Ratusan Karyawan Meta Kembali Kena PHK, Gara-gara AI Lagi?

Uzone.id— Setelah mengumumkanakan memangkas ribuan karyawan di tahun ini, Meta mulai merumahkan ratusankaryawan mereka pada akhir Mei 2026 nanti.
Sebanyak 200 karyawan di wilayah Silicon Valley kabarnyaakan dirumahkan oleh Meta, dimana mereka berasal dari berbagai divisi, mulaidari divisi perekrutan, sales, operasional, dan divisi Reality Labs.
Pemangkasan ini disebut sebagai bagian dari organisasibesar-besaran yang sedang dilakukan oleh perusahaan. Perwakilan Meta jugamenyebut bahwa pihaknya akan membantu para karyawan yang terdampak untukmendapat peluang lain.
“Tim-tim di seluruh Meta secara rutin melakukanrestrukturisasi atau menerapkan perubahan untuk memastikan mereka berada dalamposisi terbaik guna mencapai tujuannya. Perusahaan juga akan berupaya mencaripeluang lain bagi karyawan yang posisinya mungkin terdampak,” kata perwakilanMeta, dikutip dariNBC News.
Masih sama seperti alasan-alasan dari raksasa teknologilainnya, pemangkasan Meta ini juga masih berkaitan dengan ambisi mereka dalamhal AI. Mark Zuckerberg memang sedang gencar meningkatkan investasiperusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI).
Agar ambisi tersebut tercapai, Meta akhirnya harusmengorbankan karyawan mereka dan memindahkan dana perusahaan ke AI.
Sebelumnya, Meta sendiri telah mengumumkan rencanapemangkasan besar-besaran di unit augmented reality dan virtual reality-nyapada awal tahun ini. Di Januari 2026 kemarin, perusahaan sudah memberhentikanlebih dari 1.000 karyawan, atau sekitar 10 persen dari total posisi di RealityLabs.
Beberapa karyawan yang terdampak ditawari mutasi internaldan beberapa posisi lainnya mengharuskan relokasi ke tempat lainnya.
Selain pemangkasan yang tengah berlangsung, Meta jugadilaporkan tengah mempertimbangkan pemangkasan karyawan besar-besaran dilingkungan perusahaan tahun ini. Gak tanggung-tanggung, jumlah karyawan yangkabarnya akan terdampak mencapai 20 persen dari keseluruhan karyawan saat ini.
Berdasarkan data yang dibagikan oleh PhoneArena, Metamemiliki kurang lebih 79 ribu karyawan per akhir 2025 lalu. Jika ditotalkan,karyawan yang kemungkinan terdampak bisa mencapai 15.800 orang.
Angka ini akan memecahkan rekor PHK massal paling besar yangdilakukan Meta sepanjang perusahaan berdiri, setelah tahun 2022 lalu merekamemutuskan memangkas 16 persen karyawannya atau 11 ribu karyawan.