
Uzone.id — Produsen mobil listrik raksasa, BYD, meluncurkan sub-brand terbarunya, Linghui. Berbeda dari strategi merek lain yang berorientasi pada konsumen ritel, Linghui secara eksklusif didedikasikan untuk menggarap pasar komersial, khususnya segmen taksi dan layanan ride-hailing.
Dan Seri 'M': Lini yang saat ini diwakili oleh model M9, menawarkan solusi kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Linghui M9: Desain Mewah dengan Dimensi yang Lebih Lapang
Linghui M9 menjadi sorotan utama, khususnya karena kemiripannya dengan model mewah BYD Xia DM-i.
Meskipun demikian, Linghui memastikan identitasnya tetap menonjol melalui penggunaan logo merek yang baru dan beberapa detail eksterior yang diperbarui.
Di bagian depan, Linghui M9 mempertahankan tata letak dan bentuk grille yang identik dengan Xia DM-i, namun aksen krom yang diaplikasikan memiliki siluet yang berbeda, memberikan sentuhan pembeda.
Sementara itu, bagian belakang tetap mengusung estetika khas BYD dengan desain lampu motif "Chinese Knot" yang ikonik, dilengkapi dengan trim krom dan reflektor merah pada area bumper.
Secara dimensi, M9 dirancang lebih besar dari kembarannya, menunjukkan komitmen untuk kenyamanan penumpang di segmen komersial.
Mobil ini memiliki panjang 5.200 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm. Jarak sumbu roda (wheelbase) yang mencapai 3.045 mm, 55 mm lebih panjang dari BYD Xia DM-i, menjanjikan ruang kabin belakang yang lebih lega bagi pengguna jasa taksi dan ride-hailing.
Berbeda dengan seri "e" yang sepenuhnya elektrik, Linghui M9 menjadi satu-satunya varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di jajaran ini.
Dapur pacunya mengandalkan kombinasi mesin 1.5T (BYD472ZQB) dan motor listrik magnet permanen (TZ210XYD). Mesin bensinnya memiliki tenaga maksimal 115 kW (154 hp) dan motor listriknya bertenaga 200 kW (268 hp), spesifikasi yang sama persis dengan yang ditemukan pada BYD Xia DM-i.
Meski kapasitas baterai resminya belum diumumkan, Carnewschina memprediksi speknya tidak jauh dari BYD Xia yang mengusung baterai 20,39 kWh dengan jarak tempuh murni (CLTC) mencapai 100 km.