Imbas Konten Animasi Bertema LGBT, Komdigi dan DPR RI Awasi Netflix

pada 9 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Konten LGBT ditayangan-tayangan animasi Netflix menjadi hal yang disorot saat ini, salahsatunya adalah Elon Musk yang terang-terangan mengajak 200 juta followers-nyauntuk membatalkan langganan.

Hal ini juga menjadi perhatian khusus bagi KementerianKomunikasi Digital dan DPR RI. Meski saat ini belum ada aduan yang diajukankepada Komdigi terkait konten-konten yang meresahkan, namun Komdigi tetapmelakukan pengawasan pada platform streaming tersebut.

“Ya, pastinya semua PSE kita awasi. Apalagi untuk anak,perlindungan anak kan kita upayakan untuk itu kan, ” kata Direktur JenderalPengawasan Digital Kemkomdigi Alexander Sabar, Kamis lalu, (04/10).




Ia melanjutkan, jika nantinya ada aduan mengenai konten diNetflix, maka pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada platform terkait.

“Yang seperti kita lakukan selama ini, kalau ada aduanmasuk, kita akan melihat, kita panggil untuk melakukan konfirmasi. Karenalayanan OTT (Over The Top) ini atau Video On Demand ini kan agak berbeda denganPSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) yang user-generated content itu, kan?”tambahnya.

Menjawab secara terpisah, DPR RI bahkan menyayangkan adanyakonten-konten bernuansa LGBT di animasi-animasi anak. Wakil Ketua Komisi 1 DPRRI, Sukamta pun meminta Komdigi untuk segera melakukan tindakan tegas.

“Kami sangat menyayangkan adanya tayangan Netflix dengankonten pro-LGBT dalam film animasi yang menjadi konsumsi anak-anak. Sayamendukung Komdigi untuk bertindak tegas, termasuk rencana Komdigi yang akanmemanggil Netflix,” kata Sukamta, dikutip Sabtu, (04/10).




Sukamta juga meminta Netflix agar tidak menayangkan serialatau tayangan tersebut ke Indonesia. Ia juga meminta bahwa setiap konten-kontendari luar negeri harus menyesuaikan dengan normal yang berlaku. 

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia harus bisa menekanNetflix untuk mencegah konten-konten sensitif seperti itu.

Sebelumnya, Elon Musk secara tiba-tiba mengajak 227 jutafollowers-nya di X untuk membatalkan langganan  Netflix secara bersamaan.Usut punya usut ajakan ini muncul setelah Musk bersama dengan akun-akun populerlainnya mengkritik Netflix soal serial animasi berjudul ‘Dead End: ParanormalPark’ dan penciptanya, Hamish Steele.

Berdasarkan postingannya, animasi ini dianggap mempromosikanideologi transgender atau LGBTQ kepada anak-anak di platform streamingtersebut. Tak hanya itu, animasi lain seperti Cocomelon Lane juga jadi sorotandalam aksi ini. Animasi ini disebut menampilkan anak laki-laki menggunakandress wanita dan menari bersama orang tuanya yang merupakan gay.