Setelah Indonesia, TikTok Korbankan 300 Karyawan di Eropa

pada dalam 2 jam - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Pemangkasan massal tidak hanya menimpa karyawan TikTok-Tokopedia diIndonesia. TikTok dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memangkas sekitar300 karyawan mereka di Eropa, tepatnya di Dublin, Irlandia.

Melansir dari Bloomberg,Kamis, (02/07), induk TikTok, ByteDance, akan mengorbankan tim layanan data AIdan juga operasional mereka di negara tersebut dan akan menggabungkan beberapapusat-pusat regional.

Menurut juru bicara TikTokmengatakan kalau pemangkasan ini mencakup penawaran posisi lain untuk beberapakaryawan dan secara keseluruhan jumlah karyawan yang akan dikurangi mencapaisekitar 300 orang.




“Kami sedang menjajakireorganisasi untuk memperkuat model operasional global kami dalam halkepercayaan dan keamanan, termasuk usulan untuk mengembangkan cara kerja kamiguna memastikan tim tetap berkembang dan gesit,” kata juru bicara tersebutdalam sebuah pernyataan.

Pemangkasankaryawan di Eropa ini menjadi rutinitas perusahaan setiap tahun. Tahun lalu,TikTok juga pernah melakukan pemangkasan dengan jumlah serupa di Eropa atausekitar 10 persen.

Dublinsendiri adalah pusat perusahaan utama di Eropa dan terus mengalami pemangkasantenaga kerja dalam beberapa tahun terakhir.




Takhanya TikTok saja, perusahaan lainnya seperti Meta dan juga Amazon juga sudahlebih dulu memangkas karyawan mereka di Dublin untuk memprioritaskan investasidi bidang kecerdasan buatan.

TikToksendiri sudah lebih dulu mengkonfirmasi pemangkasan karyawan di Indonesia,dimana karyawan Tokopedia yang kini sudah berada di bawah naungan perusahaanasal China tersebut dirumahkan dengan alasan restrukturisasi.