91 Persen Orang Tua Dukung Akun Remaja di Instagram dkk, Seaman Apa?

Uzone.id —Meta akhirnyamemperluas fitur Akun Remaja ke platform Facebook dan Messenger di Indonesiamulai pekan akhir September 2025 kemarin. Akun Remaja ini memiliki berbagaifitur tambahan, termasuk membatasi interaksi orang lain dengan akun remaja.
Tak hanya itu, jenis konten yang dilihat pun akandisesuaikan dengan usia mereka dan memastikan screentime di media sosialdigunakan secara efektif dan positif.
Pengguna di bawah 17 tahun akan secara otomatis masuk kedalam Akun Remaja, dan perubahan pengaturan ke level yang lebih longgar hanyabisa dilakukan dengan izin orang tua atau wali.
Dengan adanya akun remaja ini, Meta bertujuan untukmemberikan perlindungan konsisten untuk anak muda di semua platformmereka.
Fitur ini pun diklaim telah disambut dengan baik oleh paraorang tua di Indonesia. Berdasarkan survei Ipsos kepada 1.000 orang tua diIndonesia, 91 persen orang tua di Indonesia mendukung adanya akun khusus remajadengan perlindungan tambahan di dalamnya.
Sementara 92 persen menilai Akun Remaja bermanfaat bagiorang tua. Selain itu, 87 persen orang tua menyatakan fitur ini membuat merekalebih percaya diri membiarkan anaknya menggunakan Instagram.
“Lebih dari 90 persen orang tua menilai perlindungan bawaan yangdiberikan Akun Remaja Instagram mendukung anak mereka di platform tersebut,”kata Phillip Chua, Director of Public Policy for Products APAC Meta.
Siasat Meta memastikan akun betul-betul digunakan remaja
Perlindungan di Akun Remaja Meta ini meliputi pembatasankontak yang tidak pantas, pengawasan waktu penggunaan, serta ekosistem yanglebih aman untuk remaja dalam mengeksplorasi minatnya secara daring.
Meta menegaskan akan terus bermitra dengan keluarga,komunitas, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dansehat bagi remaja Indonesia, termasuk bersinergi dengan Kementerian Komdigi.
Nah, Phillip menjelaskan bagi pengguna baru yang mendaftardengan usia di bawah 17 tahun, akun remaja ini akan langsung aktif secaraotomatis sehingga memudahkan mereka.
Soal penetapan usia dan kemungkinan adanya tindakanmemalsukan usia, Meta menjelaskan kalau semua pengguna harus mencantumkan umurasli mereka karena jika tidak atau jika mereka mencoba mengubah umur, makamereka akan dipaksa melewati proses verifikasi usia tambahan. Misalnya harusmembuktikan dengan dokumen resmi, selfie video, atau metode lain untukmemastikan apakah benar remaja atau dewasa.
Meta juga menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menebakumur pengguna. Jadi meskipun seseorang tidak jujur soal usia (misalnya orangdewasa mengaku remaja, atau sebaliknya), sistem AI bisa mendeteksi tanda-tanda(misalnya pola penggunaan, perilaku, atau sinyal teknis lain) dan menempatkanmereka ke pengalaman yang sesuai dengan usia.
Bagaimana Meta melindungi data dan privasi pararemaja?
Phillip menjelaskan kalau data yang benar-benar dikumpulkandari akun remaja ini hanya usia dari pengguna agar sistem mengetahui apakahpengguna tersebut termasuk remaja atau bukan.
Meta juga menekankan bahwa mereka melakukan minimasi datadan tidak mengumpulkan data sensitif lain dari remaja untuk melindungi privasimereka.
“Data utama disini adalah mengenai usia remaja, jadi ketikakami tahu mereka adalah anak-anak, kami langsung memberikan pengalaman yangsesuai dengan usia. Dan bagi Meta, bersama dengan informasi akun apapun, kamimenangani hal ini dengan sangat serius dan hati-hati, dan kami benar-benarberusaha semaksimal mungkin untuk meminimalkan jumlah data yang kami kumpulkandari anak remaja,” kata Phillips.
Meta menyebut pihaknya juga mengambil pendekatan lebih ketatmengenai iklan di akun remaja dibandingkan iklan untuk orang dewasa. Merekamenganggap privasi remaja lebih sensitif, sehingga perlakuannya pun ikutberbeda.
Soal batasan target, Meta menyebut iklan yang ditargetkanhanya berdasarkan usia dan lokasi sehingga pengiklan tidak bisa menargetkanremaja dengan data detail seperti minat, aktivitas online, atau perilaku.
Lebih lanjut, Phillip juga mengklaim bahwa Meta bersamaregulator global sedang membahas ide “satu kali verifikasi” dimana usia cukupdiverifikasi sekali saja misalnya di level sistem operasi atau toko aplikasi,lalu dipakai oleh semua aplikasi tanpa harus input ulang.