Aplikasi ‘Nyari Gawe’, Cara Jawa Barat Bantu Warganya Dapat Pekerjaan

Uzone.id— Pemerintah JawaBarat resmi meluncurkan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk memudahkanwarganya mencari kerja. Aplikasi bernama ‘Nyari Gawe’ ini diluncurkan langsungoleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pada Selasa, (07/10).
Adanya aplikasi ini diharapkan bisa menjadi terobosan dalammempertemukan para pelaku industri dengan para tenaga kerja lokal secara lebihcepat, efisien, dan transparan.
Bahkan, melalui aplikasi ini, para pencari kerja diklaimtidak perlu repot-repot melamar.
Hadirnya aplikasi tidak hanya tentang digitalisasi layananketenagakerjaan, tetapi juga menjadi upaya konkrit pemerintah dalam menciptakanlapangan kerja di Jawa Barat.
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat menyebut bahwa mekanismepencarian kerja melalui aplikasi "Nyari Gawe" ini tergolongsederhana.
Nantinya, pelamar hanya memasukkan data dan apply, lalu d
“Kemudian, oleh HRD dipanggil untuk seleksi, tidak perlumelamar. Jadi tidak usah capek-capek,” ungkap Dedi.
Saat ini, aplikasi Nyari Gawe sendiri baru tersedia melaluisitus resmiNyari Gawedan akan tersediadi Play Store dalam beberapa hari ke depan.
Kehadiran aplikasi ini menjadi langkah nyata PemerintahDaerah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yangadaptif dan berpihak pada masyarakat, khususnya bagi pencari kerja di wilayahindustri seperti Indramayu dan lainnya.
Kehadiran aplikasi ini juga diharapkan menjadi cara untukmengurangi modus-modus pungli yang kerap kali muncul saat ingin masuk ke tempatkerja.
“Kalau mau kerja di pabrik sepatu harus bayar dua juta, duasetengah juta, beli seragam, itu tidak boleh. Dengan aplikasi ini semuanyalebih jelas dan bisa diakses langsung,” tegas Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Ia melanjutkan, “Kami sangat bersyukur dengan adanyaaplikasi ini. Selama ini kami prihatin melihat orang mau kerja sampaidesak-desakan, bahkan ada yang pingsan. Padahal mereka mau bekerja, bukanmeminta uang.”