icon-category Auto

Bus Listrik Hyundai Bakal Seliweran di Indonesia Tahun Depan

Uzone.id - Tahun depan, Hyundai Motor Company berencana menjual bus listrik di Indonesia. Gak tanggung-tanggung, ada dua model bus listrik yang bakal dijual resmi, yakni Hyundai Elec City Bus dan Country EV.

Pabrikan asal Korea Selatan ini menunjuk INVI, anak perusahaan dari PT Indika Energy Tbk sebagai distributor kendaraan listrik komersial (CEV) di Indonesia.

Nantinya, bus listrik Hyundai bakal debut di Indonesia, kemudian memperluas jangkauannya ke negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina.

"Hyundai Motor Company akan memperluas cakupan ke pasar-pasar lain di kawasan ASEAN, memanfaatkan pengalaman dan perkembangan yang telah dicapai di Indonesia,” kata Presiden Hyundai Motor ASEAN HQ, Young Tack Lee, dalam keterangan resminya. 

alt-img

Fokus awal kami berikutnya akan ditujukan pada Malaysia dan Singapura, yang mendorong pertumbuhan kendaraan listrik dengan infrastruktur canggih dan dukungan pemerintah yang kuat, termasuk regulasi emisi nol. Perluasan selanjutnya akan dilakukan di Filipina, mempertimbangkan potensi pasar besar dan peluang yang menjanjikan," jelasnya.

Presiden Direktur INVI, Andreas Justiabel menyebut, kerja sama ini bakal mengakselerasi adopsi kendaraan listrik komersial di Indonesia. Juga, INVI ingin menyediakan solusi menyeluruh dan menciptakan ekosistem EV yang mulus dengan mengembangkan Stasiun Pengisian Daya Listrik (SPLU) sendiri. 

"Kami merasa terhormat menjadi distributor utama bus listrik Hyundai di Indonesia, yang berdedikasi untuk membangun kehadiran kendaraan listrik yang signifikan di pasar," terang Andreas.

alt-img
Hyundai Country EV

Ke depan, Hyundai akan menjadikan Indonesia sebagai pusat EV di ASEAN. Berbagai rencana digaungkan, seperti pembangunan pabrik sel baterai untuk mengurangi biaya manufaktur, meningkatkan daya saing pasar, dan mendapatkan manfaat dari pembebasan pajak barang mewah lokal dengan mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditargetkan.

Semuanya bakal dilakukan untuk memastikan keberlanjutan bus listrik dan kendaraan listrik komersial di kawasan ASEAN.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini