Viral QR Menu Restoran Bisa Bobol Rekening, Ini Faktanya

pada dalam 4 jam - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Modus penipuanonline menggunakan kode QR seperti QRIS semakin marak menargetkan masyarakatdengan berbagai teknik. Tapi, baru-baru ini masyarakat dibikin resah karenasebuah unggahan di X soal modus kode QR.

Dalam unggahan akun @Boediantar4, sebuah modus barumenampilkan bahwa scan QR menu saat di restoran bisa menyebabkan saldo rekeningkorban ludes.

“Kalau kalian scan QR code di meja restoran ini, rekeningbank bakal langsung nol. Soalnya, malam sebelumnya ada yang tempel stiker QRpalsu dan karyawan restoran itu sendiri ternyata seorang peretas,” katanyadalam video tersebut.

Ia menjelaskan bahwa link yang ada dalam QR tersebut akanmenampilkan sebuah situs yang didesain mirip dengan website pesan makanan.Selanjutnya, calon korban akan diminta untuk memesan makanan dan melakukanpembayaran.

“Lalu langsung dialihkan ke halaman login bank untuk menulisusername dan PIN,” tambahnya.

Selanjutnya, karyawan yang merupakan peretas tersebut akanmenjelaskan kalau sistem pemesanan di restoran tersebut memang menggunakan databank.




“Waktu kalian tanya karena ragu, dia bilang emang carapesannya begitu. Tapi data ini dikirim ke server si karyawan, dan dia bayarinbelinya pake uang sendiri di belakang,” jelasnya.

Setelah data bank masuk, peretas kemudian akan menunggukurang lebih 3 bulan untuk kemudian beraksi dan menguras isi rekening korban.

Bagaimana kata pengamat siber?

Menanggapi modus penipuan seperti ini, Alfons Tanujayaselaku pengamat siber dari Vaksincom mengatakan bahwa informasi yangdisampaikan bisa saja menyebabkan ketakutan di tengah masyarakat.

“Video yang lagi viral bikin orang takut scan QR menu direstoran, seolah-olah rekening bisa langsung terkuras. Niatnya baik biar oranghati-hati, tapi caranya keliru dan cenderung menakut-nakuti,” kata dalamketerangan yang diterima Uzone.id.






Ia menuturkan bahwa bahaya modus ini bukan terletak pada QRmelainkan pada kebiasaan dalam memasukkan username/PIN/OTP bank di halaman yangtidak dikenal. 

“Menu restoran tidak pernah butuh login bank kamu. Kalaudiminta, itu phishing, tutup saja,” sarannya.

Alfons menekankan bahwa saldo rekening tidak akan semudahitu terkuras karena transaksi bank membutuhkan OTP (SMS/email), terdapat limitdan mobile banking biasanya membutuhkan 2FA atau biometrik untuk masuk.

Jika ditemukan kode QR khususnya di restoran atau ditempat-tempat pembelian barang yang meminta kalian untuk memasukkan datakredensial, maka sudah pasti kode tersebut berisi umpan penipuan.