icon-category Digilife

Batal Dibeli Elon Musk, Twitter Minta Karyawan Bungkam

  • 11 Jul 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Jeremy Bezanger/Unsplash

    Uzone.id - Twitter sepertinya harus menelan pil pahit karena Elon Musk tak jadi menepati kesepakatan pembelian platform burung biru yang dijanjikan.

    Setelah bikin dunia terkejut karena keputusannya membeli Twitter beberapa bulan lalu, awal Juli ini Elon Musk menyatakan kalau ia akan keluar dari kesepakatan USD44 miliar ini.

    Kabar ini terlalu sensitif bagi Twitter sehingga mereka minta para karyawannya untuk tutup mulut dan tak memberi komentar apapun secara terbuka. 

    Dilansir dari The Verge, sebuah memo internal dari penasihat umum Twitter mengatakan kalau karyawan harus menahan diri agar tak membuat tweet atau komentar apapun tentang kesepakatan merger ini.

    Baca juga: Resmi, Elon Musk Batal Beli Twitter

    “Mengingat ini adalah masalah hukum yang sedang berlangsung, Anda harus menahan diri untuk men-tweet, Slacking, atau berbagi komentar apa pun tentang perjanjian merger,” tulis memo tersebut.

    “Kami akan terus berbagi informasi pada waktunya, tetapi ketahuilah bahwa kami sangat terbatas terkait apa yang akan kami bagikan untuk sementara waktu,” tambahnya.

    Menurut Twitter, asalan Musk mundur dari kesepakatan ini adalah sebuah masalah hukum dan Musk menyebut kalau Twitter gagal dan menolak memberikan informasi soal jumlah bot di platformnya.

    Baca juga: Jawaban Elon Musk Soal PHK Bikin Karyawan Twitter Galau

    Karyawan Twitter sendiri sempat membuat cuitan lucu ketika kabar ini tersiar, termasuk menyindir kembali soal trip karyawan Twitter ke Disneyland yang dibatalkan setelah kesepakatan Musk diumumkan.

    Sementara itu, Twitter tak mau menerima begitu saja keputusan Musk dan mengatakan akan memproses hal ini ke jalur hukum. Musk pun terancam dapat denda kesepakatan dan harus membayar USD1 miliar karena mundur dari kesepakatan.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini