Adu Kencang Snapdragon X2 Elite Extreme vs Apple M4 dan Para Rivalnya

pada 8 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id -Pekan lalu, Qualcomm telah mengumumkan duet prosesor PC terbarunya, Snapdragon X2 Elite dan X2 Elite Extreme, dalam ajang Snapdragon Summit 2025 yang berlangsung di Maui, Hawaii, Amerika Serikat (AS). Snapdragon X2 Elite Extreme menjadi varian tertinggi, mengusung CPU 18-core denganclock-speedpuncak 5 GHz. Tapi, bagaimana kalau diadu dengan chip kompetitor lainnya?

Dalam sesi benchmark khusus, timUzone.idyang hadir langsung, mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung hasil benchmark sintetis dari laptop referensi Qualcomm yang ditenagai Snapdragon X2 Elite Extreme. 

Semua laptop telah diatur sedemikian rupa oleh Qualcomm dengan aplikasi benchmark yang sudah terpasang, dan kami tidak diizinkan untuk memasang aplikasi lainnya. Dan, seluruh proses benchmark dilakukan dalam kondisi suhu ruangan.

Pada dasarnya, kami dan media maupun kreator lain yang hadir, hanya bisa menjalankan dan melihat langsung proses benchmark. Maka, begini hasil benchmark dari laptop Snapdragon X2 Elite Extreme, kemudian dibandingkan langsung dengan chip kompetitor seperti Apple M4, Intel Core Ultra 9, hingga AMD Ryzen AI 9. 



Spesifikasi Snapdragon X2 Elite Extreme


Perlu diingat, laptop yang diuji merupakan perangkat Qualcomm Reference Design (QRD) berkode X2E-96-100, sebuah perangkat konsep yang menjadi panduan bagi OEM untuk mengembangkan perangkat sejenis. Ada beberapa perangkat yang dipamerkan Qualcomm, dari laptop tipis, laptop berlayar besar, hingga mini PC.

Bicara spesifikasi, Snapdragon X2 Elite Extreme memang dirancang khusus untuk PC kelas premium yang ditujukan untuk menangani beban kerja super berat, seperti analisis data,editingvideo profesional, hinggagaming.

Prosesor ini dibangun di atas fabrikasi 3nm dan mengusung CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga dengan total 18core. Konfigurasinya terdiri dari 12prime-coredan 6performance-core, menjadikannya sebagai CPU berbasis ARM pertama yang mampu mencapaiclock-speed5 GHz. 

Tak hanya itu, keunggulan utamanya terletak pada Hexagon NPU yang mampu menghasilkan daya pemrosesan AI sebesar 80 TOPS (trillion operations per second), yang tertinggi untuk saat ini, serta didukungbandwidthmemori mencapai 228 GB/s.



Hasil benchmark

Tes pertama yang digunakan Qualcomm adalah Geekbench 6.5 untuk mengukur performa CPU-nya. Laptop Snapdragon X2 Elite Extreme mencatatkan skor yang sangat tinggi, mencapai 4.080 poin untuksingle-core, atau 39 persen lebih kencang dari Snapdragon X Elite. 


Saat diadu dengan kompetitor, Snapdragon X2 Elite Extreme juga unggul jauh. Berdasarkan pengujian Qualcomm, skornya melampaui Apple M4 pada MacBook Pro 14” (3.872 poin), Intel Core Ultra 9 285H pada Asus Zephyrus G16 (3.026 poin) , Intel Core Ultra 9 288V yang digunakan oleh Acer Swift 16 AI OLED (2.919 poin), dan Asus Vivobook S14 bertenaga AMD Ryzen AI 9 HX 370 (2.881 poin).


Di pengujianmulti-core, Snapdragon X2 Elite Extreme mencetak skor 23.491 poin, atau 50 persen lebih tinggi dari Snapdragon X Elite. Skor ini jauh meninggalkan para pesaingnya, termasuk Intel Core Ultra 9 285H (17.680 poin), AMD Ryzen AI 9 HX 370 (15.443 poin), Apple M4 (15.146 poin), dan Intel Core Ultra 9 288V (11.306 poin), yang menggunakan perangkat yang sama.


Untuk urusan grafis, pengujiannya menggunakan 3DMark Solar Bay. Snapdragon X2 Elite Extreme meraih 90,06 FPS, naik 80 persen dari generasi sebelumnya. Raihan ini juga hingga 61 persen lebih tinggi dari para pesaingnya, termasuk AMD Ryzen AI 9 HX 370 yang hanya mencetak 55,92 FPS. 

Bagaimana dengan MacBook Pro M4? Dari pengujian kami, laptop Apple ini mencatatkan 63,5 FPS, yang lagi-lagi masih tertinggal cukup jauh dari Snapdragon X2 Elite Extreme. 


Sementara untuk menguji kemampuan AI (NPU), Geekbench AI pun dilakukan. Snapdragon X2 ELite Extreme meraih skor 88.615 poin, atau 5,6 kali lebih cepat dari kompetitornya. Apple M4 pada MacBook Pro jadi yang ‘paling mending’, karena meraih skor 52.193 poin, lebih tinggi dari Intel Core Ultra 9 285H (15.628 poin) dan Intel Core Ultra 9 288V (48.566 poin).




Hasilbenchmarkini memang terlihat fantastis. Snapdragon X2 Elite Extreme secara teknis mampu mengalahkan setiapchip mobileyang ada di pasar saat ini dengan selisih yang signifikan. 

Namun, perlu diingat bahwa perangkat yang diuji memang dirancang agar maksimal menjalankan benchmark sintetis. Lagian, perangkat resmi bertenaga prosesor ini baru akan tersedia di pasaran pada paruh pertama tahun depan.

Dengan rentang waktu yang masih cukup lama, ada kemungkinan saat itu para kompetitor seperti Apple, Intel, dan AMD sudah meluncurkan prosesor generasi terbaru mereka yang akan membuat persaingan menjadi lebih ketat.