icon-category Digilife

Aplikasi Mirip Twitch 'Facebook Gaming' Bakal Disuntik Mati

  • 01 Sep 2022 WIB
  • Bagikan :
    Foto: Facebook Gaming (Sumber: TechCrunch)

    Uzone.id - Meta kembali merombak aplikasi Facebook beserta layanan-layanannya, setelah menghapus fitur ‘belanja’ dari platform, Meta kini akan menyuntik mati aplikasi Facebook Gaming.

    Facebook Gaming sendiri merupakan aplikasi terpisah dari Facebook yang mirip dengan Twitch, aplikasi ini hadir khusus untuk pecinta game untuk bermain game sembari melakukan streaming.

    Aplikasi Facebook Gaming di Play Store

     

    Kabar ini sudah disebarkan oleh Facebook lewat konsultan media sosial Matt Navarra. Dalam pengumuman tersebut, aplikasi Facebook Gaming akan resmi dimatikan pada 28 Oktober 2022 mendatang baik untuk iOS maupun Android.

    Sembari menunggu tenggat waktu yang telah ditentukan, Meta memberi kesempatan pada pengguna untuk mengunduh data mereka dari aplikasi. Tapi tak perlu khawatir, Facebook Gaming takkan hilang sepenuhnya, kok.

    Baca juga: Selamat Datang Platform Meta, Begini Cara Bikin Akunnya

    Facebook mengatakan kalau aplikasi Gaming ini akan pindah ke dalam aplikasi, jadi pengguna hanya perlu membuka tab Gaming di aplikasi Facebook utama untuk menonton streaming kesukaan mereka.

    Kehadiran Facebook Gaming ini tak berlangsung lama dan hanya bertahan 2 tahun saja. Aplikasi ini dirilis tahun 2020 untuk menyaingi Twitch dan YouTube. Namun ekspektasi ini sepertinya tak bisa lagi dijangkau oleh perusahaan.

    Belum diketahui pasti mengapa aplikasi ini disuntik mati, namun selama 2 tahun berjalan aplikasi ini hanya diunduh sekitar 10 juta di Play Store. Cukup tertinggal dari pesaingnya Twitch yang sudah diunduh 100 juta lebih.

    Baca juga: Diejek Mirip Teletubbies, Zuckerberg Janji Permak Avatar Metaversenya

    Selain itu, Facebook Gaming yang terus berada dibawah bayang-bayang Twitch ini disebut berisi banyak spam dan konten bajakan yang menyamar sebagai konten streaming game.

    Dilansir dari Engadget, Rabu (31/08), keputusan ini bisa jadi salah satu cara perusahaan untuk memotong pengeluaran mereka dengan tujuan mengatasi ‘penurunan terburuk dalam sejarah baru-baru ini’.

     

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini