icon-category Digilife

'Angkat Tangan' Juga Twitter, Akhirnya Uji Coba Fitur 'Edit Tweet'

  • 04 Sep 2022 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id – Twitter kembali mengumumkan fitur terbaru mereka. Kali ini, fitur yang dihadirkan adalah fitur yang ditunggu-tunggu banyak penggunanya, yaitu 'Edit Tweet'.

    Twitter sadar akan keluhan penggunanya selama ini yang tidak bisa mengedit unggahan mereka. Seperti yang kita tahu, akses edit ini menjadi fitur yang paling banyak diminta saat ini. 

    Dan setelah sekian lama, akhirnya Twitter memberi angin segar lewat kabar peresmian fitur 'Edit Tweet' tersebut yang disampaikan langsung di laman resmi mereka pada Jumat (2/9/2022).

    Twitter menjelaskan bahwa fitur Edit Tweet ini memungkinkan pengguna untuk mengedit cuitan mereka meski sudah diunggah. Namun, Twitter membatasi durasi pengeditan, yakni selama 30 menit. 

    Pembatasan durasi edit ini dilakukan bukan tanpa tujuan. Batas waktu dan riwayat versi memainkan peran yang penting. 

    "Fitur Edit Tweet dapat digunakan oleh pengguna unuk mengubah cuitan setelah diunggah. Fitur ini dapat dipakai untuk memperbaiki typo, hashtag yang kelupaan, dan hal-hal lain dalam waktu cepat," tulis pihak Twitter.

    Perusahaan melanjutkan, "dalam uji coba ini, twit bisa di-edit beberapa kali dalam waktu 30 menit setelah diunggah. Twit yang sudah pernah diedit akan muncul dengan ikon, stempel waktu, dan label jadi semuanya jelas bagi siapapun yang melihatnya bahwa twit aslinya sudah dimodifikasi."

    Rencananya, jika pengguna Twitter mengklik label tersebut, nantinya akan diperlihatkan 'Edit History' alias riwayat edit cuitan, termasuk twit versi sebelumnya.

    Twitter Blue 

    Sesuai dengan isi pernyataan, fitur ini masih dilakukan uji coba ke tim internal perusahaan.

    Perusahaan asal Amerika Serikat ini juga menegaskan peluncuran fitur Edit Tweet untuk sementara hanya ditujukan bagi pengguna Twitter Blue saja.

    Twitter Blue merupakan layanan berbayar dari Twitter yang menyediakan beberapa fitur eksklusif yang tidak bisa didapatkan oleh pengguna gratis pada umumnya.

    Dikutip dari Techcrunch, saat ini Twitter Blue hanya tersedia di Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. 

    Uji coba internal ini dapat membantu perusahaan memahami bagaimana hal itu memengaruhi cara orang menggunakan Twitter. 

    Baca juga: Waduh Harga Langganan Twitter Blue Naik

    “Serta merencanakan dan mengantisipasi apa yang mungkin terjadi jika kami menghadirkannya kepada semua orang,” ujar juru bicara Stephanie Cortez.

    Uji coba fitur “Edit Tweet” ini sebenarnya sudah dilakukan sejak awal April tahun lalu, sehari setelah CEO Tesla, Elon Musk melakukan polling kepada para pengikutnya tentang apakah mereka menginginkan tombol edit.

    Dan sekitar tiga perempat dari 4,4 juta responden menjawab Ya.

    Selama ini, pengguna Twitter Blue baru bisa memakai fitur 'Undo Tweet' yang mengambil konsep ‘edit tweet’ ke dalam bentuk yang berbeda.

    Alih-alih memberikan langsung fitur edit, fitur Undo Tweet memberikan 'waktu berpikir bagi pengguna setelah membuat cuitan. Setelah mengunggah cuitan ke Twitter, pengguna mendapat timer dimana kalian bisa membatalkan twit apabila ada typo, atau berubah pikiran.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini