
Uzone.id – Tren datang silih berganti. Belakangan, konten miniatur berbasis AI tengah viral di media sosial, khususnya Instagram. Banyak pengguna yang membagikan foto diri—baik sendiri maupun bersama pasangan—dalam bentuk miniatur atau action figure melalui laman Instagram Story masing-masing.
Menariknya, tren yang memanfaatkan AI ini menghasilkan visual yang terlihat sangat realistis. Jika tidak diperhatikan dengan seksama, kamu mungkin tidak akan menyadari bahwa action figure berskala 1/7 atau 1/9 tersebut sebenarnya merupakan hasil produksi AI.Efek realistis ini muncul karena miniatur atau figur tersebut ditempatkan di lingkungan nyata yang dekat dengan keseharian, seperti di atas meja komputer atau di dalam kotak kemasan. Selain itu, detail presisi, pencahayaan, dan tekstur yang dihasilkan memang benar-benar menyerupai miniatur atau action figure berkualitas premium.
Bagi kamu yang ingin ikut mencobanya, caranya cukup mudah. Kamu hanya perlu perangkat seperti ponsel, tablet, laptop, atau komputer yang terhubung ke internet. Setelah itu, buka aplikasi chatbot AI seperti Google Gemini (melalui fitur Nano Banana), ChatGPT, Lmarena AI, atau platform lain seperti Dreamina.Kemudian, unggah foto yang ingin diedit dan masukkan prompt pada laman chatbot AI. Untuk hasil yang maksimal, kuncinya terletak pada penulisan prompt. Kamu dapat menggunakan prompt berikut untuk mendapatkan hasil yang mirip seperti yang saat ini tengah viral di media sosial.
“Create a 1/7 scale commercialized figurine of the characters in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk. The figurine has a round transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is a 3D modeling process of this figurine. Next to the computer screen is a toy packaging box, designed in a style reminiscent of high-quality collectible figures, printed with original artwork. The packaging features two-dimensional flat illustrations.”
Tenang saja, penulisan prompt ini tidak terbatas dalam bahasa Inggris. Kamu juga bisa menuliskan prompt dalam bahasa Indonesia yang akrab di telinga. K amu juga bisa mengubah detail-detailnya sesuai dengan keinginan.
Misal, kamu ingin membuat gambar dengan skala 1/9 atau kamu ingin patung berada di atas kasur bukan di atas meja komputer, kamu dapat menuliskannya sebagai berikut.
"Buat patung komersial skala 1/9 dari karakter-karakter dalam gambar, dengan gaya realistis dan diletakkan di lingkungan nyata. Patung tersebut berada di atas kasur dengan alas akrilik transparan berbentuk bundar tanpa tulisan apapun. Di sebelah kasur terdapat komputer. Pada layar komputer, tampilkan proses pemodelan 3D dari patung ini. Di samping komputer, letakkan kotak kemasan mainan bergaya figur koleksi premium, dicetak dengan karya seni asli yang menampilkan ilustrasi datar dua dimensi.”
Menariknya, detail foto dan gaya model 3D yang dihasilkan antara chatbot AI yang satu dengan yang lain akan berbeda, meskipun menggunakan prompt yang sama. Tim Uzone juga telah mencobanya, dan berikut adalah hasil foto dari ChatGPT, Gemini AI, dan Lmarena AI.
Hasil miniatur 3D dengan ChatGPT
Hasil miniatur 3D dengan Gemini AI
Hasil miniatur 3D dengan Lmarena AI