Belum Daftar PSE, Aplikasi Chatting ‘Zangi’ Diblokir Komdigi

Uzone.id— Pemerintah melaluiKementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) memutuskanuntuk mencabut akses situs dan aplikasi perpesanan Zangi di Indonesia padaSelasa, (21/10).
Dalam keterangan yang diterima Uzone.id, pemutusan aksesterhadap aplikasi dan situs Zangi milik Secret Phone ini dilakukan karena belummemenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik LingkupPrivat (PSE Privat).
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi,Alexander Sabar menyebut bahwa keputusan ini merupakan pelaksanaan dariPeraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentangPenyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.
Dalam PP tersebut, pemerintah mewajibkan setiap PSE Privatyang menyediakan layanan di Indonesia untuk terdaftar dan memiliki Tanda DaftarPenyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE).
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan regulasiyang berlaku untuk memastikan seluruh penyelenggara sistem elektronik mematuhiketentuan pendaftaran. Kepatuhan ini penting untuk menjamin perlindungan bagimasyarakat pengguna layanan digital di Indonesia,” jelas Sabar.
Zangi sendiri diketahui belum pernah melakukan pendaftaransebagai PSE Privat meskipun layanannya dapat diakses oleh masyarakat diIndonesia sampai saat ini.
Langkah pemutusan akses ini tidak hanya sebagai sanksiadministrasi saja namun juga menjadi langkah diambil untuk melindungikepentingan masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional.
“Pemutusan akses ini bukan tindakan pembatasan, tetapibentuk komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan guna melindungi tata keloladan keberlangsungan ruang digital agar tetap aman dan terpercaya bagi seluruhpengguna,” tambahnya.
Aplikasi Zangi sendiri beberapa waktu terakhir cukup menyitaperhatian masyarakat. Pasalnya, aplikasi ini menjadi jembatan penghubung tindakkejahatan pengedaran narkoba di dalam rumah tahanan Salemba yang melibatkanmantan public figure, Ammar Zoni.
Zangi sendiri atau Zangi Private Messenger merupakanaplikasi perpesanan instan yang mengedepankan privasi dan keamanan datapenggunanya.
Dikembangkan oleh perusahaan komunikasi pribadi yangberbasis di Silicon Valley, Zangi menawarkan fitur enkripsi tingkat militer dantidak menyimpan riwayat komunikasi atau data pribadi penggunanya di server.