Mulai 1 Juli, Grab Terapkan Potongan 8 Persen bagi Driver GrabBike

Uzone.id– Grab Indonesiaresmi menerapkan potongan tarif 8 persen untuk layanan roda dua atau GrabBikemulai 1 Juli 2026 mendatang. Ini artinya, mitra driver GrabBike tidak akan lagimendapat potongan 20 persen untuk setiap perjalanan yang mereka ambil.
Dalam keterangan resmi yang dibagikan Selasa, (23/06),penerapan ini menjadi bentuk kepatuhan Grab Indonesia terhadap arahan PrabowoSubianto yang sudah lebih dulu menandatangani Perpres Ojek Online.
“Grab Indonesia berkomitmen untuk mengimplementasikankebijakan ini dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara perlindungan bagiMitra Pengemudi, keterjangkauan layanan bagi konsumen, serta keberlanjutanekosistem transportasi ojek online di Indonesia,” kata Neneng Goenadi, CEO GrabIndonesia dalam keterangan tertulis yang diterima Uzone.id.
Dengan diberlakukannya skema potongan tarif hanya 8 persen,Neneng mengatakan bahwa Grab akan melakukan beberapa penyesuaian.
“Grab Indonesia perlu menegaskan bahwa implementasikebijakan ini tidak mudah, sehingga akan dilakukan penyesuaian-penyesuaiandengan penuh pertimbangan,” katanya.
Tidak disebutkan apakah penyesuaian ini juga termasukmengatur ulang tarif bagi pelanggan atau tidak namun pihak Grab mengatakankalau penyesuaian dilakukan untuk memastikan layanan tetap terjangkau bagimasyarakat, keberlanjutan ekosistem, serta peluang pendapatan Mitra Pengemuditetap terjaga.
“Komitmen untuk menjaga keseimbangan tersebut sejalan denganperjalanan Grab yang selama lebih dari satu dekade telah menjadi bagian darikeseharian jutaan masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Neneng mengatakan kalau penerapan skema ini sejalan dengansemangat ekonomi kerakyatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital agarmemberikan manfaat yang lebih luas dan nyata bagi masyarakat.
Hingga saat ini, Grab sendiri berkontribusi terhadap sekitar50 persen industri ride-hailing dan pengantaran online, dimana mereka jugamenciptakan kurang lebih 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM.
“Ke depan, Grab akan senantiasa memperkuat komitmennya untukIndonesia dan terus berkontribusi dalam membangun layanan transportasi onlinenasional yang inklusif, andal, serta bermanfaat bagi masyarakat luas,”tambahnya.
Dengan skema potongan tarif 8 persen ini, para driver ojekonline bisa mendapatkan pendapatan 92 persen per satu kali perjalanan.