Adu Canggih Oppo Find N3 vs Samsung Galaxy Z Fold5, Bagus Mana?

20 November 2023 - by

Uzone.id - Oppo Find N3 jadi smartphone lipat terbaru yang tersedia resmi di pasaran Indonesia. Smartphone ini jadi opsi yang tak kalah menarik di segmen ponsel lipat premium, selain ada Samsung Galaxy Z Fold5 yang telah beredar di pasaran sejak pertengahan Agustus tahun ini.

Keduanya sama-sama mengusung lipatan layar ke dalam atau inward, dimana terdapat dua layar yang disematkan, yakni cover screen dan layar utama di bagian dalamnya. 

Advertising
Advertising

Pun demikian dengan dapur pacunya. Baik Oppo Find N3 dan Samsung Galaxy Z Fold5 ditenagai salah satu prosesor ngebut saat ini, yakni Snapdragon 8 Gen 2 (khusus Samsung menggunakan for Galaxy dengan clock-speed lebih tinggi). 

Lantaran tim Uzone.id telah menggunakan keduanya sebagai daily driver untuk kebutuhan review, bakal pas rasanya kalau melakukan perbandingan komprehensif antara Oppo Find N3 dengan Samsung Galaxy Z Fold5.

Karena keduanya merupakan smartphone flagship, tentu kami akan membandingkan inovasi-inovasi yang disematkan pada keduanya, mencakup desain, mekanisme engsel, teknologi layar, dapur pacu, sampai kebolehan kamera Oppo Find N3 dan Samsung Galaxy Z Fold5. 

Desain

Upgrade desain signifikan dikasih Oppo pada Find N3 dibanding seri Find N2 (meski ponsel tersebut tak masuk resmi ke Indonesia). Beda jauh, Samsung hanya memberikan sedikit ubahan pada Galaxy Z Fold5, dimana pabrikan tersebut lebih fokus pada mekanisme engsel ponsel.

Secara tampilan, Oppo Find N3 mengusung desain yang benar-benar berbeda dari sebelumnya. Ponsel ini tampak lebih premium, plus terdapat lingkaran kamera berukuran masif dengan logo Hasselblad, membuatnya agak mirip kamera pocket premium.

 

Baca Juga :

Review Oppo Find N3: Saat Kemewahan dan Inovasi dalam Satu Genggaman
 

 

Beda dengan Samsung Galaxy Z Fold5 yang justru masih mengadopsi tampang serupa dengan seri sebelumnya. Perbedaan paling kentara terletak LED Flash di bingkai kamera belakang, dimana LED Flash pada Galaxy Z Fold4 berada satu bingkai dengan kamera, sementara Galaxy Z Fold5 tidak.

Secara form factor dan keringkasan, Oppo Find N3 lebih unggul dari pesaingnya. Smartphone ini jauh lebih tipis dan ringan, nyaman digenggam ketimbang Samsung Galaxy Z Fold5.

Saat ponsel dibuka, ketebalannya cuma 5,8 mm dan 11,7 mm ketika dilipat. Beda dengan Samsung Galaxy Z Fold5 yang setebal 6,1 mm saat dibuka dan 13,4 mm ketika dilipat. 

Bobotnya pun beda agak jauh, dimana Find N3 beratnya mencapai 239 gram, Sedangkan Samsung Galaxy Z Fold5, punya berat mencapai 253 gram. Berat Oppo Find N3 sendiri mirip-mirip seperti smartphone flagship Galaxy S23 Ultra (234 gram), Asus ROG Phone 7 (239 gram), sampai iPhone 14 Pro Max (240 gram). 

Dengan bodi yang ringkas, tentu Oppo Find N3 juga lebih nyaman buat digenggam dan dioperasikan satu tangan. Terlebih, aspek rasio cover screen ponsel ini juga menyerupai ponsel candybar di pasaran sekarang, yaitu 20:9.

Sedangkan Samsung Galaxy Z Fold5, memiliki aspek rasio layar yang memanjang dengan lebar cukup sempit, yakni 23,1:9. 

Well, dengan rasio yang sama, maka desain layar Find N3 memberikan experience yang serupa seperti ponsel pada umumnya. Selain gampang mengoperasikannya, tampilan user interface (UI) aplikasi juga tak terlihat aneh dan memanjang.

