Home
/
Automotive

Bahlil Akui Antrean BBM di Bali Belum Pulih, Tapi Mulai Terurai

Pemerintah dan Pertamina berhasil mengatasi antrean BBM di Bali akibat keterlambatan kapal, melalui distribusi cepat dan SPBU 24 jam.

Bahlil Akui Antrean BBM di Bali Belum Pulih, Tapi Mulai Terurai

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Antrean BBM di Bali mulai terurai berkat respons cepat pemerintah dan Pertamina dalam menggenjot distribusi.
  • Langkah pemulihan meliputi pengoperasian SPBU 24 jam nonstop dan pengerahan personel bantuan di SPBU.
  • Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga terjun langsung ke lapangan untuk mempercepat penyaluran BBM.
  • Penyebab utama antrean adalah keterlambatan kapal pengangkut BBM karena kendala teknis saat berlabuh/penjangkaran.

Uzone.id - Langkah cepat pemerintah dan Pertamina menggenjot distribusi BBM mulai membuahkan hasil. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku saat ini kondisi antrean mulai terurai, meskipun belum sepenuhnya pulih.hkan hasil.

Bahlil menyampaikan perkembangan terbaru terkait pasokan BBM di Bali. Meski situasi belum 100 persen normal, ia memastikan penanganan di lapangan terus dipercepat.

Bahlil bahkan mengakui antrean BBM di Bali memang belum pulih total, tetapi kondisinya sudah mulai terurai. Ia pun menginstruksikan Pertamina untuk memaksimalkan pelayanan SPBU, salah satunya dengan mengoperasikan sejumlah titik selama 24 jam nonstop.

“Sekarang mulai terurai,” ujar Bahlil singkat, dikutip dari Antara.



Agar distribusi BBM kembali lancar dan warga tak perlu antre berjam-jam lagi, Bahlil terus berkoordinasi intensif dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

Penanganan dilakukan secara bertahap mengingat tingkat pemulihan belum merata di seluruh wilayah Bali.

“Memang secara sepenuhnya belum ter-cover secara totalitas, tetapi perlahan-lahan sudah dilakukan (pemulihan),” tegas Bahlil.





Berbagai upaya ekstra dikerahkan demi mempercepat proses ini. Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo bahkan terjun langsung ke Bali untuk memangkas birokrasi dan mengawal ketat penyaluran bahan bakar dari depot, armada tangki, hingga SPBU.

Selain jam operasional SPBU yang diperpanjang jadi 24 jam dan perbaikan alur pengiriman, pemerintah juga melibatkan personel bantuan untuk SPBU yang mengalami kendala kekurangan staf.

“Kemudian, beberapa SPBU yang kurang karyawan, kami meminta tolong ke aparat yang ada di sana untuk membantu, agar bisa membantu,” ujar Bahlil.



Sebelumnya, antrean kendaraan yang memular sempat memicu kekhawatiran masyarakat serta menimbulkan kemacetan di jalanan yang mengganggu mobilitas harian warga dan wisatawan.

Usai rapat bersama Gubernur Bali di Depo BBM Pesanggaran, Denpasar, Selasa (13/10), Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri membeberkan pemicu utamanya.

Keterlambatan kapal pengangkut BBM menjadi penyebab utama gangguan tersebut. Menurut Simon, kapal tanker mengalami kendala teknis saat hendak berlabuh/penjangkaran, sehingga jadwal kedatangan meleset dari perkiraan dan memicu efek domino pada rantai pasok.

Menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan warga, Pertamina langsung menggenjot distribusi dengan memfungsikan terminal BBM serta armada mobil tangki selama 24 jam nonstop. Pihak Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan dikirim sesuai porsi kebutuhan SPBU.

Untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan aman saat lonjakan permintaan, Kodam IX/Udayana turut diterjunkan mengawal penyaluran BBM di lapangan.

FAQ Artikel

Bagaimana kondisi antrean BBM di Bali saat ini?

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, kondisi antrean BBM di Bali sudah mulai terurai, meskipun belum sepenuhnya pulih 100%.

Apa saja langkah yang dilakukan pemerintah dan Pertamina untuk mengatasi antrean BBM di Bali?

Langkah-langkah yang diambil meliputi penggenjotan distribusi, pengoperasian SPBU selama 24 jam, perbaikan alur pengiriman, pelibatan personel bantuan untuk SPBU yang kekurangan staf, serta Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga terjun langsung ke lapangan.

Apa penyebab utama gangguan pasokan dan antrean BBM di Bali?

Menurut Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, penyebab utamanya adalah keterlambatan kapal pengangkut BBM yang mengalami kendala teknis saat hendak berlabuh/penjangkaran.

Pihak mana saja yang terlibat dalam penanganan masalah BBM di Bali?

Pihak yang terlibat adalah Pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, PT Pertamina (Persero) melalui Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri, PT Pertamina Patra Niaga melalui Direktur Utama Mars Ega Legowo, serta Kodam IX/Udayana yang mengawal distribusi.

Brian Priambudi

Brian Priambudi

Jurnalis

Berpengalaman dalam review mobil dan motor.  Pengalaman menjadi jurnalis otomotif sejak 2018.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article