Home
/
Automotive

BYD Resmikan Pabrik di RI: Investasi Rp11 Triliun, Serap 5.000 Pekerja

BYD Indonesia akhirnya meresmikan pabriknya di Subang, Jawa Barat, nilai investasi ini mencapai Rp11 triliun yang menyerap 5.000 pekerja.

BYD Resmikan Pabrik di RI: Investasi Rp11 Triliun, Serap 5.000 Pekerja

Bagikan :

Uzone.id - BYD Indonesia akhirnya meresmikan pabriknya di Subang, Jawa Barat. Pabrik ini menandai langkah bersejarah BYD selama 2 tahun di Indonesia.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Totodua Pasaribu turut hadir dalam prosesi peresmiannya.



"Peresmian fasilitas produksi BYD Motor Indonesia hari ini bukan hanya pembukaan pabrik baru, melainkan simbol lahirnya harapan dan peluang bagi kemajuan industrialisasi nasional melalui penciptaan ekosistem industri," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita yang hadir dalam peresmian tersebut.

Pabrik BYD di Subang ini menelan investasi sebesar Rp 11,7 triliun. Punya luas lahan 126 hektar dengan kapasitas produksi kendaraan listrik mencapai 150 ribu unit per tahun.





Pada seremoni ini juga, berbagai lini kendaraan listrik andalan BYD turut dipajang dan diperkenalkan ke publik, mulai dari hatchback mungil Atto 1, crossover populer Atto 3, sedan performa tinggi Seal, hingga city car bergaya modern Dolphin.

Tidak ketinggalan, jajaran kendaraan keluarga seperti multi-purpose vehicle (MPV) listrik M6, SUV bergaya futuristik Sealion 07, hingga mobil mewah Denza D9 turut meramaikan area pabrik.



Sebagai wujud keseriusan dalam menggarap pasar Indonesia, BYD memastikan bahwa seluruh proses manufaktur di pabrik Subang ini dilakukan langsung di dalam negeri secara komprehensif, mencakup pengecatan, pengelasan, dan proses akhir.

Selain mendongkrak industri komponen lokal, kehadiran pabrik ini juga membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian sekitar melalui penyerapan tenaga kerja.

Pada tahap awal operasionalnya, pabrik ini telah mempekerjakan lebih dari 5.000 tenaga kerja lokal. Namun kedepannya, pabrik ini punya potensi menyerap sampai 20 ribu tenaga kerja lokal.

Bagja Pratama

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article