Manusia Kalah, Agen AI dan Bot Kuasai Trafik Internet di Seluruh Dunia

Uzone.id— Laporan terbaruyang dirilis oleh Cloudflare mengungkap bahwa trafik internet di seluruh duniaselama ini tidak dikuasai sepenuhnya oleh manusia.
Faktanya, trafik internet saat ini didominasi oleh bot danjuga agen-agen AI. Menurut laporan dari Cloudflare tersebut, hampir 60 persendari semua trafik internet di seluruh dunia dihasilkan oleh crawlertradisional, bot malware, dan juga Agen AI.
Gak cuma itu, Matthew menyebut kalau dominasi ini terjaditerlalu cepat dari prediksi mereka.
“Wah,ini terjadi lebih cepat dari yang sayaperkirakan,” kata CEO Cloudflare, Matthew Prince.
Ia memprediksi kalau peristiwa ini akan terjadi setidaknyasatu tahun ke depan, atau di akhir tahun 2027. Tapi, baru juga pertengahan2026,gaptrafik internet antara manusia dan bot AI ini malah semakintinggi, mencapai 10 persen.
“Awalnya prediksi kami, hal ini akan terjadi pada akhir2027, lalu pada awal 2027, tetapi lalu lintas yang dihasilkan bot ini tumbuhbegitu pesat sampai-sampai sekarang bot sudah melampaui jumlah lalu lintasmanusia di internet untuk pertama kalinya dalam sejarah,” katanya dikutip dariakun X miliknya, Senin, (08/06).
Sementara untuk harian, Cloudflare bahkan mencatat bahwadominasi bot dan agen AI ini bisa menyentuh angka 61 persen.
Selama tujuh hari terakhir, Cloudflare menyebutkan bahwasekitar 57,4 persen lalu lintas internet berasal dari bot, sepertisearchcrawlerdari browser seperti Google dan bot AI serta perusahaanlainnya.
Sementara sisanya, sekitar 42,5 persen lalu lintas internetbenar-benar berasal dari pengguna manusia dengan berbagai aktivitas mereka diinternet, daridoom-scrollinghingga bermain game.
Laporan dari Cloudflare juga merinci lalu lintas internetnegara-negara mana saja yang paling banyak dikuasai oleh bot.
Pulau Gibraltar menempati peringkat pertama dalam hal lalulintas bot dengan angka yang sangat tinggi, yaitu 92,1 persen. Ini artinya,hanya 7,9 persen trafik internet disana disebabkan oleh aktivitas manusia.
Singapura berada di peringkat kedua dengan 76,3 persen,disusul oleh Iran dengan 76,2 persen, kemudian ada juga Irlandia dengan 72,8persen, dan Belanda dengan 68,8 persen.