Disuntik Mati di RI, Suzuki Smash Baru Malah Meluncur di Thailand

pada 2 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Suzuki Smash sudah disuntik mati di Indonesia, namun generasi terbarunya justru hadir untuk konsumen di Thailand. Motor bebek ini meluncur di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2026 yang mendapatkan beberapa fitur baru.

Di Thailand, motor bebek ini mendapatkan nama yang lebih segar yakni Suzuki Smash 115 Plus ABS sebagai varian tertingginya.

Dari segi tampilannya, Suzuki Smash 115 Plus ABS masih mempertahankan gaya sebuah motor bebek underbone yang cocok untuk komuter yang ramping dan lincah.

Generasi terbaru motor bebek yang satu ini memang tidak mendapatkan lekukan bodi yang terlalu tajam, namun grafis baru "Smash FI" membuat tampilannya jadi lebih segar dan terasa modern.



Uniknya, meskipun menggunakan bodi kecil dan mesin hanya 115 cc, Suzuki membekali rem cakram di roda depan dan belakang lengkap dengan teknologi Anti-lock Braking System (ABS) sebagai standar.

Di bagian panel instrumen, SuzukiS mash sudah meninggalkan jarum analog digantikan dengan multi information display dengan layar digital. Tampilannya cukup sederhana, hanya ada tampilan posisi transmisi, bahan bakar tersisa, waktu, dan odometer saja.

Sayangnya, Suzuki Smash sudah meredup dan menghilang dari situs resmi pabrikan karena kalah saing dengan tren motor matic yang sedang masif di Indonesia.





Berbeda dengan Thailand di mana pasar motor bebek masih cukup bergairah, tak heran Suzuki berani meluncurkan pembaruan generasi baru pada Smash 115.

Soal spesifikasinya, Suzuki Smash di Thailand ini punya profil yang sangat berasahabat bagi pengendara Asia, karena punya tinggi jok 760 mm, panjang hanya 1.910 mm, dan bobot yang enggak sampai 100 kg.

Mesinnya juga dinilai cukup bertenaga, dengan kubikasi 112,8 cc, 1-silinder, SOHC, berpendingin udara. Suzuki Smash mampu menghasilkan tenaga 9,25 hp pada 7.000 rpm dan torsi maksimum 9,10 Nm pada 6.500 rpm.




Soal harganya, Suzuki Smash di Thailand dijual dengan harga 59.900 baht, jika dikonversi maka harganya setara dengan Rp30,8 jutaan.

Perlu diketahui, Suzuki Smash di Indonesia resmi disuntik mati pada tahun 2021 silam. Keputusan ini diambil PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) lantaran pasar motor bebek yang terus menurun.

Meski sudah disuntik mati, PT SIS berkomitmen untuk tetap menyediakan suku cadang dan layanan servis untuk motor yang punya julukan "Si Gesit Irit" hingga 10 tahun ke depan sejak 2021.