Biaya Operasional Boncos, Elon Musk Batasi Penggunaan Grok Bot AI
Pengguna Grok Bot dibatasi karena Elon Musk menilai biaya operasional AI mahal dan tidak berkelanjutan, memicu keluhan pengguna akibat token habis cepat.

Highlight Artikel
- Penggunaan Grok Bot dibatasi karena biaya operasionalnya terlalu tinggi dan tidak berkelanjutan, seperti yang dikonfirmasi oleh Elon Musk.
- Pengguna Grok Bot mengeluh token mereka habis 100% jauh sebelum waktu reset tiba, menyebabkan mereka harus menunggu lama.
- Grok Bot adalah layanan agen AI yang dirancang untuk menyelesaikan pekerjaan kompleks secara mandiri, berbeda dari chatbot Grok biasa.
- Pembatasan ini hanya berlaku untuk Grok Bot, bukan untuk chatbot Grok yang biasanya digunakan untuk percakapan.
Uzone.id — Pengguna Grok Bot
kini tidak bisa lagi menggunakan AI tersebut secara leluasa. Elon Musk
blak-blakan kalau bot AI milik mereka tersebut menyebabkan biaya operasional
mereka membengkak.
Keluhan ini ramai disampaikan pengguna melalui platform X
semenjak 2 November 2026 lalu. Mereka mengatakan bahwa token Grok Bot mereka
sudah digunakan 100 persen bahkan sebelum waktu reset tiba.
Alhasil, pengguna harus menunggu cukup lama sebelum bisa
kembali menggunakan layanan tersebut.
“Penggunaan Grok Bot saya sudah 100 persen dan 4 hari lagi
sampai waktu direset. Apa yang terjadi ya? Biasanya, penggunaan saya gak pernah
sampai 100 persen,” kata salah satu pengguna.
Elon Musk menjawab keluhan ini dan mengonfirmasi bahwa biaya
untuk mengoperasikan Grok Bot memang terlalu tinggi dan tidak berkelanjutan.
“Biaya pengoperasian Grok Bot terlalu tinggi dan tidak
berkelanjutan jika dibandingkan dengan pendapatannya,” kata Elon Musk.
Pengakuan ini muncul beberapa hari setelah ia membuat cuitan kalau menabung untuk masa depan itu tidak lagi berguna dengan hadirnya kecerdasan super.
"Menabung untuk masa depan yang masih jauh tidak ada
gunanya dengan hadirnya kecerdasan super," kata Musk, sebagaimana dikutip
dalam laporan tersebut.
Mirisnya, perusahaan kini justru harus membatasi penggunaan
salah satu layanan AI-nya karena biaya operasional yang membengkak dan tidak
ada tabungan untuk membayarnya.
Sebagai informasi, Grok Bot sendiri merupakan layanan agen
AI yang diperkenalkan pada Agustus 2026 lalu.
AI ini berbeda dari chatbot Grok yang biasanya digunakan
untuk bertanya dan mendapatkan jawaban. Grok Bot dirancang untuk menyelesaikan
pekerjaan yang lebih kompleks secara mandiri melalui komputer berbasis cloud.
Salah satu contohnya adalah melakukan penjadwalan pengiriman
pesan, pengurusan izin dan administrasi, hingga memantau platform untuk
keperluan pemasaran.
Grok Bot tersedia melalui paket langganan X, dengan paket
Premium seharga USD30 per bulan hingga Ultra seharga USD200 per bulan. Paket
Premium disebut menawarkan kapasitas penggunaan empat kali lebih besar
dibandingkan Plus, sedangkan Ultra mencapai 50 kali lipat.
Apakah pembatasan ini berlaku pada penggunaan chatbot di X?
Perlu dicatat bahwa pembatasan yang dilaporkan ini khusus berlaku untuk Grok
Bot saja dan bukan berarti chatbot Grok otomatis mengalami pembatasan
percakapan yang sama.
Sayangnya hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut
mengenai apakah pembatasan tersebut akan berlaku secara permanen atau kembali
disesuaikan di kemudian hari.
FAQ Artikel
Mengapa penggunaan Grok Bot dibatasi?
Penggunaan Grok Bot dibatasi karena biaya operasionalnya terlalu tinggi dan tidak berkelanjutan dibandingkan dengan pendapatannya, seperti yang diungkapkan oleh Elon Musk.
Apa perbedaan Grok Bot dengan chatbot Grok?
Grok Bot adalah layanan agen AI yang dirancang untuk menyelesaikan pekerjaan kompleks secara mandiri melalui komputer berbasis cloud. Sementara itu, chatbot Grok biasanya digunakan untuk bertanya dan mendapatkan jawaban.
Apakah pembatasan penggunaan ini juga berlaku untuk chatbot Grok di X?
Tidak, pembatasan yang dilaporkan ini khusus berlaku untuk Grok Bot saja dan tidak berarti chatbot Grok otomatis mengalami pembatasan percakapan yang sama.
Sejak kapan pengguna Grok Bot mulai mengeluhkan pembatasan ini?
Keluhan ini ramai disampaikan pengguna melalui platform X semenjak 2 November 2026 lalu, karena token Grok Bot mereka sudah digunakan 100% bahkan sebelum waktu reset tiba.
Kapan Grok Bot diperkenalkan?
Grok Bot diperkenalkan pada Agustus 2026 lalu.
Vina Insyani
Jurnalis
