Chip Memori Makin Langka, Krisis Diprediksi Makin Parah pada 2027
Kelangkaan chip memori akibat lonjakan permintaan AI diprediksi mencapai puncak terburuk 2027, dan pasokan akan terbatas hingga setelah 2030 meski investasi.

Ilustrasi chip memori yang kian langka (Foto: Shutterstock)
Highlight Artikel
- CEO SK Hynix memprediksi tahun 2027 akan menjadi tahun terburuk dalam sejarah industri memori dari sisi pasokan karena kelangkaan chip yang parah.
- Penyebab utama kelangkaan adalah permintaan chip yang terus naik, khususnya dari industri AI, sementara kapasitas produksi produsen belum mampu mengejar kebutuhan.
- SK Hynix dan perusahaan lain berinvestasi besar untuk menambah kapasitas produksi di Korea Selatan, serta mempertimbangkan lokasi lain seperti AS, Jepang, dan Asia Tenggara.
- Permintaan chip AI diprediksi tidak akan melambat, dengan investasi hyperscaler global meningkat pesat, sehingga laba operasional SK Hynix melonjak dua kali lipat pada 2025.
Uzone.id - Kelangkaan chip memori bakal semakin parah pada tahun depan. Hal ini diprediksi langsung oleh CEO SK Hynix, Kwak Noh-jung, yang menyebut bahwa tahun 2027 akan menjadi tahun terburuk sepanjang sejarah industri memori dari sisi pasokan.
Katanya, permintaan terhadap chip terus naik, terutama dari industri AI. Tapi di sisi kapasitas produksi, SK Hynix dan produsen lainnyaMasalah utamanya ada pada permintaan yang terus naik, terutama dari industri AI. Di sisi lain, kapasitas produksi SK Hynix dan produsen chip lainnya belum sanggup mengejar kebutuhan pasar.
“Kami memperkirakan tahun depan akan menjadi tahun terburuk dalam sejarah industri dari sisi pasokan,” kata Kwak dalam wawancara bersama Reuters, dikutip pada Minggu (23/8).
Ia mengatakan, krisis pasokan tersebut tidak akan selesai dalam satu atau dua tahun saja. Permintaan pelanggan diperkirakan masih lebih tinggi dari kemampuan produksi SK Hynix, bahkan setelah 2030 nanti.
Kwak mengakui, perusahaan terus menambah kapasitas produksi. Namun, pembangunan pabrik chip membutuhkan lahan besar, pasokan listrik dan air yang memadai, tenaga kerja terampil, serta biaya yang tak sedikit.
SK Hynix sendiri punya pabrik utama di Icheon dan Cheongju, Korea Selatan. Perusahaan juga sedang membangun kompleks produksi chip berukuran besar di Yongin.
Bersama Samsung Electronics, SK Hynix turut terlibat dalam program pemerintah Korea Selatan untuk menggandakan kapasitas produksi memori dalam lima tahun. Rencana tersebut mencakup investasi masing-masing sebesar 400 triliun won atau sekitar USD266 miliar (setara Rp5.096 triliun) untuk fasilitas produksi chip.
Bukan cuma di Korea Selatan, SK Hynix mempertimbangkan Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Asia Tenggara sebagai lokasi pabrik wafer berikutnya.
Kwak mengatakan, belum ada lokasi yang dipilih. Perusahaan masih menghitung wilayah mana yang punya lahan, listrik, air, tenaga kerja, serta biaya produksi paling menguntungkan.
Di AS, SK Hynix sebelumnya sudah menggelontorkan sekitar USD4 miliar atau Rp70,8 triliun untuk membangun fasilitas pengemasan chip canggih di Indiana. Ada juga investasi USD10 miliar untuk mengembangkan bisnis solusi AI dan mencari sumber pertumbuhan baru.
Permintaan chip AI juga belum melambat
Ekspansi tersebut juga tak terlepas dari posisi SK Hynix sebagai salah satu pemasok penting bagi industri AI. Perusahaan menjadi pemain utama dalam pengembangan High Bandwidth Memory (HBM), jenis memori berkecepatan tinggi yang digunakan pada chipset AI Nvidia.
CEO Nvidia, Jensen Huang, sebelumnya mengatakan kelangkaan memori AI masih akan berlangsung selama beberapa tahun. Ia juga menyebut SK Hynix bakal tetap menjadi pemasok memori terbesar bagi Nvidia.
Prediksi serupa datang dari UBS. Menurut mereka, pasokan DRAM global masih akan lebih rendah dari permintaan, setidaknya sampai kuartal kedua 2028.
Bank of America juga belum melihat tanda-tanda investasi AI bakal melambat. Belanja modal perusahaan hyperscaler global diperkirakan mencapai USD851 miliar atau sekitar Rp15.067 triliun tahun ini, kemudian naik menjadi USD1,15 triliun atau sekitar Rp20.361 triliun pada tahun depan.
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun pusat data, layanan cloud, dan infrastruktur komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi AI. Seluruhnya membutuhkan chip memori dalam jumlah besar.
Micron bahkan menaikkan rencana investasinya di AS menjadi lebih dari USD250 miliar atau sekitar Rp4.426 triliun sampai 2035, dari sebelumnya USD200 miliar atau setara Rp3.541 triliun. Perusahaan menyebut permintaan chip memori di era AI menjadi salah satu alasan penambahan investasi tersebut.
Walau prospek permintaannya masih tinggi, sebagian investor mulai khawatir dengan ekspansi besar-besaran para produsen chip. Penambahan kapasitas yang terlalu agresif bisa menjadi masalah kalau siklus industri memori kembali turun.
Kekhawatiran lain muncul setelah Apple dikabarkan ingin melibatkan lebih banyak pemasok chip dari China. Meta juga disebut tengah mencari cara untuk mengomersialkan kelebihan kapasitas komputasi AI miliknya.
Cuma sejauh ini, ledakan AI masih membawa keuntungan besar buat SK Hynix. Laba operasional perusahaan mencapai rekor 47 triliun won atau sekitar USD31 miliar (sekitar Rp598,8 triliun) pada 2025, dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Harga saham SK Hynix juga meningkat lebih dari tujuh kali lipat dalam 12 bulan. Saat mulai diperdagangkan di Nasdaq, saham perusahaan sempat melonjak 13,3 persen menjadi USD168,85 atau Rp2,99 juta per saham, meski kemudian terkoreksi akibat kekhawatiran soal keberlanjutan investasi AI.
FAQ Artikel
Kapan kelangkaan chip memori diprediksi mencapai puncaknya?
Kelangkaan chip memori diprediksi akan semakin parah dan mencapai tahun terburuk dalam sejarah industri dari sisi pasokan pada 2027, menurut CEO SK Hynix, Kwak Noh-jung.
Apa faktor utama penyebab kelangkaan chip memori ini?
Masalah utamanya adalah permintaan yang terus naik, terutama dari industri AI, yang belum bisa diimbangi oleh kapasitas produksi SK Hynix dan produsen chip lainnya.
Langkah-langkah apa yang diambil SK Hynix untuk mengatasi kelangkaan pasokan?
SK Hynix terus menambah kapasitas produksi, termasuk membangun kompleks produksi chip berukuran besar di Yongin, Korea Selatan, dan mempertimbangkan lokasi pabrik wafer di AS, Jepang, serta Asia Tenggara. Perusahaan juga terlibat dalam program pemerintah Korea Selatan untuk menggandakan kapasitas produksi.
Sampai kapan kelangkaan chip memori ini diperkirakan akan berlangsung?
Krisis pasokan diperkirakan tidak akan selesai dalam satu atau dua tahun saja. Permintaan pelanggan diprediksi masih lebih tinggi dari kemampuan produksi SK Hynix, bahkan setelah 2030 nanti. Prediksi serupa dari UBS menyebut pasokan DRAM global lebih rendah dari permintaan hingga kuartal kedua 2028.

