Belanja Online Gak Selalu Mulus, Lebih dari Setengah Buyer kena Zonk
.jpg)
Uzone.id— Sebuah survei yangmengungkap bahwa meskipun belanja online menjadi pilihan yang paling mudahdengan beragam keuntungan, namun resiko seperti barang palsu hingga barang yangtidak sesuai masih terus terjadi.
Sebuah survei dari Blibli menunjukkan lebih dari setengahbuyer platform online mengalami kejadian yang tidak mengenakan. 6 dari 10 penggunae-commerce masih sering mengalami zonk saat belanja online. Salah satunya yangsering dialami adalah barang yang tidak sesuai hingga mendapat barang palsu.
Sebagian besar, kendala ini muncul setelah pembayarandilakukan. Sekitar 64 persen masalah terjadi di fase post-purchase, mulai daribarang yang tidak sesuai, pengiriman terlambat, produk rusak, hingga prosespengembalian yang tidak sederhana.
Banyak yang menyebut bahwa yang seringkali menjadi hambatanadalah proses dalam mengurus refund hingga protes kepada seller.
“Kami melihat bahwa tantangan konsumen hari ini bukan lagisoal banyaknya pilihan, tetapi soal apa yang terjadi setelah transaksi selesai.Konsumen membutuhkan kepastian, penjelasan, hingga rasa aman sepanjangprosesnya,” kata Nazrya Octora, Head of PR Blibli, dikutip Senin, (22/12).
Gak cuma di e-commerce saja, survei yang bekerja sama denganKumparan ini juga mencatat 51 persen konsumen platform OTA (Online TravelAgency) menilai fase post-purchase sebagai titik paling krusial.
Salah satu yang sering mereka ajukan adalah soal perubahanjadwal, pembatalan mendadak, hingga proses refund sering menjadi sumberkekhawatiran.
Di platform Home Living pun sama, sebanyak 81 persenkonsumen pernah mengalami kendala, terutama terkait pengiriman dan kondisiproduk.
Menghadapi kendala tersebut, sebagai platform e-commerceyang juga memiliki ekosistem OTA serta Home Living, Blibli menghadirkanbeberapa solusi dengan mengedepankan empat jaminan utama yaitu Pasti Ori,Jaminan Tepat Waktu, Gratis Perlindungan Lengkap, dan Retur Alasan ApaPun.
Fokus dari program yang diberi nama #NoBlaBlaDiBliBli inibukan sekadar mendorong transaksi, melainkan memastikan konsumen tetap merasaaman dan tenang hingga barang benar-benar diterima.
Blibli melalui tiket.com juga menghadirkan fitur 100 persenRefund dan Reschedule, perlindungan gangguan penerbangan, serta layanancustomer care 24 jam untuk memastikan perjalanan tetap terasa nyaman, bahkanketika rencana harus berubah.
Blibli sendiri terus memperluas pasar mereka di Indonesia.Hingga saat ini, e-commerce yang berfokus pada gadget hingga supermarketpremium ini sudah memiliki 236 toko elektronik konsumen, 58 gerai supermarketpremium Ranch Market, dan 38 experience center Dekoruma.