Engsel

Namanya juga ponsel lipat, tentu komponen terpentingnya adalah engsel yang diletakkan di tengah-tengah bodi dan layar. Soal hal ini, Samsung dan Oppo mengusung dua teknologi engsel yang berbeda. Pertanyaannya, unggul mana?

Oppo Find N3 mengusung Flexion Hinge generasi ketiga yang lebih ringan, tipis, tapi juga lebih kuat. Engsel ini dibuat menggunakan logam cair berbahan zirconium yang tipis dan aircraft-grade steel yang lima kali lebih kuat dari stainless steel pada umumnya. 

Sementara Samsung Galaxy Z Fold5, diperkuat dengan engsel bernama Flex Hinge. Mekanisme engsel ini dirancang menggunakan Armor Frame yang diklaim lebih kuat daripada desain engsel sebelumnya.

 

Baca Juga :

Review Oppo Find N3 Flip: Banyak Upgrade-nya, Samsung Mesti Waspada
 

 

Flex Hinge membuat lipatan layar berbentuk seperti teardrop atau waterdrop, sehingga bisa dilipat tanpa menimbulkan celah sama sekali di antara layar.

Soal adu kekuatan, Flexion Hinge pada Oppo Find N3 5 kali lebih kuat dari Flex Hinge di Samsung Galaxy Z Fold5. 

Dari klaim masing-masing brand, Flexion Hinge bisa bertahan hingga 1 juta kali siklus buka-tutup, dan sudah diverifikasi oleh TUV Rheinland. Dengan estimasi 100 kali buka tutup per harinya, maka Flexion Hinge bisa bertahan hingga lebih dari 27 tahun!

Sementara Flex Hinge, bisa bertahan 200.000 kali siklus buka dan tutup. Kalau estimasinya siklus buka-tutup yang sama, maka Flex Hinge bisa bertahan lebih dari 5 tahun saja.

Layar

Gak ada yang berbeda dengan layar Samsung Galaxy Z Fold5 dibanding sebelumnya. Baik panel, teknologi, hingga resolusinya beneran identik dengan Galaxy Z Fold4 yang notabene beda setahun jaraknya. 

Layar bagian dalam tetap menggunakan Dynamic AMOLED 2X seluas 7,6 inci dengan resolusi 1.812 x 2.176 piksel yang punya aspek rasio 5:6. 

Layar ini mendukung refresh rate yang adaptif sampai 120Hz, mendukung HDR10+ juga untuk memberikan visualisasi maksimal. 

Pada cover screen, tetap menggunakan Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,2 inci dengan resolusi 904 x 2.316 piksel dan punya aspek rasio 23,1:9. Teknologinya juga identik, refresh rate adaptif 120Hz dan HDR10+.

Kalau Oppo, kasih upgrade signifikan pada layar Find N3. Gak sekadar lebih luas saja pada layar dalam dan luar, panelnya pun diganti jadi yang lebih baru dan berkualitas tinggi.

Oppo Find N3 punya layar LTPO3 OLED di bagian luar dan dalamnya. Untuk cover screen, layarnya berukuran 6,31 inci yang lebih luas dari sebelumnya yang hanya berukuran 5,54 inci saja.

Resolusinya pun lebih tinggi. Layar luar Find N3 dapat menampilkan konten di resolusi maksimal 2.484 x 1.116 piksel. Didukung pula dengan refresh rate 120Hz, HDR10+, Dolby Vision, hingga intensitas cahaya yang menyentuh 2.800 nits. 

Untuk main screen, terpampang layar 7,82 inci beresolusi 2.440 x 2.268 piksel. Layarnya juga punya refresh rate adaptif dari 1Hz sampai 120Hz, intensitas cahaya layat mencapai 2.800 nits, dukungan Dolby Vision, hingga HDR10+.

Masih soal layar, berkat Flexion Hinge yang lebih canggih dan solid, jejak lipatan pada layar utama Oppo Find N3 terlihat lebih rata atau landai dari Samsung Galaxy Z Fold5. Saat menyentuh bagian tengah layar juga gak terasa melekuk sama sekali.

Fitur

Kedua smartphone sudah berjalan di sistem operasi berbasis Android 13. Oppo Find N3 menjalankan ColorOS 13.2, sementara Samsung Galaxy Z Fold5 berjalan di One UI 5.1.1.

Keduanya memiliki fitur multitasking pula, tapi beda gaya. Samsung Galaxy Z Fold5 mengusung fitur Multi Window, memudahkan kalian membuka tiga aplikasi langsung bersamaan.

Tapi tampilannya tak fullscreen, lebih mirip seperti Split Screen. Plus, ada Floating Window juga yang memungkinkan aplikasi lainnya berjalan dengan tampilan lebih kecil dengan ukuran jendela yang dapat disesuaikan.

 

Baca Juga :

Mengenal Boundless View, Bisa Sulap Layar Oppo Find N3 Jadi 15 Inci
 

 

Kalau Oppo, ada fitur namanya Boundless View. Fitur ini bikin kalian bisa membuka tiga aplikasi sekaligus, tapi tampilannya fullscreen dengan experience layaknya perangkat berlayar 15 inci.

Boundless View dapat mensejajarkan aplikasi dengan tampilan penuh, baik secara vertikal atau horizontal. Untuk berpindah antar aplikasi, tinggal tap bagian dari aplikasi lainnya, dan otomatis aplikasi bakal bergeser secara smooth tanpa lag sama sekali.

Dapur pacu

Keduanya sama-sama ditenagai prosesor Snapdragon 8 Gen 2. Tapi untuk Samsung Galaxy Z Fold5, menggunakan prosesor dengan clock-speed yang lebih cepat dari Snapdragon 8 Gen 2 standar.

Sebagai perbandingan, prime-core Cortex X3 pada Snapdragon 8 Gen 2 standar punya kecepatan 3,2 GHz, sementara chipset for Galaxy menyentuh 3,36 GHz.

Sisa kluster lainnya sama. Terdiri dari 2-core Cortex A715 dengan kecepatan 2,8 GHz, 2-core Cortex A710 dengan clock-speed 2,8 GHz, dan 3-core Cortex A510 dengan kecepatan 2 GHz.

Chipset yang kencang disandingkan dengan RAM LPDDR5X dan memori penyimpanan UFS 4.0. Keduanya kompak mengusung ruang yang sama-sama besar, dimana RAM Oppo Find N3 sebesar 16 GB dan Galaxy Z Fold5 mencapai 12 GB.

 

Baca Juga :

Review Samsung Galaxy Z Fold5: Eksterior Sama, Flex Hinge Jadi Pembeda
 

 

Untuk ruang penyimpanan, Oppo Find N3 mengusung memori sampai 512 GB, sedangkan Samsung Galaxy Z Fold5 ada varian hingga 1 TB. 

Kalau head-to-head benchmark pakai AnTuTu Benchmark, skor Oppo Find N3 sedikit lebih tinggi. Dari pengujian kami, tercatat skornya mencapai 1,53 juta poin atau unggul dari Samsung Galaxy Z Fold5 yang mencetak skor 1,51 juta poin.

Bicara soal kapasitas baterai dan fast charging, Oppo Find N3 lagi-lagi lebih unggul. Smartphone ini ditopang baterai 4.800 mAh yang bisa diisi super singkat menggunakan 67W SuperVOOC.

Sedangkan Samsung Galaxy Z Fold5, ditopang baterai 4.400 mAh yang masih sama dengan sebelumnya. Ponsel ini hanya didukung fast charging 25W dan wireless charging 15W.

Soal kelengkapan paket penjualan, Oppo menyertakan adaptor 67W SuperVOOC dan kabel USB-C. Sementara Samsung hanya memberikan kabel USB-C to USB-C saja.

Kamera

Oppo Find N3 unggul jauh pada sektor ini. Jelas, ponsel Oppo tersebut menjadi smartphone foldable pertama di Indonesia dengan kamera telephoto berlensa periskop.

Oppo Find N3 punya tiga kamera belakang Hasselblad yang konfigurasinya super mumpuni. Kamera utamanya menggunakan sensor 52 MP Sony LYTIA-T808 yang menghasilkan resolusi efektif pada 48 MP dalam rasio 4:3, serta sudah didukung optical image stabilization alias OIS sebagai fitur untuk penstabil gambar.

Sensor ini pertama disematkan pada Oppo Find N3. Beda dengan sensor kamera lainnya, Sony LYTIA-T808 mengusung desain stacked pixel yang diklaim menghasilkan gambar dengan kualitas setara sensor 1 inci.

Lalu, ada kamera ultrawide dengan sensor 48 MP yang mendukung autofocus, jadi pengguna bisa memotret foto makro dengan jarak terdekat 3,5 cm.

