Soal Nama BAIC T1 dan Jetour T1 Sama, Bisa Jadi Masalah?

pada 1 jam lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- BAIC baru saja meluncurkan mobil listrik perdananya bernama T1. Jika kalian ingat, Jetour juga pernah meluncurkan mobil SUV boksi dengan nama yang sama yakni T1. Akankah menjadi masalah?

Dhani Yahya selaku COO PT JIO Distribusi Indonesia mengatakan pihaknya melihat HAKI dari sisi merek otomotif. Menurutnya jika sebuah produk memiliki nama yang terdiri dari alphabet dan angka, tidak bisa dimiliki suatu merek tertentu.

"Nomenklatur untuk tipe, di dunia otomotif terutama yang alphabet seperti "A,B,C" kemudian diikuti angka. Kemudian dari sisi angka "1,2,3,4,5" dan seterusnya, ini tidak bisa didaftarkan secara akuisisi kalau itu punya kita," ujar Dhani di Tangerang, Kamis (9/7).



Menurut Dhani, yang bisa diakuisisi hanya dari segi merek saja. Jika merek sudah lebih dahulu didaftarkan, kemudian ada yang menggunakan, maka bisa digugat.

"Jadi cuma brand-nya saja yang memang bisa menjadi dispute kalau misalnya BAIC sudah dipakai atau sudah didaftarkan ke HAKI sebagai hak intelektual," jelasnya.





"Tapi untuk tipe, mungkina da yang menggunakan T1 yang sama atau T5," lanjut Dhani.

Dhani juga mengatakan, nomenklatur tipe alphabet dan angka tidak bisa diakui menjadi indentitas sebuah merek. Pada kasus ini, tidak ada siapa yang lebih dahulu menggunakan dan siapa yang punya.



"Mungkin ada beberapa conth, yang pernah kita lihat bahwa ada M6. Kalau disebutkan M6, dikepala kita  ada brand yang satu (BMW) dan brand yang satu (BYD). Mudah-mudahan itu tidak menjadi isu, untuk konsumen juga menjadi terbiasa nantinya," pungkas Dhani.

Perlu diketahui, belum lama ini, Jetour meluncurkan sebuah SUV boksi berpenggerak bensin dan PHEV dengan nama T1 tepatnya di 3 Juni 2026. Bedanya pada versi PHEV mendapatkan imbuhan i-DM.

Sementara BAIC T1, adalah sebuah hatchback listrik yang baru diluncurkan pada 9 Juli 2026 ini.