Sempat Dipamerkan di RI, Suzuki DR-Z4SM Malah Rilis Duluan di Malaysia

pada 2 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Suzuki pernah pamer motor petualang DR-Z4SM di Indonesia pada ajang IIMS 2026 kemarin. Tapi alih-alih meluncur di Tanah Air, tetangga kita Malaysia malah kebagian duluan.

Dari segi harga, Suzuki DR-Z4SM di Malaysia terbilang cukup tinggi yakni dibanderol RM39.888 atau setara Rp171 jutaan. Bahkan, harga tersebut hanya untuk 50 pembeli pertama loh.

Terdapat dua varian, yakni Suzuki DR-Z4S dan DR-Z4SM dengan pembaruan yang cukup signifikan kalau dibandingkan dengan versi terdahulunya yang eksis di tahun 2000-an.

Kini, DR-Z4S dan DR-Z4SM ditenagai mesin 1-silinder, 398 cc, 4-tak, DOHC dengan sistem injeksi. Mesin ini sanggup memuntahkan tenaga sebesar 38 dk dan torsi puncak 37 Nm dengan emisi Euro5+.



Meskipun mesinnya baru, khas DR-Z lama tetap dipertahankan, termasuk penggunaan transmisi manual 5-percepatan.

Buat dukung performanya, transmisi Suzuki DR-Z4S dan DR-Z4SM sudah dipadukan sama fitur keren Suzuki Clutch Assist System (SCAS) atau yang kita kenal sebagai assist & slipper clutch.

Masuk ke urusan teknologi, Suzuki DR-Z4S dan DR-Z4SM dibekali ride-by-wire yang kasih kita tiga mode berkendara yakni A, B, dan C.

Selain itu, ada juga traction control yang punya tiga pengaturan, bahkan termasuk mode khusus buat jalanan tanah atau gravel.





Biar makin aman di segala medan, sistem pengereman juga sudah ABS dual-channel yang bisa diatur. Penggunanya bisa memilih untuk mematikan fungsi ABS di roda belakang aja, atau sekalian dimatikan sepenuhnya.

Buat perbedaan antara Suzuki DR-Z4S dan DR-Z4SM terdapat pada bagian kaki-kakinya. Pada DR-Z4S pakai pelek 21 inci di depan dan 18 inci di belakang.

Varian DR-Z4S juga punya travel suspensi yang lebih panjang untuk menunjang kemampuan berkendara di jalan tanpa aspal.

Nah kalau Suzuki DR-Z4SM adalah varian Supermotor yang mengandalkan dua pelek dengan ukuran yang sama di depan dan belakang, yaitu 17 inci.



Untuk peredam kejutnya, keduanya sama-sama pakai fork upside down (USD) dari KYB di depan dan monoshock di belakang, lengkap dengan pengaturan kompresi dan rebound.

Fitur pendukung lainnya juga lumayan lengkap, seperti lampu LED, panel instrumen digital LCD, dan tangki bensin 8,7 liter. Bobotnya juga tergolong ringan, DR-Z4S 151 kg dan DR-Z4SM 154 kg.

Kalau di Indonesia sendiri, Suzuki sejauh ini masih tes pasar saja, apakah ada yang berminat untuk meminangnya dengan melakukan survey terhadap pengunjung IIMS 2026 kemarin.

Kira-kira dengan harga dan spesifikasi yang ditawarkan, apakah cocok untuk pecinta petualang di Indonesia?