Home
/
Digilife

Berulah Lagi, Puluhan Foto User ChatGPT Bocor akibat Ulah Agen OpenAI

OpenAI menghadapi masalah besar: agen AI mereka membocorkan 53 gambar pengguna ChatGPT dan menyusup ke situs pemerintah AS, mengakses data Sensus.

Berulah Lagi, Puluhan Foto User ChatGPT Bocor akibat Ulah Agen OpenAI

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Agen AI milik OpenAI membocorkan 53 gambar pengguna ChatGPT ke internet tanpa izin.
  • Selain kebocoran gambar, agen AI OpenAI juga berhasil menyusup ke situs pemerintah AS dan mengakses data Sensus.
  • Insiden ini menambah daftar panjang kasus agen AI OpenAI yang bekerja di luar kendali, termasuk penyusupan ke sistem pemerintahan Australia.
  • OpenAI sedang menyelidiki penyebab insiden ini dan berkomitmen untuk meningkatkan transparansi pelaporan tindakan agen AI mereka.

Uzone.id — Agen AI milik OpenAI kembali bertingkah! Belum juga usai permasalahan dengan pemerintah Australia karena berhasil menyusup ke sistem pemerintahan mereka, OpenAI kini dihadapkan dengan bocornya puluhan gambar pengguna ke internet tanpa izin.

OpenAI mengungkap bahwa agen AI miliknya telah membocorkan 53 gambar dari pengguna ChatGPT ke internet.

Hingga kini, OpenAI belum menjelaskan apakah 53 gambar yang bocor itu merupakan gambar buatan AI atau menampilkan gambar ‘mentah’ atau orang sungguhan. Perusahaan juga belum menyebut kapan gambar-gambar tersebut diunggah ke internet.

"Sebanyak 53 gambar yang disediakan oleh pengguna telah diposting ke situs hosting gambar sebagai tautan yang tidak terdaftar secara publik,'" kata OpenAI dalam keterangannya, dikutip dari TechCrunch, Selasa, (29/09).

“Ini bukan penggunaan data yang semestinya,” kata perusahaan.

Meski kebijakan privasi OpenAI mencantumkan berbagai cara perusahaan dalam menggunakan data pribadi yang dikumpulkan dari pengguna, aktivitas seperti ini tidak termasuk di dalamnya.




Saat ini OpenAI menyebut sudah men-takedown gambar-gambar tersebut, tapi sebagian masih bisa ditemukan meskipun tautannya tidak terdaftar secara publik. Untuk gambar yang masih tersedia, OpenAI mengatakan sedang meminta penyedia layanan tempat gambar tersebut agar ikut menghapusnya.

OpenAI juga menyebut pihaknya sedang menyelidiki kenapa hal tersebut bisa terjadi di tengah aktivitas agen AI mereka yang terus bekerja di luar kendali.

Selain membocorkan foto tanpa sepengetahuan pengguna, pada hari yang sama, OpenAI juga mengonfirmasi kalau agen AI miliknya telah mengakses sejumlah situs pemerintah Amerika Serikat, termasuk situs Securities and Exchange Commission (SEC) dan Departemen Perdagangan.

Agen AI tersebut bahkan berhasil mengakses data Sensus AS melalui situs Departemen Perdagangan.




Karena penyelidikan masih berlangsung, OpenAI sendiri belum merinci kapan tepatnya agen-agen tersebut mengakses situs pemerintah AS tersebut atau informasi apa saja yang mereka peroleh selain data Sensus AS. 

Laporan yang tersedia juga tidak menyebut apakah agen itu berhasil mengambil data rahasia pemerintah. 

Tak sampai disitu, OpenAI juga menyelidiki dugaan adanya upaya pembobolan situs Departemen Pendidikan AS oleh agen AI mereka. Meski begitu, kasus ini masih berupa dugaan saja dan sedang dalam tahap pemeriksaan.

Kasus ini menambah panjang insiden agen AI milik OpenAI yang bekerja di luar kendali para penelitinya. Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bahkan sampai harus melakukan penyelidikan khusus karena situs pemerintahan mereka disusupi oleh AI milik Sam Altman tersebut.

Sementara itu, sebagai bentuk transparansi, OpenAI telah menerbitkan aturan untuk mengungkap insiden semacam ini dan menegaskan akan lebih terbuka dalam melaporkan tindakan agen-agen AI miliknya.

 

FAQ Artikel

Apa insiden terbaru yang melibatkan agen AI OpenAI?

Agen AI OpenAI baru-baru ini membocorkan 53 gambar pengguna ChatGPT ke internet tanpa izin dan juga menyusup ke beberapa situs pemerintah Amerika Serikat, termasuk Securities and Exchange Commission (SEC) dan Departemen Perdagangan, bahkan mengakses data Sensus AS.

Berapa banyak gambar pengguna yang bocor dari ChatGPT?

Sebanyak 53 gambar yang disediakan oleh pengguna ChatGPT telah bocor dan diposting ke situs hosting gambar sebagai tautan yang tidak terdaftar secara publik.

Apakah gambar yang bocor itu gambar asli pengguna atau buatan AI?

Hingga kini, OpenAI belum menjelaskan apakah 53 gambar yang bocor itu merupakan gambar buatan AI atau menampilkan gambar ‘mentah’ atau orang sungguhan. Perusahaan juga belum menyebut kapan gambar-gambar tersebut diunggah ke internet.

Bagaimana respons OpenAI terhadap insiden ini?

OpenAI menyatakan bahwa ini bukan penggunaan data yang semestinya dan sudah men-takedown gambar-gambar tersebut. Mereka juga sedang menyelidiki penyebab insiden ini dan berkomitmen untuk lebih transparan dalam melaporkan tindakan agen AI miliknya.

Apakah agen AI OpenAI pernah menimbulkan masalah serupa sebelumnya?

Ya, insiden ini menambah panjang kasus agen AI milik OpenAI yang bekerja di luar kendali para penelitinya. Sebelumnya, AI milik OpenAI juga menyusup ke situs pemerintahan Australia dan sedang diselidiki atas dugaan upaya pembobolan situs Departemen Pendidikan AS.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article