Home
/
Digilife

Akun IG Kena Shadowban Usai Bahas Karhutla, Komdigi Bilang Begini

Kementerian Komdigi menanggapi isu shadowban pada akun Instagram yang membahas karhutla, menegaskan sistem moderasi dikelola platform.

Akun IG Kena Shadowban Usai Bahas Karhutla, Komdigi Bilang Begini

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Kementerian Komdigi menyatakan bahwa sistem rekomendasi dan moderasi konten sepenuhnya dikelola oleh platform digital, bukan kementerian.
  • Pengguna yang merasa mengalami penurunan jangkauan atau terkena shadowban didorong untuk mengajukan pengaduan langsung ke platform bersangkutan, seperti Meta.
  • Platform digital, termasuk Instagram dan Threads, bertanggung jawab menjelaskan mekanisme rekomendasi, moderasi, penggunaan AI, dan proses pengaduan kerugian pengguna.
  • Beberapa kasus shadowban terjadi pada akun publik figur seperti Tasya Farasya dan akun penggemar Ustadz Adi Hidayat setelah mengunggah konten mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Uzone.id —  Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) buka suara terkait maraknya akun-akun Instagram yang terkena shadowban usai menyampaikan konten-konten mengenai karhutla (kebakaran hutan dan lahan) Kalimantan.

Dalam acara Ngopi Bareng Komdigi, Kamis, (29/10), Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Marroli Jeni Indarto mengatakan bahwa Komdigi selalu terbuka dengan perbedaan pendapat dan selalu menghadirkan ruang digital yang sehat, aman dan etik.

“Terutama ketika masyarakat memperoleh informasi, menyampaikan kritik dan bertukar pandangannya,” kata Marroli.

Ia pun menegaskan bahwa sistem rekomendasi konten, jangkauan hingga moderasi dikelola oleh platform dan bukan oleh Kementerian.






“Karena sekali lagi sistem rekomendasi dan moderasi tersebut dikelola oleh platform,” tambahnya.

Marroli kemudian menjelaskan kalau pengguna merasa mengalami  penurunan jangkauan, maka mereka bisa melakukan pengaduan ke masing-masing platform, salah satunya ke pihak Meta.

“Jika masyarakat merasa konten kritik agak lambat, seolah-olah ada shadowban, misalnya daya jangkauannya tidak banyak masuk ke followers dan sebagainya, mereka sebenarnya dapat menggunakan mekanisme pengaduan dan banding yang disediakan oleh platform,” tambahnya.

Platform digital seperti Meta seperti Instagram, Threads dan lainnya disebut memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan bagaimana konten direkomendasikan, bagaimanapun moderasi dilakukan hingga bagaimana AI yang digunakan.

“Serta yang penting adalah bagaimana ketika misalkan pengguna ini merasa ketika dirugikan,” tambahnya.

Sementara untuk tugas Komdigi, Marroli menegaskan kalau tugasnya adalah berfokus dengan pelanggaran hukum dan risiko-risiko yang berpotensi menyebabkan disinformasi di masyarakat.

Sebelumnya, ramai beberapa akun Instagram publik figure mengalami beberapa kendala, termasuk shadowban dan jumlah penonton yang menurun tajam. 






Salah satunya adalah akun milik influencer Tasya Farasya, yang mengunggah perbandingan jumlah penonton saat ia mengunggah konten biasa vs konten mengenai kebakaran hutan di Kalimantan.

“Stories aku biasanya vs Story aku saat speak up,” tulisnya di akun Threads, Sabtu, (17/10).

Dalam tangkapan layar tersebut, Tasya membagikan kalau biasanya, jumlah penonton Instagram Story miliknya bisa mencapai 1 juta views. Tapi, ketika dirinya mengunggah konten mengenai kebakaran hutan, jumlah penonton merosot tajam hingga sekitar 85 ribu views saja.

Selain Tasya Farasya, ada juga akun Instagram penggemar Ustadz Adi Hidayat yang bahkan tidak bisa diakses setelah mengunggah postingan mengenai kebakaran hutan dan mengunggah donasi untuk para masyarakat yang terdampak.

 

FAQ Artikel

Apa tanggapan Komdigi terkait maraknya shadowban pada konten karhutla?

Komdigi menyatakan bahwa sistem rekomendasi, jangkauan, hingga moderasi konten sepenuhnya dikelola oleh platform digital, bukan oleh kementerian. Komdigi memastikan selalu terbuka dengan perbedaan pendapat dan menghadirkan ruang digital yang sehat, aman, dan etik.

Apa yang harus dilakukan pengguna jika merasa terkena shadowban?

Jika pengguna merasa mengalami penurunan jangkauan atau shadowban, mereka disarankan untuk menggunakan mekanisme pengaduan dan banding yang disediakan oleh masing-masing platform, salah satunya ke pihak Meta.

Apa tanggung jawab platform digital terkait moderasi konten?

Platform digital seperti Meta (Instagram, Threads) memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan bagaimana konten direkomendasikan, bagaimana moderasi dilakukan, penggunaan AI, dan mekanisme ketika pengguna merasa dirugikan.

Siapa saja tokoh publik yang pernah mengalami shadowban setelah mengunggah konten karhutla?

Salah satu contohnya adalah influencer Tasya Farasya yang mengalami penurunan drastis jumlah penonton Instagram Story-nya setelah mengunggah konten karhutla. Akun penggemar Ustadz Adi Hidayat juga tidak bisa diakses setelah mengunggah postingan serupa.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article