Waspada Macet! Simak Rekayasa Lalu Lintas Imbas Demo Buruh
Aksi 50 ribu buruh terkait RUU Ketenagakerjaan akan melumpuhkan Jakarta, memicu rekayasa lalu lintas Sudirman-Thamrin dan Monas mulai 10.00.

Highlight Artikel
- Aksi unjuk rasa skala besar oleh 50 ribu buruh diprediksi melumpuhkan sejumlah ruas jalan di Jakarta hari ini.
- Para buruh akan menyampaikan aspirasi terkait Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
- Konsentrasi massa dipusatkan di kawasan Semanggi sebelum bergerak menuju area depan Gedung UOB di dekat Grand Indonesia.
- Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional mulai pukul 10.00 WIB di koridor utama Jalan Sudirman-Thamrin, Monas, hingga kawasan DPR/MPR.
Uzone.id - Aksi unjuk rasa skala besar oleh kalangan pekerja diprediksi akan melumpuhkan sejumlah ruas jalan di Jakarta hari ini. Pengguna jalan diharap mencari rute alternatif.
Pergerakan massa yang diperkirakan mencapai 50 ribu buruh dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia menggelar aksi unjuk rasa guna mendorong penyampaian aspirasi terkait Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.Konsentrasi massa dipusatkan di kawasan Semanggi sebelum bergerak menuju area depan Gedung UOB di dekat Grand Indonesia untuk menantikan kehadiran delegasi.
Guna mengantisipasi penumpukan kendaraan, Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional mulai pukul 10.00 WIB hingga kegiatan berakhir.
Lewat imbauan resmi akun TMC Polda Metro, masyarakat diminta mewaspadai potensi kemacetan di koridor utama Jalan Sudirman-Thamrin, wilayah Monumen Nasional, hingga kawasan di sekitar Gedung DPR/MPR.
Untuk pengendara yang menuju Slipi atau Tomang dari Simpang Semanggi, arus dialihkan melalui Jalan Sudirman, Jalan Benhil, Jalan Pejompongan, hingga tembus ke Jalan Letjen S. Parman.
Sementara bagi lalu lintas dari arah Jalan Gatot Subroto, kendaraan dapat menempuh rute Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, lalu mengarah ke Jalan Letjen S. Parman.
Adapun rute menuju kawasan Monas disesuaikan dari lokasi asal pengemudi. Pengendara dari Jakarta Barat diarahkan melewati Jalan Tomang Raya, Jalan Suryopranoto, Lampu Lalu Lintas Harmoni, hingga Monas.
Arus dari Jakarta Selatan dialihkan lewat Jalan Tendean, Jalan HR Rasuna Said, Jalan HOS Cokroaminoto, dan Tugu Tani.
Sedangkan pengendara dari Jakarta Timur dapat melintasi Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, serta Tugu Tani sebelum memasuki kawasan Monas.
FAQ Artikel
Apa yang menyebabkan kemacetan di Jakarta hari ini?
Kemacetan di Jakarta hari ini disebabkan oleh aksi unjuk rasa skala besar yang melibatkan sekitar 50 ribu buruh dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia.
Apa tujuan dari aksi unjuk rasa buruh ini?
Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Di mana saja lokasi konsentrasi massa dan rekayasa lalu lintas?
Konsentrasi massa dipusatkan di kawasan Semanggi, Gedung UOB dekat Grand Indonesia, koridor utama Jalan Sudirman-Thamrin, wilayah Monumen Nasional, hingga kawasan Gedung DPR/MPR. Rekayasa lalu lintas diberlakukan di area-area tersebut.
Kapan rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan?
Rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional oleh Polda Metro Jaya mulai pukul 10.00 WIB hingga kegiatan unjuk rasa berakhir.
Rute alternatif apa yang direkomendasikan untuk pengendara?
Untuk menuju Slipi/Tomang dari Simpang Semanggi, arus dialihkan melalui Jalan Sudirman, Jalan Benhil, Jalan Pejompongan, hingga tembus ke Jalan Letjen S. Parman. Dari Jalan Gatot Subroto, kendaraan dapat menempuh rute Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, lalu mengarah ke Jalan Letjen S. Parman. Adapun rute menuju kawasan Monas disesuaikan dari lokasi asal pengemudi, seperti Jalan Tomang Raya, Suryopranoto, Harmoni (dari Jakarta Barat), Jalan Tendean, HR Rasuna Said, HOS Cokroaminoto, Tugu Tani (dari Jakarta Selatan), serta Jalan Jatinegara, Kramat Raya, Tugu Tani (dari Jakarta Timur).
Bagja Pratama
Jurnalis

