Jurus Pembalap RI Aldi Bisa Podium dari Posisi 28 di World Supersport
.jpg)
Uzone.id- Aldi Satya Mahendra kembali membuat Indonesia bangga dengan meraih podium dua di World Supersport Australia 2026. Apa jurus dari pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia tersebut?
Meski terlihat biasa saja karena hanya podium dua, namun Aldi yang dijuluki 'El Dablek' menunjukkan performa luar biasa karena memulai balapan dari paling belakang alias posisi ke-28.
Pria yang pernah menjadi juara dunia World Supersport 300 ini berada di posisi buncit karena terjadi kesalahan teknis pada motornya pada sesi superpole.
Meski demikian, saat race 2 World Supersport Aldi tetap mempertahankan ban kering saat cuaca mulai rintik hujan yang membuat sejumlah pembalap masuk ke pit.
Aldi dan rekan satu timnya yaitu Albert Arenas tetap di lintasan hingga keduanya berhasil meraih posisi terdepan saat melintasi garis finish.
Aldi pun mengungkapkan rasa gembiranya setelah meraih podium dari race 2 World Supersport Australia 2026. Meskipun mulai dari garis paling belakang, namun dirinya tak pernah berhenti berjuang hingga bisa naik podium.
"Pemilihan ban slick race 2 adalah strategi tepat yang turut membantu saya meraih podium. Terima kasih Yamaha Racing Indonesia yang terus mendampingi saya, juga AS Racing Team dan keluarga saya yang memperkuat mental untuk battle di World Supersport," ucap Aldi dalam keterangan resmi.
"Hasil ini tentu saya persembahkan bagi Indonesia, sangat bangga Merah Putih berkibar di World Supersport. Saya tak menyangka, baru menjalani seri pertama di musim ke-2, langsung raih podium. Hasil ini mendorong saya buat berusaha merebut peluang juara race di musim 2026," lanjutnya.
World Supersport Australia 2026 merupakan seri pembuka ajang balap tersebut di musim ini. Saat ini Aldi menempati urutan ke-5 di klasemen sementara berkat hasil dari kedua balapan di seri tersebut yang meraih 23 poin.
Wahyu Rusmayadi selaku Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Mfg pun mengaku sangat bangga dengan prestasi yang berhasil dicetak oleh Aldi.
Menurutnya dari evaluasi musim perdananya di World Supersport di tahun 2025 kemarin, targetnya di musim ini Aldi bisa masuk 10 besar.
"Ternyata prestasi hebat ditunjukkan Aldi jauh melampaui target yang memberikan momen historis bagi Indonesia juga Yamaha Racing Indonesia. Selanjutnya kami harap dia akan melanjutkan tren positif ini terus mengumpulkan poin dari race-race berikutnya, dan bisa juara race di musim ini. Masih ada 11 putaran yang akan berlangsung di Eropa, Yamaha Racing Indonesia selalu mendukung dan mengevaluasi dari berbagai aspek agar tujuan dapat terwujud. Mohon dukungan, serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia," sebut Wahyu.
Di musim ini, Aldi bergabung dengan AS Racing Team asal Italia yang punya pengalaman lebih dari satu dekade berkompetisi di World Supersport dan World Superbike.
Aldi sendiri menjalani musim keduanya di kelas World Supersport setelah menjadi juara dunia World Supersport 300 di tahun 2024 lalu.
Rekan setimnya, Albert Arenas asal Spanyol, berhasil menjuarai race 2 setelah sebelumnya finis ke-4 di race 1. Rider asal Spanyol yang merupakan juara Moto3 tahun 2020 itu memimpin klasemen sementara mengoleksi 38 poin.