Home
/
Gadget

Bahaya Tinggalkan Powerbank di Mobil, Bisa Picu Kebakaran

Meninggalkan powerbank di dalam mobil sangat berbahaya karena suhu panas ekstrem dapat memicu kerusakan baterai lithium-ion hingga menyebabkan kebakaran.

Bahaya Tinggalkan Powerbank di Mobil, Bisa Picu Kebakaran

Ilustrasi powerbank terbakar (Foto: AI generated-content)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Meninggalkan powerbank di dalam kabin mobil yang panas sangat berbahaya dan berisiko memicu kebakaran.
  • Baterai lithium-ion tetap menyimpan energi dan sangat sensitif terhadap paparan suhu panas ekstrem.
  • Kondisi bodi powerbank yang menggelembung merupakan tanda kerusakan baterai yang tidak boleh digunakan lagi.
  • Jika powerbank mengeluarkan asap atau terbakar, segera menjauh dan hubungi petugas pemadam kebakaran.

Uzone.id - Powerbank biasanya dibawa buat jaga-jaga kalau baterai HP habis di perjalanan. Cuma, jangan sampai meninggalkan powerbank di mobil saat kalian turun buat belanja atau melakukan kegiatan lainnya.

Beberapa waktu lalu, salah seorang pengguna Threads dengan akun @dedysaputra812 memperlihatkan sebagian interior mobil yang terbakar. Ia mengatakan, mobil milik adik ayahnya sedang disewa, namun orang yang menyewanya justru meninggalkan powerbank di kabin saat pergi belanja.

Beruntung api tidak menghanguskan seluruh kendaraan. Belum ada keterangan lanjutan juga penyebab pasti dari kebakaran tersebut, sehingga keterkaitannya dengan powerbank masih berupa dugaan.

“Sedikit cerita. Jadi, tadi siang mobil adeknya ayahku di sewa orang, si abang abang di video ini lagi belanja tiba tiba kaget sampe geter kedengeran dari suaranya liat mobil kebakar sebagian,” tulisnya.

“Ternyata dia pas pergi belanja ninggal power bank di mobil, alhamdulillah nya cuman yang keliatan di videonya aja kebakar, apinya mati sendiri. tetap berhati hati guys, selalu dalam lindungan Allah,” jelas @dedysaputra812.

Meninggalkan powerbank di mobil, terutama di tempat panas, memang bukan kebiasaan yang baik—justru berbahaya. Bahkan, produsen aksesori Anker secara khusus memasukkan kabin mobil yang diparkir sebagai tempat yang perlu dihindari dalam panduan keselamatan powerbank-nya.

Tidak dipakai, baterainya tetap menyimpan daya


Kabel boleh saja sudah dicabut dari perangkat yang diisi dayanya, tapi energi di dalam baterai powerbank tetap ada. Jadi, tidak sedang dicas atau dipakai mengisi HP bukan berarti powerbank bisa ditaruh sembarangan.

Baterai lithium-ion di dalamnya bisa bermasalah ketika terkena panas berlebih. Mengutip Fire and Rescue NSW Australia, paparan suhu ekstrem merupakan salah satu pemicu kebakaran baterai, selain kerusakan akibat benturan, tekanan, korsleting, sampai cacat produksi.

Makanya, tempat penyimpanan pun perlu diperhatikan. Dalam panduannya, Anker mencantumkan suhu penggunaan dan penyimpanan antara 0–35 derajat Celsius, serta meminta pengguna menjauhkan powerbank dari sinar matahari langsung.

Rentang tersebut bukan patokan untuk semua powerbank. Masing-masing produk punya ketentuan yang perlu dicek pada petunjuk penggunaannya. Namun intinya sama, jangan menyimpan perangkat di tempat yang panas.

Kalau baterai mengalami kegagalan, kondisinya bisa berkembang menjadi thermal runaway, atau reaksi berantai yang membuat suhu baterai naik secara tidak terkendali. Dampaknya bisa berupa sel baterai pecah, keluar gas yang mudah terbakar, hingga muncul api yang sulit dipadamkan.

Tapi, sebagai catatan, jangan langsung menyimpulkan kalau setiap powerbank yang terasa hangat bakal terbakar. Yang perlu diwaspadai adalah panas tidak wajar, apalagi kalau sudah disertai perubahan bentuk, bau, atau suara dari perangkat.

Sudah kembung, jangan dipakai lagi

Coba perhatikan kondisi powerbank yang kalian gunakan. Apakah bodinya masih rapat, atau mulai menggembung sampai sambungan casing-nya terbuka?

Bodi menggelembung merupakan salah satu tanda baterai bermasalah. Fire and Rescue NSW juga menyebut perubahan warna, kebocoran, bau menyengat, panas berlebih, serta suara mendesis sebagai tanda bahaya.

Kalau sudah begitu, jangan dipaksakan tetap dipakai cuma karena masih bisa mengisi baterai HP. Hentikan penggunaan, jangan dicas lagi, dan jangan mencoba menekan bodinya supaya kembali rata.

Anker pun melarang pengguna membongkar atau memodifikasi powerbank sendiri. Kalau ada masalah, hubungi layanan purna jual untuk menanganinya.

Sementara untuk mengurangi risiko powerbank terbakar atau meledak, jangan menyimpannya di dalam mobil. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta hindari tertindih barang berat atau tercampur dengan kunci dan benda logam.

Saat digunakan atau dicas, jangan tutupi perangkat dengan bantal maupun barang lain yang menahan panas. Pilih tempat dengan sirkulasi udara yang baik, serta gunakan kabel dan charger yang sesuai spesifikasinya.

Lalu, bagaimana seandainya sudah keluar asap?

Jangan sibuk menyelamatkan powerbank-nya. Jauhkan diri dan orang di sekitar dari perangkat, jangan sampai menghirup asap yang keluar, lalu hubungi pemadam kebakaran setempat. Jangan pula memegang atau membawa perangkat yang sedang terbakar.

Ini juga berlaku ketika apinya terlihat sudah padam. Menurut Fire and Rescue NSW, baterai masih bisa menyala kembali bila belum cukup dingin. Jadi, jangan buru-buru mengambilnya hanya karena asapnya sudah tidak terlihat.

FAQ Artikel

Apakah boleh meninggalkan powerbank di dalam mobil?

Tidak boleh. Meninggalkan powerbank di dalam mobil, terutama saat cuaca panas, sangat berbahaya karena paparan suhu ekstrem dapat memicu kerusakan baterai hingga kebakaran.

Berapa suhu aman untuk menyimpan powerbank?

Suhu penyimpanan yang aman umumnya berkisar antara 0 hingga 35 derajat Celsius, serta harus dihindarkan dari paparan sinar matahari langsung.

Apa saja tanda-tanda powerbank yang sudah rusak?

Tanda-tandanya meliputi bodi yang menggembung, perubahan warna, kebocoran, bau menyengat, panas berlebih yang tidak wajar, serta suara mendesis.

Apa yang harus dilakukan jika powerbank mengeluarkan asap?

Segera menjauhkan diri dan orang sekitar dari perangkat, hindari menghirup asap yang keluar, serta segera hubungi pemadam kebakaran setempat.

Muhammad Faisal Hadi Putra

Muhammad Faisal Hadi Putra

Jurnalis

Suka ngulik teknologi, gadget, dan game. Buat saya, yang menarik bukan cuma spesifikasi dan fitur, tapi juga pengalaman saat mencobanya langsung.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article