Home
/
Digilife

Apa itu Deepfake MyHeritage yang Lagi Viral, Ubah Foto Orang Mati Jadi Hidup

Apa itu Deepfake MyHeritage yang Lagi Viral, Ubah Foto Orang Mati Jadi Hidup
Tomy Tresnady08 March 2021
Bagikan :

Uzone.id - Deep Nostalgia diluncurkan pada akhir Februari dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sebagai "deep learning" untuk menganimasikan wajah orang dalam foto.

Hasilnya dikenal sebagai "deepfakes" - sebuah teknologi yang telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Deep Nostaliga menghidupkan wajah orang lewat animasi, memberi mereka ekspresi yang berubah-ubah dan membuat mereka tampak melihat sekeliling dan berkedip.

Namun, terkadang, hasilnya tidak merata jika teknologi ini berjuang untuk mengisi "celah" dalam hal yapa yang bisa dikumpulkannya dari gambar asli yang dipakai.

BACA JUGA: Teknologi Bisa Bikin Foto Orang Mati Jadi Hidup, Mirip Film Harry Potter

Bagaimana menggunakan aplikasi ini?

Untuk menggunakan aplikasi ini, kamu harus mengunduhnya lewat Play Store atau App Store. Kamu juga bisa masuk ke situs web MyHeritage, kemudian mendaftar untuk mendapatkan akun gratis.

Kamu kemudian bisa unggah foto pilihan kamu ke aplikasi yang akan membuatnya bergerak. Kualitas hasil foto akan tergantung pada kualitas foto sebenarnya.

Apa implikasi yang lebih luas dari teknologi ini?

Banyak pengguna internet menyebut teknologi baru ini "menyeramkan", mengingat teknologi ini digunakan pada foto orang yang sudah lama meninggal.

Deep Nostalgia sendiri dibuat sebagai alat yang menyenangkan bagi orang-orang untuk menghidupkan foto keluarga lama. Banyak ahli menjadi pribatin dengan peningkatan kecanggihan teknologi deepfake, yang dengan cepat menjadi lebih realistis.

Dulunya merupakan hak prerogatif pakar animasi, namun teknologi deepface sekarang lebih mudah diakses publik lewat MyHeritage atau bahkan Snapchat.

Deepfake bisa dipakai untuk menyebarkan informasi yang salah. Aktor jahat bisa memakai teknologi ini untuk membuat politisi atau orang lainnya tampak mengatakan atau melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak mereka lakukan.

"Beberapa orang menyukai fitur Deep Nostalgia dan menganggapnya ajaib, semenetara yang lain menganggapnya menyeramkan dan tidak menyukainya," kata MyHeritage menanggapi teknologinya, seperti dilansir Uzone.id dari Edinburgh News.

"Memang, hasilnya bisa jadi kontroversial dan sulit untuk tetap acuh tak acuh pada teknologi ini. Fitur ini ditujukan untuk penggunaan nostalgia, yaitu menghidupkan kembali leluhur tercinta. Video driver kami tidak menyertakan ucapan untuk mencegah penyalahgunaan, seperti pembuatan video palsu yang mendalam dari orang yang masih hidup."

VIDEO Kominfo Mau Blokir Sosmed di Indonesia Gara-Gara Aturan Ini

populerRelated Article