Home
/
Automotive

Ada Demo DPR dan Final Timnas Indonesia, Catat Rekayasa Lalu Lintasnya

Jakarta diprediksi macet parah Senin (5/10) karena demonstrasi mahasiswa dan final FIFA ASEAN Cup; pengendara diimbau mencari rute alternatif.

Ada Demo DPR dan Final Timnas Indonesia, Catat Rekayasa Lalu Lintasnya

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Jakarta diperkirakan mengalami kemacetan parah pada Senin (5/10) akibat demonstrasi mahasiswa di DPR RI dan final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK.
  • Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar Aksi Nasional Pendidikan menuntut revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).
  • Ruas jalan utama seperti Gatot Subroto, Jenderal Sudirman, Asia Afrika, dan kawasan Senayan berpotensi mengalami perlambatan arus lalu lintas.
  • Pengendara disarankan menghindari area terdampak dan menyiapkan rute alternatif yang disediakan sesuai arah perjalanan.

Uzone.id - Hari ini, Senin (5/10) Jakarta akan dipenuhi aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR RI dan kepadatan di sore sampai malam karena hajatan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.

Dua kegiatan tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Senayan dan kawasan pusat Jakarta.



Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dijadwalkan menggelar Aksi Nasional Pendidikan mulai pukul 13.00 WIB. 

Massa aksi membawa sejumlah tuntutan terkait kebijakan pendidikan nasional, termasuk revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).

Adanya konsentrasi massa di sekitar Kompleks Parlemen membuat pengendara yang hendak melintas kawasan DPR perlu mengantisipasi kepadatan. 

Sejumlah ruas seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Asia Afrika, dan kawasan Senayan berpotensi mengalami perlambatan arus.

Pengendara yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi disarankan menghindari kawasan tersebut dan menyiapkan rute alternatif sebelum melakukan perjalanan.

Beberapa jalur alternatif dapat dipilih berdasarkan arah perjalanan. Dari arah Jakarta Timur, pengendara dapat mempertimbangkan rute Jalan MT Haryono menuju Jalan Saharjo, Pancoran, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Ampera Raya atau menuju Blok M dan Pondok Indah.

Sementara itu, pengendara dari Jakarta Selatan dapat menggunakan Jalan Hang Lekir, Jalan Asia Afrika, Jalan Pintu Satu Senayan, kemudian menuju Jalan Jenderal Sudirman. Alternatif lainnya adalah melalui Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, dan Jalan Pejompongan Raya.

Untuk kendaraan dari arah utara, salah satu pilihan rute yang dapat dipertimbangkan adalah Jalan Gunung Sahari menuju Jalan S Parman, kemudian melanjutkan perjalanan ke kawasan Slipi atau Palmerah.

Pengendara dari Jakarta Barat juga dapat menyesuaikan perjalanan melalui kawasan Arteri Pondok Indah dan Metro Pondok Indah menuju kawasan selatan Jakarta, tergantung tujuan akhir.



Ruas Jalan yang Berpotensi Padat 

Sejumlah ruas jalan di sekitar GBK perlu menjadi perhatian pengendara, terutama menjelang dan setelah pertandingan. 

Beberapa di antaranya yakni: Jalan Sudirman, khususnya dari kawasan Semanggi hingga Patung Pemuda; Jalan Gatot Subroto, dari kawasan Semanggi hingga SPARK Jalan Gerbang Pemuda; Jalan Gelora; Jalan Asia Afrika; Jalan Pintu Satu Senayan. K

epadatan berpotensi terjadi sebelum pertandingan ketika penonton mulai memasuki kawasan GBK. Setelah laga selesai, arus kendaraan juga diperkirakan meningkat karena ribuan penonton berpotensi meninggalkan lokasi dalam waktu hampir bersamaan.

Perlu diperhatikan, jalur tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan sesuai kondisi lalu lintas. Rekayasa maupun pengalihan arus di lapangan dapat berubah secara situasional mengikuti perkembangan aksi dan kepadatan kendaraan.

FAQ Artikel

Apa penyebab potensi kemacetan lalu lintas di Jakarta pada Senin, 5 Oktober?

Potensi kemacetan di Jakarta pada Senin, 5 Oktober, disebabkan oleh dua kegiatan besar: demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR RI dan hajatan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand di GBK.

Apa tuntutan utama demonstrasi mahasiswa yang digelar BEM SI?

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar Aksi Nasional Pendidikan dengan tuntutan utama terkait kebijakan pendidikan nasional, termasuk revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).

Ruas jalan mana saja yang berpotensi mengalami kepadatan akibat dua kegiatan tersebut?

Ruas jalan yang berpotensi padat meliputi Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Asia Afrika, kawasan Senayan, Jalan Gelora, dan Jalan Pintu Satu Senayan, terutama di sekitar Kompleks Parlemen dan GBK.

Apakah ada rute alternatif yang disarankan bagi pengendara untuk menghindari kemacetan?

Ya, pengendara disarankan menghindari kawasan terdampak. Rute alternatif disesuaikan arah perjalanan, misalnya dari Jakarta Timur melalui Jalan MT Haryono ke Jalan Saharjo, dari Jakarta Selatan melalui Jalan Hang Lekir atau Jalan KH Mas Mansyur, dan dari utara melalui Jalan Gunung Sahari ke Jalan S Parman.

Bagja Pratama

Bagja Pratama

Jurnalis

Menjadi jurnalis otomotif sejak tahun 2010 dan sudah mencoba ratusan jenis dan model mobil dan motor yang beredar di Indonesia.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article