Bocoran Perpres: Pemerintah Bakal Pakai AI untuk Rancang Menu MBG

Uzone.id — Pemerintah
Indonesia dikabarkan akan mengintegrasikan AI ke beberapa program utama
Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut draft tersebut, AI nantinya akan digunakan untuk beberapa aktivitas MBG, termasuk untuk merancang menu sehingga sesuai dengan wilayah pembagian, memantau kebersihan dapur, memprediksi permintaan makanan, dan mendeteksi adanya penyimpangan.
Teknologi ini juga disebut akan digunakan untuk
mengintegrasikan data kesehatan sebagai peringatan dini terhadap keadaan
darurat.
Integrasi AI ini diklaim bisa membantu melakukan efisiensi
yang luar biasa sekaligus mengurangi biaya operasional, dimana isu ini menjadi
sangat penting karena salah satu hal yang banyak dikritik soal MBG adalah
karena dianggap tidak transparan dan tidak efisien.
Tak hanya untuk MBG, draft tersebut juga mencatat bahwa AI
akan digunakan untuk menganalisis hasil pemeriksaan kesehatan dalam program
skrining dan tes penyakit tuberkulosis gratis di Indonesia.
Peraturan Presiden ini sendiri masih menunggu persetujuan dan tanda tangan resmi dari Presiden Prabowo dan akan menjadi peta jalan bagi kementerian dan pemerintah daerah untuk mengadopsi kecerdasan buatan (AI) mulai tahun 2026 hingga 2029.
Kehadiran Perpres AI ini juga menjadi cara pemerintah
Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dari Singapura dan Malaysia yang saat
ini sudah banyak mengadopsi AI.
Kedua negara ini sedang berupa memantapkan posisi mereka
sebagai pusat pengembangan dan mengamankan miliaran dolar dari perusahaan.
Indonesia dikabarkan menggandeng beberapa perusahaan
teknologi dunia seperti Meta, IBM dan juga Microsoft dalam penyusunan draft AI
ini.

