icon-category Gadget

Adu Canggih Xiaomi 14 vs iQOO 12, Lebih Bagus Mana?

Bagikan :

Uzone.id - Tahun ini makin banyak pilihan smartphone flagship yang ada di pasaran tanah air, terutama yang ditenagai prosesor Snapdragon 8 Gen 3. Diawali oleh iQOO 12, kini ada Xiaomi 14 yang resmi meluncur pada 26 Maret mendatang. Kalau dibandingkan, sebenarnya bagus mana sih Xiaomi 14 dengan iQOO 12?

iQOO 12 sejauh ini masih menjadi salah satu smartphone bertenaga Snapdragon 8 Gen 3 yang terjangkau di Indonesia. Harganya Rp10,9 jutaan, namun sudah menawarkan banyak kelebihan, gak cuma dapur pacu kencang berkat Snapdragon 8 Gen 3 saja.

Sama halnya, Xiaomi 14 pun diprediksi bakal dibanderol dengan harga yang menarik di pasaran. Apalagi, smartphone ini membawa embel-embel ‘Leica’ pada bagian kamera sebagai salah satu daya tarik utamanya.

Biar kalian gak bingung pilih yang mana antara Xiaomi 14 atau iQOO 12, berikut tim Uzone.id persembahkan perbandingan spesifikasi antara keduanya:

Spesifikasi

Xiaomi 14

iQOO 12

Dimensi

152.8 x 71.5 x 8.2 ~ 8,3 mm

188 ~ 193 gram

163.2 x 75.9 x 8.1 ~ 8,4 mm

198.5 ~ 203.7 gram

Material, IP rating

Aluminium, IP68

Aluminium

Layar

LTPO OLED, 6,36 inci, 1200 x 2670 piksel, 68B colors, 120Hz, Dolby Vision, HDR10+, 1.000 nits (HBM), 3.000 nits (peak), in-display fingerprint, Gorilla Glass Victus

LTPO E7 AMOLED, 6,78 inci, 1260 x 2800 piksel, 1B colors, 144Hz, HDR10+, 1.400 nits (HBM), 3.000 nits (peak), in-display fingerprint

OS

HyperOS, Android 14

Funtouch OS 14, Android 14

Prosesor

Snapdragon 8 Gen 3

Snapdragon 8 Gen 3

RAM, memori

LPDDR5X 12 GB, UFS 4.0 256 GB/512 GB

LPDDR5X 16 GB, UFS 4.0 512 GB

Baterai

4.610 mAH, fast charging 90W, wireless charging 50W, reverse wireless charging 10W

5.000 mAH, fast charging 120W

Kamera

Kamera belakang

50 MP, f/1.6, 23mm (wide), 1/1.31", 1.2µm, dual pixel PDAF, Laser AF, OIS

50 MP, f/2.0, 75mm (telephoto), PDAF (10cm - ∞), OIS, 3.2x optical zoom

50 MP, f/2.2, 14mm, 115Ëš (ultrawide)

Kamera depan

32 MP, f/2.0, 22mm (wide), 0.7µm

Kamera belakang

50 MP, f/1.7, 23mm (wide), 1/1.3", 1.2µm, multi-directional PDAF, OIS

64 MP, f/2.6, 70mm (periscope telephoto), 1/2.0", PDAF, OIS, 3x optical zoom

50 MP, f/2.0, 15mm, 119Ëš (ultrawide), AF

Kamera depan

16 MP, f/2.5, (wide)

Harga

TBA, di India sekitar Rp13 jutaan

Rp10.999.000

Xiaomi 14 lebih ergonomis, sudah rating IP68

alt-img

Tim Uzone.id telah menggunakan kedua smartphone walau tidak dalam waktu yang bersamaan. Dari experience yang kami dapat, Xiaomi 14 jelas lebih ringkas dibanding iQOO 12 yang terasa bulky di tangan.

Smartphone flagship Xiaomi itu lebih mudah digenggam satu tangan. Bobotnya juga lebih ringan, walau bodinya 0,1 lebih tebal ketimbang iQOO 12. 

Kedua smartphone sebenarnya mengusung bahasa desain yang kurang lebih sama. Layarnya datar dan bezel-less, sasisnya pun terbuat dari aluminium dengan desain flat alias datar, serta sama-sama menampilkan susunan kamera pada bingkai yang besar.

Pilihan warnanya pun gak neko-neko. Gak ada efek gradasi warna, apalagi pantulan cahaya. Tapi, keduanya sama-sama terlihat berkelas, dimana terdapat opsi warna hitam matte dengan warna putih glossy yang bebas jejak sidik jari.

alt-img

Secara subjektif, soal tampilan iQOO 12 lebih menarik. Bukan tanpa sebab, smartphone tersebut menyematkan logo BMW M Motorsport yang sejalan dengan performanya yang di atas rata-rata.

Tapi bila bicara built quality, Xiaomi 14 menang telak di sini. Walau kecil, Xiaomi 14 sudah mengantongi rating IP68 tahan air dan debu.

iQOO 12 punya LTPO E7 AMOLED terbaru

alt-img

Dua-duanya menawarkan layar OLED yang sama-sama cakep. Namun soal kepuasan, iQOO 12 lebih unggul di sektor display ini.

Alasannya, layar iQOO punya intensitas cahaya maksimal pada high brightness mode (HBM) pada 1.400 nits dengan refresh rate adaptif sampai 144Hz. Selain itu, layarnya pun lapang dengan bezel tiap sisinya yang tipis dan simetris.

Dari pengalaman kami, tak sulit menatap layar iQOO 12 walau berada di kondisi sinar matahari yang terik. 

alt-img

Xiaomi 14 memang punya intensitas cahaya yang tinggi juga, namun dengan HBM yang lebih rendah dan layar lebih mungil, kurang kerasan menggunakan ponsel ini di lingkungan outdoor dengan sinar matahari cukup terik.

Itu soal intensitas cahaya, kalau soal kedalaman warna, Xiaomi 14 jauh lebih unggul. Warnanya lebih jernih, detailnya pun tinggi, dipadukan dengan mode HDR, kalian yang suka nonton YouTube atau film beresolusi tinggi pasti bakal dimanjakan oleh ponsel ini.

Performa beda tipis

alt-img

Kedua smartphone ditenagai prosesor Snapdragon 8 Gen 3, system on chip (SoC) kencang untuk smartphone Android saat ini. 

Chipset ini punya prime-core Cortex X4 dengan kecepatan 3,3 GHz, kemudian 3x dan 2x performance-core Cortex A720 dengan clock-speed 3,2 GHz, serta 2x efficiency-core Cortex A520 dengan kecepatan 2,3 GHz. 

Kartu grafisnya juga menawarkan performa rata kanan. Adreno 750 pada chipset ini memungkinkan kalian para gamer main game hingga 240 FPS pada layar dengan refresh rate 240Hz. 

Belum lagi dukungan Adreno Frame Motion Engine 2.0 yang membuat tampilan layar kian mulus, kemudian dukungan Unreal Engine 5.2, sampai Ray Tracing di level hardware. 

alt-img

Dan, salah satu kelebihan Snapdragon 8 Gen 3, AI Engine juga turut membuat performa artificial intelligence (AI) keduanya kian meningkat dibanding sebelumnya.

Jenis RAM dan ruang penyimpanan keduanya sama-sama LPDDR5X dan UFS 4.0. Lalu, lebih kencang mana? Dari pengujian kami di AnTuTu Benchmark, iQOO 12 unggul tipis dengan skor 2.089.379 poin berbanding 2.061.500 poin pada Xiaomi 14.

Baterai iQOO 12 lebih besar, tapi belum dukung wireless charging

alt-img

Bila kalian mengincar baterai dengan kapasitas lebih besar, iQOO 12 unggul dari Xiaomi 14. Apalagi, smartphone ini sudah mendukung fast charging 120W yang lebih cepat dari fast charging 90W pada Xiaomi 14.

Hanya saja, iQOO 12 minus wireless charging dan reverse wireless charging. Kedua fitur ini lumrah dan penting pada smartphone flagship, dan ketiadaan keduanya pada iQOO 12 jadi kekurangan yang lumayan besar.

Mau kamera Leica atau periskop?

alt-img

Sektor kamera agak tricky buat dibandingkan. Tapi kalau ditanya, spesial mana kamera Xiaomi 14 dengan iQOO 12, kami lebih memilih Xiaomi 14 berkat kamera Leica-nya.

Kolaborasi Leica dengan Xiaomi memberikan experience yang mahal buat kami. Keterlibatan Leica dalam pengembangan kamera Xiaomi 14 gak sekadar menyertakan filter khusus saja, tapi sampai ke level lensa.

Xiaomi 14 memiliki kamera utama dengan sensor custom rancangan Xiaomi, yakni Light Fusion 900 50 MP berukuran 1/1.31” yang sanggup menangkap cahaya lebih banyak, serta dapat menangkap gambar dengan detail dan warna yang lebih tajam.

Kamera ini diberikan lensa Leica Summilux dengan focal length setara 23 mm, lengkap dengan susunan lensa 7P Aspherical untuk meningkatkan kualitas gambarnya.

Kamera telephoto-nya juga spesial. Xiaomi menyebutnya sebagai Leica Telephoto 50 MP dengan focal length setara lensa 75mm dengan kemampuan 3,2x optical-zoom

Sebagai pengguna, kami diberikan keleluasaan untuk mengambil gambar portrait pada focal length 50 mm atau 75 mm menggunakan fitur Master Lens System. Terlebih, ada dua tone warna yang bisa kami aplikasikan, yakni Leica Authentic dan Leica Vibrant.

alt-img

Yang menarik dari kamera ini, Xiaomi membenamkan teknologi Floating Telephoto Lens. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk memotret seperti memakai lensa tele-macro, lantaran dapat mengambil gambar 3,2x optical-zoom dari jarak sedekat 10cm. 

Lalu, ada Leica Ultrawide 50 MP dengan focal length setara 14mm. Kamera ini punya bukaan lensa yang tergolong besar mencapai f/2.2.

Apakah itu berarti iQOO 12 kurang spesial? Tidak juga. Smartphone ini punya konfigurasi kamera yang bagus juga, termasuk hadirnya kamera telephoto dengan lensa periskop. Hanya saja, menurut kami, kamera periskop bukan lagi ‘fitur mahal’ yang eksklusif diusung smartphone flagship saja.

Kini kamera periskop mulai jadi tren, diusung oleh ponsel kelas menengah semacam Realme 12 Pro+ misalnya. Sementara experience menggunakan kamera leica, sekarang ini hanya bisa dirasakan pada smartphone keluaran Xiaomi, seperti Xiaomi 13T dan Xiaomi 14.

alt-img

iQOO 12 sendiri memiliki tiga kamera kamera belakang, terdiri dari sensor OmniVision OV50H 50 MP dengan dukungan OIS.

Kamera periskopnya pakai sensor 64 MP OmniVision OV64B dengan OIS yang punya kemampuan 3x optical-zoom, 10x lossless-zoom, dan 100x digital-zoom

Ponsel ini dilengkapi juga dengan kamera ultrawide yang lebih baik dari Xiaomi 14. Sebab, kamera 50 MP-nya sudah mendukung lensa autofocus, jadi pengguna bisa memotret dari jarak dekat menggunakan mode makro dengan kamera ini. 

Jadi, mending pilih mana nih, Uzoners?

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini