Home
/
Automotive

Belajar dari India, Ini Cara Motor Lokal Bisa Kalahkan Merek Jepang

Suksesnya motor India bisa dicontoh oleh Indonesia, karena tanpa embel-embel merek "Nasional" nyatanya bisa sukses hingga mengalahkan merek Jepang.

    Belajar dari India, Ini Cara Motor Lokal Bisa Kalahkan Merek Jepang

MoLiNas Cakra NX1 (Dok: Istimewa)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • TVS Motor Company membuat sejarah dengan menyalip penjualan skutik Honda di India pada Juli 2026.
  • TVS berhasil menjual 256.675 unit skutik, sementara Honda 233.337 unit pada periode tersebut.
  • Keberhasilan TVS didorong oleh lini skutik listrik mereka, dengan TVS iQube menjadi skutik listrik terlaris.
  • Fenomena ini menjadi pelajaran penting bagi Indonesia bahwa produk kompetitif lebih krusial dari label "Motor Nasional".

Uzone.id - Menggunakan label “Motor Nasional” biar laris di negara sendiri enggak selalu berhasil. Nyatanya India sudah membuktikan kalau produk motor lokal mereka lebih diminati daripada merek Jepang sekalipun.

Buktinya ada pada TVS Motor Company. Pabrikan yang bermarkas di Chennai ini baru saja bikin kejutan besar dalam sejarah industri otomotif India.

Melansir informasi dari Gaadiwaadi pada Jumat (21/8), TVS mencatat sejarah baru pada Juli 2026. Untuk pertama kalinya, mereka sukses menyalip raksasa Honda Motorcycle & Scooter dalam angka penjualan skutik bulanan.



Angkanya pun nggak main-main. Sepanjang Juli 2026, TVS berhasil menjual 256.675 unit skutik ke pasaran. Sementara itu, Honda harus rela berada di posisi kedua dengan total penjualan sebanyak 233.337 unit.

Pencapaian ini benar-benar signifikan buat TVS. Kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (Juli 2025), penjualan mereka melonjak drastis hingga 40%, di mana saat itu mereka mencatatkan angka 183.607 unit.

Kondisi sebaliknya justru dialami Honda, yang penjualan skutiknya harus terkoreksi turun sebesar 12% dari catatan sebelumnya sebanyak 265.587 unit.

Pergeseran tren ini berdampak langsung pada penguasaan pasar. Kini, pangsa pasar skutik TVS naik ke level 32,15%, meningkat tajam dari sebelumnya yang hanya 28,46%.


Booth TVS Motor Indonesia di IMOS 2024 (Dok: Uzone.id/Brian)


Sebaliknya, pangsa pasar Honda justru mengalami penurunan, dari 41,17% menjadi 29,23% dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu "kartu as" yang bikin TVS melesat adalah lini skutik listrik mereka. Produk andalan mereka, TVS iQube, bahkan sukses dinobatkan sebagai skutik listrik terlaris di India saat ini.

Fenomena di India ini bisa menjadi pelajaran berharga buat pasar otomotif di Indonesia. Membangun kepercayaan konsumen ternyata tidak selalu bergantung pada label "motor nasional".

Selama produk yang ditawarkan kompetitif, harganya masuk akal, teknologinya mumpuni, dan memang menjawab kebutuhan pasar, masyarakat dengan sendirinya akan memilih produk tersebut.



Indonesia belum lama ini meluncurkan satu produk motor listrik bernama MoLiNas Cakra NX1 yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Benar, Indonesia masih mengandalkan strategi “Motor Nasional” agar diminati oleh masyarakatnya sendiri. Padahal kalau ditelisik, Cakra NX1 merupakan motor yang direbadge dari Alva N3.

Alva N3 memang sebuah motor listrik yang digarap PT Ilectra Motor Group. Secara perusahaan, memang berdiri, dikembangkan, dan diproduksi di Indonesia.

FAQ Artikel

Apa pencapaian besar TVS Motor Company di India?

TVS Motor Company berhasil menyalip Honda Motorcycle & Scooter dalam angka penjualan skutik bulanan untuk pertama kalinya pada Juli 2026, menjadikannya pemimpin pasar skutik di India.

Berapa unit skutik yang dijual TVS dan Honda pada Juli 2026?

TVS menjual 256.675 unit skutik, sementara Honda menjual 233.337 unit.

Faktor apa yang mendorong kenaikan penjualan TVS?

Lini skutik listrik TVS, khususnya TVS iQube yang dinobatkan sebagai skutik listrik terlaris di India, menjadi pendorong utama kenaikan penjualan TVS.

Apa pelajaran yang bisa diambil Indonesia dari fenomena ini?

Pelajaran bagi Indonesia adalah bahwa kepercayaan konsumen tidak selalu bergantung pada label "Motor Nasional". Produk yang kompetitif, harga masuk akal, teknologi mumpuni, dan sesuai kebutuhan pasar lebih penting.

Bagaimana kondisi "Motor Nasional" di Indonesia yang disebutkan dalam artikel?

Indonesia masih mengandalkan strategi "Motor Nasional" dengan meluncurkan MoLiNas Cakra NX1 yang direbadge dari Alva N3. Alva N3 sendiri dikembangkan dan diproduksi oleh PT Ilectra Motor Group di Indonesia.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article