Amazon Kucurkan Rp584 T untuk AI di ASEAN, Indonesia Ikut Kecipratan

pada 24 hari lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Amazon mengumumkanrencana investasi dalam pengembangan infrastruktur cloud dan AI di AsiaTenggara dengan total diperkirakan mencapai lebih dari USD33 miliar atausekitar Rp584 triliun hingga 2039 nanti.

Ada 4 negara yang akan difokuskan oleh Amazon, dan untungnyaIndonesia menjadi salah satu yang kecipratan dalam rencana investasi ini.Selain Indonesia, ada Malaysia, Singapura, dan Thailand yang juga akan mendapatkucuran dana dari perusahaan milik Jeff Bezos tersebut.

“Amazon berencana untuk menginvestasikan lebih dari USD33miliar di seluruh kawasan Asia Tenggara hingga 2039. Kami tengah membanguninfrastruktur, melatih tenaga kerja lokal, dan memberdayakan bisnis di kawasanini agar bisa bersaing di tingkat global,” ujar David Zapolsky, Chief GlobalAffairs and Legal Officer Amazon dalam keterangan yang diterimaUzone.id,Sabtu, (23/05).




Berdasarkan penilaian dampak ekonomi Amazon, investasitersebut diproyeksikan dapat memberikan kontribusi hampir 2 kali lipat setelahsemuanya terealisasi, yaitu menyentuh angka USD64 miliar terhadap produkdomestik bruto (PDB) empat negara tersebut.

Selain itu, investasi ini juga diperkirakan mendukung lebihdari 56.300 pekerjaan full time per tahunnya dalam rantai pasok pusat datalokal.

Melalui ekspansi cloud dan AI ini Amazon ingin memperkuatkapabilitas digital sekaligus membantu bisnis dan organisasi berkembang lewatteknologi di ASEAN, apalagi Asia Tenggara diramal menjadi ekonomi terbesarkeempat di dunia dengan nilai ekonomi digital mencapai USD560 miliar pada 2030nanti.




Amazon sendiri sudah menginvestasikan lebih dari USD3 miliardi Asia Tenggara hingga 2025 kemarin, termasuk untuk infrastruktur dankompensasi karyawan di lini bisnis seperti Stores, AWS, Devices, danEntertainment. 

Selain berinvestasi, Amazon juga akan memperluas layananmereka di negara-negara Asia Tenggara, salah satunya adalah dengan menyediakankonektivitas di wilayah yang sebelumnya belum terlayani dengan dukungan dariAmazon Leo–satelit orbit rendah yang dimiliki Amazon.

Amazon juga akan mendukung para pelaku usaha dan kreator diAsia Tenggara agar memperluas bisnis mereka melalui Amazon Global Selling.

Amazon juga memperluas inisiatif keberlanjutan di AsiaTenggara. Di Singapura, seluruh pusat data Amazon sudah menggunakan NEWater,yaitu air daur ulang berkualitas tinggi. Sementara di Malaysia, Amazon bekerjasama dengan Air Selangor untuk menjalankan proyek air daur ulang skala besarpertama di Selangor.

Di Indonesia, Amazon bermitra dengan Habitat for Humanityuntuk meningkatkan akses air bersih di empat desa melalui pembangunan fasilitaspengolahan air dan sambungan rumah tangga di daerah Jawa Barat.