Ini Wujud Samsung Galaxy Z TriFold yang Langka dan Super Mahal

Uzone.id-Bukan lagi render 3D atau sekadar bocoran semata, tapi Samsung akhirnya pamerkan wujud smartphone lipat tiganya, yang konon bernama Galaxy Z TriFold. Ponsel canggih ini dipamerkan dalam sesi 'K-Tech Showcase', salah satu agenda awal di KTT APEC 2025 yang digelar di Korea Selatan.
Seperti Galaxy Ring di MWC 2024 atau Project Moohan di Galaxy Unpacked 2025 yang dipajang tanpa boleh disentuh oleh siapapun, perangkat lipat tiga ini juga disimpan Samsung di balik etalase kaca.
Samsung memang tidak membagikan detail apapun soal ponsel lipat tiganya. Seperti dikutip dari Chosun Media, perangkat ini memiliki layar utama seluas 10 inci saat dibuka sepenuhnya.
Kalau dalam keadaan terlipat sepenuhnya, ukurannya menyusut dengan layar eksternal sekitar 6,5 inci dengan rasio menyerupai smartphone Android pada umumnya.
Bocoran sebelumnya pun menyebut, smartphone ini akan ditenagai Snapdragon 8 Elite, mirip seperti Samsung Galaxy Z Fold7.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Samsung mengatakan bahwa perangkat ini akan memberikan pengalaman baru bagi pengguna. Samsung juga memastikan, ponsel lipat tiga tersebut akan meluncur di tahun ini.
"Samsung terus memajukan teknologi inovatif, termasuk faktor bentuk generasi berikutnya di era AI seluler, untuk memberikan pengalaman pengguna yang bermakna," kata perwakilan Samsung, dikutip dari Sammobile, Rabu (29/10).
"Pameran baru-baru ini mencerminkan upaya R&D yang sedang berlangsung, dan kami berencana untuk membawa perangkat generasi berikutnya ini ke pengguna dalam tahun ini," jelas mereka.
Kabarnya, Samsung Galaxy Z TriFold akan diumumkan resmi di KTT APEC 2025 yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 1 November mendatang. Sementara untuk penjualannya, ponsel ini sudah bisa didapatkan pada bulan depan.
Namun, jangan harap smartphone ini akan tersedia secara global. Samsung Galaxy Z TriFold mungkin hanya tersedia di beberapa negara saja, seperti Korea Selatan, China, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab.
Itupun dengan jumlah yang sangat terbatas, karena produksi awalnya saja hanya berkisar 50.000 hingga 200.000 unit. Belum lagi banderol harganya yang dipatok tinggi oleh Samsung, sekitar USD2.800 atau setara Rp45 jutaan.
Kalangan industri berspekulasi bahwa peluncuran ini memang tidak bertujuan untuk penjualan massal. Justru, ini adalah langkah Samsung untuk menyoroti kemampuan teknologi dan citra premium mereka, terutama di tengah melambatnya pertumbuhan pasar ponsel lipat.
"Ponsel lipat tiga Samsung merupakan langkah berani untuk mendefinisikan masa depan ponsel pintar. Jika berhasil merambah pasar, hal ini dapat meningkatkan posisi Samsung secara substansial di sektor teknologi seluler global," ujar seorang sumber industri yang dirahasiakan identitasnya, dikutip dari The Korea Herald pada Selasa (28/10),
"Mirip dengan Galaxy Ring, fokus tri-fold ini tampaknya lebih untuk memperkuat kepemimpinan teknologi dan membentuk persepsi konsumen," tambahnya.