icon-category Health

Banyak Orang Indonesia Konsumsi Makanan Tidak Bergizi

  • 18 Oct 2018 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id - Agar dapat beraktivitas setiap hari, manusia membutuhkan energi dari zat gizi. Demikian pula dalam membangun dan memelihara jaringan serta organ.

    Sayangnya, banyak orang Indonesia makan asupan yang minim gizi.

    “Saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang mengonsumsi makanan tidak berdasarkan pada angka kecukupan gizi yang dianjurkan,” ujar Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Institut Pertanian Bogor, Prof. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD.

    Padahal beragam jenis pangan, yang masing-masing memiliki manfaat tersendiri untuk tubuh, sudah banyak tersedia di pasar. Lagi pula kondisi kekurangan atau kelebihan gizi dapat berdampak pada kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

    Baca: 5 Kebiasaan Unik yang Sering Dilakukan Orang Cerdas, Bagaimana dengan Kamu?

    Karena itu, Ahmad mengingatkan bahwa memahami kandungan nilai gizi dasar, serta takaran dan porsi yang tepat dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sangat penting.

    “Seseorang dengan literasi gizi yang baik akan dengan cermat menghitung kebutuhan gizinya, serta bijak dalam membaca label informasi pada makanan olahan yang dikonsumsi,” ujar Ahmad.

    Ahmad pun menekankan bahwa tidak ada jenis pangan yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Jadi, dibutuhkan variasi pangan, baik alami maupun olahan, guna memenuhi berbagai kebutuhan gizi dalam tubuh.

    “Contohnya, nasi dan sumber karbohidrat lainnya merupakan sumber utama energi, namun minim kandungan vitamin dan mineral. Sayuran dan buah-buahan umumnya kaya akan vitamin, mineral dan serat, tetapi sedikit megandung energi dan protein,” ungkap Ahmad.

    Baca: Awas, Beberapa Makanan Ini Bikin Kamu Sembelit

    Lebih lanjut, Ahmad menuturkan, “Ikan merupakan sumber protein yang baik, namun tidak dapat dijadikan sumber makanan utama. Sedangkan susu sebagai salah satu asupan bergizi baik, mampu melengkapi kebutuhan gizi harian seseorang guna mendukung pemenuhan gizi seimbang.”

    Selain memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi pangan, tubuh juga membutuhkan aktivitas fisik, kebersihan, dan pemantauan berat badan, agar senantiasa sehat.

    Nutrisionis muda, Alvin Hartanto menambahkan, “Setiap orang membutuhkan jumlah dan takaran asupan gizi yang berbeda. Tiga faktor utama yang perlu diperhatikan untuk pemenuhan gizi seimbang, yaitu kenali kondisi tubuh, pahami kandungan gizi dari asupan makanan, dan rutin berolahraga.”

    Cek berita dan artikel yang lain di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini