkas karyawan mereka di awal tahun ini demi keberlangsungan bisnis.

populerRelated Article