 

Baca Juga :

Daftar Ponsel Oppo yang Bisa Update ke ColorOS 14
 

 

Lalu, kamera telephoto 64 MP berlensa periskop, memungkinkan perbesaran optik sampai 3 kali atau 6 kali menggunakan in-sensor zoom, serta 120x digital-zoom. OIS juga disertakan pada kamera ini.

Di bagian layar bagian dalam, ada kamera selfie 32 MP, sedangkan kamera selfie di cover screen menggunakan sensor 20 MP. Kedua kamera depan ini menggunakan lensa dengan fixed focus.

Sementara Samsung Galaxy Z Fold5, masih membawa hardware kamera serupa dengan seri tahun lalu. Samsung masih menyertakan kamera utama dengan sensor 50 MP dengan OIS yang didukung juga dengan Dual Pixel AF untuk pemotretan lebih cepat dan titik fokus akurat.

Kamera telephoto-nya juga hanya 10 MP, meski memang sudah dibantu OIS dan mendukung 3x optical-zoom. Namun tak ada skema periskop di sini, masih sama dengan Samsung Galaxy Z Fold4.

Demikian dengan kamera ultrawide yang malah berjenis fixed focus. Lensa 12 MP ini otomatis gak bisa dimanfaatkan buat memotret foto makro.

Di kamera selfie juga serupa. Gak ada peningkatan, dimana kamera cover screen 10 MP dan layar bagian dalam masih in-display camera 4 MP.

Berikut ini kami lampirkan tabel spesifikasi dari Oppo Find N3 dan Samsung Galaxy Z Fold5:

Spesifikasi

Oppo Find N3

Samsung Galaxy Z Fold5

Dimensi, bobot

Unfolded: 153.4 x 143.1 x 5.8 mm

Folded: 153.4 x 73.3 x 11.7 mm

Berat: 239 gram

Unfolded: 154.9 x 129.9 x 6.1 mm

Folded: 154.9 x 67.1 x 13.4 mm

Berat: 253 gram

Layar

Cover screen: LTPO3 OLED. 6,31 inci, 20:9,  1116 x 2484 pixels, 120Hz, 2.800 nits, HDR10+, Dolby Vision

Main screen: Foldable LTPO3 OLED, 7,82 inci, 2268 x 2440 pixels, 120Hz, Dolby Vision, HDR10+, 2.800 nits

Cover screen: Dynamic AMOLED 2X, 6,2 inci, 904 x 2316 pixels, 23,1:9, 120Hz

Main screen: Foldable Dynamic AMOLED 2X, 7,6 inci, 1812 x 2176 pixels, 120Hz, HDR10+

Prosesor

Snapdragon 8 Gen 2

Octa-core (1x3.2 GHz Cortex-X3 & 2x2.8 GHz Cortex-A715 & 2x2.8 GHz Cortex-A710 & 3x2.0 GHz Cortex-A510)

Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy

Octa-core (1x3.36 GHz Cortex-X3 & 2x2.8 GHz Cortex-A715 & 2x2.8 GHz Cortex-A710 & 3x2.0 GHz Cortex-A510)

RAM dan ruang penyimpanan

RAM LPDDR5X 16 GB, UFS 4.0 512 GB

RAM LPDDR5X 12 GB, UFS 4.0 up to 1 TB

Baterai

4.800 mAh, 67W SuperVOOC, PD

4.400 mAh, 25W fast charging, 15W wireless charging, 4,5W reverse wireless charging

Kamera

Kamera belakang:

52 MP Sony LYTIA-T808 (full sensor), 48 MP (4:3), OIS

48 MP Sony IMX581 (ultrawide), autofocus

64 MP OmniVision OV64B (telephoto), OIS, 3x optical-zoom, 6x in-sensor zoom, 120x digital-zoom

Kamera depan:

20 MP (cover screen)

32 MP (layar utama)

Kamera belakang:

50 MP ISOCELL GN3, OIS

10 MP (telephoto), OIS, 3x optical-zoom

12 MP (ultrawide), fixed focus

Kamera depan:

10 MP (cover screen)

4 MP under display camera

Harga

TBC

Rp24.999.000 (12/256 GB)

Rp26.999.000 (12/512 GB)

Rp29.999.000 (12 GB/1 TB)