Home
/
Automotive

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya 2026 Tangkap 103 Ribu Pelanggar

Hari pertama Operasi Patuh Jaya 2026 merekam 2.888 pelanggaran ETLE, didominasi ganjil genap, bertujuan meningkatkan disiplin dan menekan angka kecelakaan.

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya 2026 Tangkap 103 Ribu Pelanggar

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Hari pertama Operasi Patuh Jaya 2026 merekam 103.779 kendaraan lewat ETLE, dengan total 2.888 kasus pelanggaran yang tervalidasi.
  • Pelanggaran ganjil genap menjadi yang paling dominan dengan 808 kasus, diikuti pelanggaran marka jalan, terobos lampu merah, dan tidak memakai helm.
  • Dari kasus yang tervalidasi, 1.872 pelanggar telah melakukan konfirmasi, dan 1.777 perkara denda tilang elektronik sudah dibayar.
  • Operasi ini berlangsung selama 14 hari (26 Oktober - 8 November 2026) dengan melibatkan 2.938 personel gabungan untuk meningkatkan kepatuhan lalu lintas.

Uzone.id - Hari pertama Operasi Patuh Jaya 2026 langsung merekam sebanyak 103.779 kendaraan lewat kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Pelanggaran ganjil genap menjadi yang paling mendominasi dalam catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Kepala Satuan Tugas Penegakan Hukum (Kasatgas Gakkum) Operasi Patuh Jaya 2026, AKBP M. Adiel Aristo, menjelaskan kalau sistem ETLE menangkap bermacam-macam jenis pelanggaran pada Senin, 26 Oktober 2026. Hasilnya, pelanggaran ganjil genap sukses nangkring di posisi teratas dengan 808 kasus.

“Pelanggaran aturan ganjil genap menjadi yang paling banyak terekam oleh sistem ETLE pada hari pertama pelaksanaan operasi,” kata Adiel dalam keterangannya di Jakarta, dikutip oleh Uzone.id, Rabu (28/10).

Bukan cuma ganjil genap aja, polisi juga mendapati 557 kasus pelanggaran rambu atau marka jalan. Pengendara yang terobos lampu merah pun ikutan tercatat melakukan 408 pelanggaran sepanjang hari pertama operasi.



Pelanggaran dari para pemotor yang nggak pakai helm tembus angka 403 kasus. Di samping itu, petugas mencatat ada 350 kasus kendaraan yang nekad masuk jalur busway. Pengemudi mobil dan kendaraan roda empat atau lebih yang abai nggak pakai sabuk pengaman juga ikut menyumbang 281 kasus.

Selain itu, polisi masih menemukan beberapa pelanggaran lain dengan angka yang lebih sedikit. Sebanyak 65 kasus terkait sama pelanggaran rambu atau larangan.

Petugas pun merekam sembilan kasus penggunaan ponsel sewaktu mengemudi atau berkendara secara tidak wajar. Adapun penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm tercatat dalam tujuh kasus.





“Total keseluruhan pelanggaran yang tervalidasi pada hari pertama mencapai 2.888 kasus,” katanya.

Deretan angka ini memperlihatkan kalau kamera ETLE memang jepret lebih dari 100 ribu kendaraan, tapi jelas nggak semua hasil rekaman itu berujung penindakan yang tervalidasi. Dari data yang udah tervalidasi dan dikirimkan, polisi mencatat ada 1.872 pelanggar yang sudah melakukan konfirmasi.

Di sisi lain, penindakan lewat sistem tilang elektronik ini juga menghasilkan penagihan denda. Polisi mengantongi 1.976 perkara denda tilang elektronik yang sudah tertagih, dan 1.777 perkara di antaranya telah rampung melakukan pembayaran denda.

Poin-poin angka tersebut jadi gambaran awal dari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026. Pihak kepolisian menggelar razia besar-besaran ini buat dongkrak kesadaran dan kedisiplinan masyarakat saat berlalu lintas, sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.



Operasi Patuh Jaya 2026 ini dijadwalkan berjalan selama 14 hari penuh, mulai dari 26 Oktober sampai 8 November 2026. Tak tanggung-tanggung, Polda Metro Jaya sampai menurunkan 2.938 personel gabungan demi mengawal kelancaran operasi tersebut.

“Operasi ini melibatkan 2.938 personel gabungan untuk memastikan ketertiban dan keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Dadang saat memimpin apel pasukan.

Lewat gelaran razia ini, polisi berharap dapat terus meningkatkan kepatuhan para pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas. Penggunaan helm, sabuk pengaman, kedisiplinan pada lampu lalu lintas, hingga larangan serobot jalur busway bakal jadi beberapa poin penting yang diawasi ketat oleh petugas.

Hasil evaluasi di hari pertama juga membuktikan kalau pelanggaran nggak melulu soal ganjil genap. Pengendara yang melanggar marka, serobot lampu merah, sampai melenggang di jalur busway pun masuk daftar penindakan.

FAQ Artikel

Kapan Operasi Patuh Jaya 2026 dilaksanakan?

Operasi Patuh Jaya 2026 dijadwalkan berjalan selama 14 hari penuh, mulai dari 26 Oktober sampai 8 November 2026.

Berapa banyak kendaraan yang terekam ETLE pada hari pertama Operasi Patuh Jaya 2026?

Pada hari pertama Operasi Patuh Jaya 2026, sebanyak 103.779 kendaraan terekam lewat kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Pelanggaran apa yang paling banyak terekam oleh sistem ETLE?

Pelanggaran aturan ganjil genap menjadi yang paling banyak terekam oleh sistem ETLE dengan 808 kasus.

Berapa total kasus pelanggaran yang tervalidasi pada hari pertama operasi?

Total keseluruhan pelanggaran yang tervalidasi pada hari pertama Operasi Patuh Jaya 2026 mencapai 2.888 kasus.

Berapa personel gabungan yang dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026?

Polda Metro Jaya menurunkan 2.938 personel gabungan untuk mengawal kelancaran Operasi Patuh Jaya 2026.

Brian Priambudi

Brian Priambudi

Jurnalis

Berpengalaman dalam review mobil dan motor.  Pengalaman menjadi jurnalis otomotif sejak 2018.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article